Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Adakah Dalam Tuntunan Islam? Ini Penjelasannya

0
89
Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Adakah Dalam Tuntunan Islam

Doa akhir tahun – Esok hari adalah pergantian tahun, dimana kita akan menjalani hari-hari dengan tahun yang baru. Banyak evaluasi yang mestinya dilakukan kepada diri sendiri. Sehingga di tahun mendatang kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Menjelang pergantian tahun ini, banyak tersebar di masyarakat mengenai doa untuk akhir tahun dan juga menyambut awal tahun. Inilah yang membuat masyarakat juga banyak mengamalkan doa tersebut.

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Adakah Dalam Tuntunan Islam

Doa merupakan salah satu kekuatan atau pengharapan yang dipanjatkan kepada Allah SWT. Dan fungsi dari doa itu sendiri tentu saja luar biasa. Namun tentu saja untuk mengamalkan suatu doa harus sesuai dengan tuntunan agama islam. Sementara untuk doa akhir dan awal tahun yang banyak tersebar di masyarakat. Sebenarnya adakah dalam tuntunan islam? Untuk penjelasannya mari kita simak ulasan berikut ya.

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Adakah Dalam Tuntunan Islam? Yuk Simak Penjelasannya

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Dalam Islam

Doa akhir tahun dan awal tahun banyak tersebar di masyarakat. Dan menjadikannya kemudian diamalkan sebagai doa untuk menutup tahun dan menyambut tahun yang baru. Namun sobat CahayaIslam, apakah sebenarnya doa akhir dan awal tahun ini ada dalam tuntunan islam? Kita mungkin bertanya-tanya dari mana asal-usul adanya doa tersebut. Sementara sebagai seorang muslim, segala sesuatu harus dilandasi dengan dasar syariat islam.

Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang”.

Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang”.(1)

Ayat ini menegaskan bahwasanya kaum muslimin harus taat dengan apa yang menjadi ketetapan Allah SWT maupun Rasulullah. Dan untuk doa akhir dan awal tahun itu sendiri, sebenarnya tidak ada dalam tuntunan islam. Ini karena di zaman Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar, kaum muslimin tidak mengenal pergantian tahun hijriyah. Sehingga tidak ada istilah tahun baru hijriyah juga.

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Serta Penjelasannya Dalam Islam

Selain itu, di zaman Umar bin Khattab menjabat sebagai khalifah. Beliau menetapkan acuan tahun hijriyah yang mana untuk menandai setiap kejadian dan juga menertibkan kegiatan korespondensi dengan wilayah yang lain. Jadi Umar bin Khattab menetapkan tahun hijriyah untuk kepentingan administrasi dan bukan terkait ibadah. Dan ketika Umar menetapkan tanggal 1 Muharram sebagai pergantian tahun. Beliau juga tidak menganjurkan masyarakat memeriahkannya.

Sobat CahayaIslam, di zaman Nabi Muhammad dan para sahabat tidak mengenal ritual ibadah apapun. Baik sholat pergantian tahun, doa untuk akhir dan awal tahun baru dan lain sebagainya. Itu berarti tidak ada pula tuntunan islam mengenai doa akhir dan awal tahun. Lalu bagaimana hukumnya berdoa untuk akhir tahun dan awal tahun?

Hukumnya diperbolehkan jika dalam rangka berdoa saja. Namun tentu bukan untuk ritual tertentu atau dikhususkan untuk ritual akhir tahun misalnya.

Doa akhir tahun – dan juga awal tahun banyak disebutkan di masyarakat. Namun jika mengintip tuntunan islam sendiri, ini tidak ada dalam ajaran islam. Hanya saja, berdoa bukan suatu hal yang dilarang selama diniatkan untuk berdoa kepada Allah SWT.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nur Ayat 54

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY