Panduan hidup sederhana ala Rasulullah bisa dijadikan sebagai pedoman umat Islam. Sebab, memberikan dampak yang positif, khususnya terhadap lingkungan di sekitar Sobat Cahaya Islami.
Anjuran hidup sederhana ini seven bisa menunjuk dua sisi. Diantaranya, larangan untuk bersikap israf dan tabzir, serta anjuran memelihara sikap qanaah dan zuhud.
Panduan Hidup Sederhana ala Rasulullah
Bagi Sobat Cahaya Islami yang penasaran dengan panduan hidup sederhana ala Rasulullah, tidak perlu risau. Berikut ini sudah ada penjelasan lengkapnya:
1. Hidup Layaknya Musafir
Pertama, yang dapat Sobat Cahaya Islami lakukan adalah hidup di dunia seperti seorang musafir. Jadi, umat Muslim dapat melakoni hidup di dunia seperti seorang pengembara.
Lantaran seperti musafir, umat Muslim harus bisa mempersiapkan diri ketika kembali ke kampung halamannya. Artinya, umat muslim tidak boleh terlena saat hidup di dunia. Apalagi, sampai lalai terhadap perjalanan pulang ke akhirat.
2. Makan untuk Hidup
Tren kuliner yang saat ini sedang menjamur, seperti mukbang, seringkali membuat banyak makanan terbuang atau food waste.
Padahal, pola hidup sederhana ala Nabi menganjurkan bahwa porsi maksimal makanan adalah sepertiga perut. Sementara itu, dua per tiga lainnya harus diisi air minum dan udara.


Hal tersebut telah tercantum di HR Ibnu Majah dari Al Miqdam bin Ma’dikarib radiyallahu ‘anhu berikut ini.
“Tidak boleh manusia memenuhi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Bagi anak Adam itu beberapa suap saja sudah cukup menegakkan tulang punggungnya. Apabila memang harus melebihi itu, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya serta sepertiga untuk nafasnya.” 1
3. Bersahaja dalam Berpakaian
Panduan hidup sederhana ala Rasulullah berikutnya baju yang digunakan mesti indah, namun tidak perlu mewah.
Anjuran tersebut telah tercantum dalam sebuah hadis tentang hidup sederhana oleh HR At-Tirmidzi dari Mu’az bin Anas Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu.
“Barangsiapa yang turut meninggalkan pakaian (mewah) karena merendahkan diri kepada Allah ﷻ, padahal dirinya mampu mengenakannya, maka niscaya Allah ﷻ akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan segenap makhluk.
Tujuannya untuk disuruh memilih jenis pakaian iman mana saja yang ia kehendaki untuk dikenakan.” 2
Nabi Muhammad juga paling senang menggunakan pakaian gamis dan hibarah, yakni baju yang berasal dari negeri Yaman.
4. Menggunakan Air Secukupnya
Air mempunyai peran yang sangat penting, seperti membersihkan diri, pakaian, serta peralatan yang manusia gunakan.
Oleh karena itu, Nabi Muhammad melarang umat muslim dan beragama untuk menggunakan air secara boros.
5. Merasa Tenteram
Contoh hidup sederhana dalam Islam terakhir, Nabi Muhammad merupakan salah satu sosok yang tidak pernah merasa risau, apalagi soal makanan yang ingin dikonsumsi besok.


Hal tersebut terjadi karena beliau selalu bersyukur dengan apa yang sudah didapatkan hari ini. Jadi, Nabi Muhammad akan tetap merasa tentram meski ada masalah.
Melalui panduan hidup sederhana ala Rasulullah di atas, akan membuat hati Sobat Cahaya Islami lebih tenang.































