Meteor jatuh di Bandung – Hal yang berkaitan dengan ruang angkasa memang selalu menghebohkan banyak orang. Karena itulah, fenomena meteor jatuh di Bandung langsung menjadi perbincangan hangat. Masyarakat pun ramai mengaitkan fenomena ini dengan bermacam hal.
Fenomena dugaan meteor jatuh yang melintas di langit kawasan Jawa Barat berlangsung pada hari Kamis 14 September 2023 malam. Video yang menampilkan fenomena meteor jatuh ini pun ikut viral di sosial media. Tampak dengan jelas benda langit jatuh yang terekam di dalam kamera.
Peristiwa Meteor Jatuh di Bandung
Termasuk fenomena yang cukup langka, ramai warga mengabadikan momen meteor jatuh di Bandung. Dalam video rekaman warga, tampak benda langit tersebut melesat dari ujung langit barat ke arah timur. Ketika semakin jatuh mendekati daratan, terlihat benda langit itu semakin menyala terang lalu menghilang.
Profesor Thomas Djamaluddin selaku Profesor Riset Astronomi BRIN pun buka suara terkait fenomena tersebut. Menurutnya, penampakan jatuhnya meteor tak hanya terlihat secara kasat mata di Bandung, tetapi tampak juga sampai Yogyakarta. Thomas pun melakukan pengamatan serta pengumpulan gambar-gambar benda langit yang kuat dugaan sebagai meteor dari bermacam sumber.
Menurut hasil pengamatannya, Profesor Thomas memastikan bahwa fenomena tersebut sungguhan benda langit yang masuk ke dalam bumi. Lebih lanjut, Thomas juga memastikan bahwa fenomena yang terjadi di Bandung bukanlah sampah antariksa.
Meteor Jatuh dalam Al Quran
Sobat Cahaya Islam, fenomena meteor jatuh di Bandung yang terjadi belum lama ini, sejatinya termasuk salah satu tanda kekuasaan Allah. Apalagi fenomena yang berkaitan dengan meteor di dunia juga sempat terjadi pada bulan Agustus 2023 lalu. Kala itu, terjadi hujan meteor Perseid yang menunjukkan keindahan langit di malam hari.
Ternyata, fenomena bintang jatuh atau jatuhnya meteor sudah banyak disebutkan dalam Al Quran. Karena itu, fenomena seperti ini sebenarnya tak berkaitan dengan hal-hal mistis berupa pengabul harapan seperti yang ramai orang lakukan. Berikut ini ada beberapa ayat dalam Al Quran yang berkaitan dengan meteor jatuh:
1. Meteor Perhiasan di Langit
Menurut Tafsir Ibnu Katsir, bintang-bintang atau meteor yang berada di langit tidaklah untuk melempari setan. Adapun yang digunakan adalah nyala api dengan ukuran lebih kecil daripada bintang-bintang tersebut. Hal ini karena dalam sebuah ayat, tertulis bahwa meteor merupakan perhiasan di langit.


Ayat tersebut adalah:
وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّماءَ الدُّنْيا بِمَصابِيحَ وَجَعَلْناها رُجُوماً لِلشَّياطِينِ وَأَعْتَدْنا لَهُمْ عَذابَ السَّعِيرِ
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al Mulk:5).
2. Sebagai Pelindung dari Setan
Dalam islam, meteor merupakan pelindung dari Allah SWT untuk Al Quran dari setan yang sudah terusir dari tempat pengintaiannya. Sebelumnya, setan selalu menduduki pos-posnya di langit. Hal ini bertujuan supaya setan tidak mencuri dengar dari Al Quran.
Allah SWT berfirman:
وَأَنَّا لَمَسْنَا السَّمَاءَ فَوَجَدْنَاهَا مُلِئَتْ حَرَسًا شَدِيدًا وَشُهُبًا وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِ فَمَنْ يَسْتَمِعِ الآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَابًا رَصَدًا}
Artinya: “Dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api, dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barang siapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu), tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).” (Al-Jin: 8-9).
3. Meteor Merupakan Pelempar Setan
Dalam Al Quran, disebutkan juga bahwa bintang-bintang meteor merupakan penjaga dari gangguan setan yang jahat. Dengan begitu, setan tak bisa mencuri dengar percakapan malaikat di langit. Apabila setan membangkang, maka ia akan dilempar bintang yang menyala terang sampai membinasakannya.


Ini merupakan tafsir Al Quran:
وَلَقَدْ جَعَلْنَا فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَزَيَّنَّاهَا لِلنَّاظِرِينَ (16) وَحَفِظْنَاهَا مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ رَجِيمٍ
Artinya: “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandangi(nya), dan Kami menjaganya dari tiap-tiap setan yang terkutuk.” (QS. Al Hijr: 16-17).
Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa ayat yang berkaitan dengan fenomena langit seperti meteor jatuh di Bandung. Ketika melihat fenomena bintang jatuh, hendaknya Sobat memuji kebesaran Allah SWT.

































