Nasehat Agama Tentang Kehidupan Sebagai Pedoman Bagi Manusia

0
2663
Nasehat Agama Tentang Kehidupan Sebagai Pedoman Bagi Manusia

Ceramah AgamaAgama merupakan salah satu pedoman kehidupan manusia. Agama mengajarkan kebaikan-kebaikan bagi pemeluknya. Agama Islam merupakan agama yang mengajarkan berbagai hal dan juga kebaikan-kebaikan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Setiap detail kehidupan manusia sudah di atur di dalam agama Islam.

Bagi umat muslim, menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama adalah suatu kewajiban dan keharusan. Hal ini karena agama memiliki ketentuan-ketentuan yang tidak boleh di langgar dan di anjurkan untuk di taati. Ada banyak nasehat agama tentang kehidupan seperti apa yang seharusnya manusia jalani dengan baik.

Agama islam memberikan ajaran-ajaran yang berfungsi untuk menata pribadi manusia dan juga kehidupan manusia agar berjalan dengan baik. Kita sebagai manusia hendaknya tahu hakikat di ciptakannya kita di dunia ini oleh sang Maha Semesta.

Nasehat Agama Tentang Kehidupan Sebagai Pedoman Bagi Manusia

Maksud dari kehidupan yang kita jalani bukan hanya sekedar meraih apa yang kita inginkan selama di dunia saja, namun ada maksud yang lebih penting di balik itu semua. Allah menciptakan manusia pada hakekatnya adalah untuk beribadah dan melakukan hal-hal yang bermanfaat sebagai bekal untuk kehidupan selanjutnya setelah dunia.

Bagi manusia yang memiliki prinsip atau pedoman bahwa hidup ini hanyalah sementara, tentu akan menjalani kehidupan dengan sebaik-baiknya dan melakukan hal-hal serta kebaikan-kebaikan yang bermanfaat. Ada banyak Nasehat Agama Tentang Kehidupan yang bisa kita jadikan pedoman untuk menjalani kehidupan dengan baik.

Beberapa Nasehat Agama Tentang Kehidupan

Seperti yang di jelaskan dalam Al-qur’an bahwa dunia ini hanyalah senda gurau :

وَمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. [1]

Ayat qur’an ini merupakan kajian islam tentang nasehat agama tentang kehidupan yang berarti bahwa kehidupan di dunia hanyalah permainan saja.

Dengan kata lain bahwa yang kita miliki di dunia ini hanyalah sesuatu yang akan kita tinggalkan atau tidak kekal. Dunia yang sesungguhnya adalah dunia yang setelah kehidupan duniawi atau akhirat.

Hal ini menjelaskan bahwa tujuan hidup kita di dunia bukanlah mencari kebahagiaan duniawi saja, namun yang lebih utama adalah mengumpulkan kebaikan dan amalan untuk bekal hidup kita pada kehidupan selanjutnya.

Dunia hanyalah merupakan tempat kita singgah, karena pada akhirnya kehidupan kita yang sebenarnya adalah akhirat.

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. [2]

Kehidupan Manusia yang sebenarnya

Nasehat agama tentang kehidupan juga tercurah seperti ayat di atas yang mana menjelaskan tentang kehidupan yang membuat manusia lalai dengan kemewahan, kemegahan dan segala godaan yang ada di dunia ini.

Nasehat Islam tentang kehidupan dalam ayat tersebut mengatakan bahwa kehidupan dunia adalah tipuan belaka. Itu artinya semua yang ada di dunia ini hanyalah merupakan ujian bagi kita sebagai manusia. Bagi manusia yang akhirnya lalai dan justru terlena dengan kemegahan dan godaan duniawi maka tidak akan mendapatkan keselamatan di akhirat.

Kehidupan yang sebenar-benarnya adalah akhirat, yang mana merupakan tujuan hidup kita yang sesungguhnya. Hanya saja keindahan dunia sudah membuat sebagian besar manusia lupa, bahwa kita punya kewajiban dan kehidupan yang lebih kekal daripada duniawi ini.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. [3]

Bentengnya Manusia

Dalam surat tersebut menjelaskan bahwa menjadikan sholat dan sabar sebagai penolong kita. Kita dapat memetik nasehat agama tentang kehidupan, yang mana kehidupan kita di dunia ini tidak kekal dan banyak godaan, maka satu-satunya penolong kita adalah sholat.

Sabar juga merupakan bekal bagi kita sekaligus penolong yang akan membantu kita menghadapi segala macam ujian serta godaan di dunia ini.

Dengan menjadikan sholat dan sabar sebagai Pedoman Bagi Manusia maka insyaallah kita akan dapat melalui segala hal dengan baik.

Sholat merupakan benteng bagi diri kita. Dengan sholat kita akan terhindar dari segala kemaksiatan dan juga keterlenaan terhadap dunia yang hanya sementara ini.

Nasehat agama tentang kehidupan banyak sekali di tuliskan dalam ayat-ayat al-Qur’an dan juga hadist. Dengan nasehat agama untuk kehidupan manusia tersebut, kita dapat mengambil pelajaran untuk lebih bijak lagi menjalani kehidupan kita di dunia.

Sehingga kita tidak hanya menggunakan waktu kita untuk hal-hal yang tidak bermanfaat apalagi untuk kesenangan-kesenangan dunia.

Segala yang di dunia ini hanya ujian dan godaan bagi kita, yang sangat rentan untuk membuat kita terlena. Allah akan memberikan sebaik-baiknya kehidupan di akhirat kelak. Jadi, jangan sampai tergoda dengan kemegahan dan segala keindahan duniawi ya sobat cahayaislam. Semoga kita selalu ingat terhadap kewajiban kita sebagai umat muslim.


Catatan Kaki :

[1] QS. Al Ankabut (29) ayat 64

[2] QS. Al Hadid (57) ayat 20

[3] QS. Al-baqarah ayat 153

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY