Maraknya Korupsi, Sudahkah Hukum Berjalan Sesuai Tuntunan Islam?

0
1053
Maraknya Korupsi 1

Maraknya korupsi – Bicara persoalan korupsi rasanya tidak ada habisnya. Banyak kasus korupsi terjadi, bahkan oleh pejabat-pejabat tinggi yang memikul amanat rakyat. Baru-baru ini Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) diperiksa karena terdapat dugaan korupsi rencana kerja dan juga anggaran UNS. Namun, belum ada penetapan tersangka.

Ini menunjukkan bahwa korupsi telah menjadi permasalahan besar bagi Indonesia yang kian meningkat. Jika begini, sulit tentu saja menaruh kepercayaan terhadap siapapun. Bahkan di lingkungan pendidikan pun diduga terjadi kasus korupsi ini. Dalam islam, tindakan korupsi tidak dibenarkan dan menyimpang dari syariat islam.

Maraknya Korupsi 2

Maraknya Korupsi, Begini Faktor Yang Sebabkan Meningkatkan Kasus Korupsi

Maraknya korupsi yang tidak kunjung selesai, justru muncul kembali dengan kasus yang berbeda tentunya menjadi salah satu keresahan warga negara Indonesia. Dalam islam, korupsi adalah perbuatan yang tidak dibenarkan dan bahkan diharamkan. Kenapa? tentu saja karena ini sama halnya mengambil harta yang bukan haknya.

وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.

Ayat ini menegaskan bahwa memakan harta yang bukan haknya, melalui cara yang batil adalah perbuatan yang keji dan dosa besar. Allah sudah menyiapkan siksaan yang pedih bagi orang yang merampas hak orang lain. Allah tidak menyukai golongan orang yang berbuat curang apalagi mencari rezeki dengan cara yang tidak baik.

Lalu apa faktor yang sebabkan meningkatnya korupsi?

Hukum Yang Tidak Tegas

Hukum terhadap pelaku korupsi seringkali tidak tegas. Selain mendapat kecaman dari masyarakat, ini juga menyebabkan korupsi semakin merajalela karena tidak adanya efek jera. Tidak sedikit korupsi yang berujung pada dakwaan yang ringan, atau justru tetap mendapatkan kehidupan yang enak meskipun di dalam tahanan. Sehingga orang tidak jera melakukan kegiatan korupsi.

Sifat Tamak dan Serakah

Faktor lainnya yang menyebabkan korupsi ini banyak terjadi adalah banyaknya manusia yang tamak dan serakah. Sehingga saat mendapatkan jabatan lantas lupa diri, ingin mendapatkan lebih banyak dan kemudian terjerumus dalam tindakan korupsi. Nauzubillah.

Maka dari itu, pentingnya belajar rasa syukur dan merasa cukup dengan apa-apa yang sudah Allah berikan tentu saja. Jangan sampai ini menyebabkan kita lupa diri dan kemudian melakukan tindakan yang menyimpang.

Kurangnya Iman Kepada Allah

Kunci dari segala sesuatu adalah iman. Dengan memiliki iman dan taat kepada Allah SWT maka semakin takut untuk berbuat yang menyimpang dari ajaran islam atau perintah Allah SWT. Itulah kenapa, sebagai seorang muslim harusnya meningkatkan ketaqwaan diri agar dekat dengan Allah SWT.

Maraknya korupsi – adalah keresahan yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Tidak sedikit juga kasus korupsi yang akhirnya juga merugikan rakyat. Semoga kasus demikian bisa segera teratasi ya sobat CahayaIslam dan terhindar dari perbuatan keji orang lain.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Baqarah Ayat 188

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY