Niat Sholat Tarawih Secara Mandiri Maupun Berjamaah

0
35
Niat Sholat Tarawih

Niat Sholat Tarawih –  Marhaban ya Ramadhan! Bulan yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Bulan Ramadhan tidak lepas dari sholat Tarawih. Salah satu sholat sunnah yang hanya didirikan ketika bulan Ramadhan. Pada dasarnya, sholat Tarawih dianjurkan sholat berjamaah. Namun, dalam beberapa kondisi dilakukan secara munfarid pun boleh-boleh saja. Sama halnya dengan shalat lainnya, diwajibkan membaca Niat Sholat Tarawih.

Sobat Cahaya Islam, mendirikan sholat Tarawih di bulan Ramadhan sangatlah dianjurkan. Banyak keutamaan yang bisa didapatkan dari sholat Tarawih. Jangan lupa untuk membaca niat terlebih dahulu, baik dilakukan secara munfarid maupun berjamaah.

Lafal Niat Sholat Tarawih Secara Mandiri

Pada beberapa kondisi, sholat Tarawih bisa dilakukan secara mandiri. Seperti halnya yang sakit dan tidak bisa berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah. Selain itu, disebabakan karena berbagai halangan lainnya. Adapun lafal niat untuk melakukan sholat Tarawih secara munfarid yaitu:

 اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً  للهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an  lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat,  saat ini karena Allah SWT.”

Lafal Niat Sholat Tarawih Secara Berjamaah

Seperti yang disinggung sebelumnya, sholat Tarawih sangat dianjurkan untuk bisa didirikan secara berjamaah. Shalat Tarawih hanya dilakukan pada bulan Ramadhan. Dilaksanakan dua rakaat dengan satu kali salam.

Ketika dilakukan secara berjamaah, tentunya ada imam dan makmum. Lafal niat yang dilantunkan pun akan berbeda. Berikut ini niat yang bisa dibacakan ketika melaksanakan sholat Tarawih.

Lafal niat yang dibaca oleh seorang imam:

 اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

Adapun lafal niat yang dibacakan oleh seorang makmum yakni sebagai berikut:

 اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

Banyak keutamaan yang bisa diraih dengan mendirikan sholat berjamaah. Hendaknya mendahulukan apa yang dianjurkan yakni dengan melaksanakannya secara berjamaah. Selain bisa meningkatkan tali silaturahmi antara sesame muslim, sholat berjamaah lebih utama dibanding munfarid.

Sholat Tarawih kali ini sama halnya dengan tahun kemarin yang masih diselimuti pandemic Covid-19. Meskipun begitu, dengan memerhatikan protokol kesehatan, shalat Tarawih pun bisa dilaksanakan secara berjamaah. Banyak keutamaan yang bisa didapatkan dengan melaksanakan shalat Tarawih secara berjamaah.

Di antara keutamaan yang bisa didapatkan yakni pahala sholat Tarawih berjamaah, pahalanya seperti mendirikan sholat Tahajud semalam suntuk. Hal ini mengacu pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Nasai nomor 1605. Diriwayatkan pula oleh Imam Ibnu Majah nomor 1327.

Nah, Sobat Cahaya Islam itulah Niat Sholat Tarawih yang bisa dibacakan sesuai dengan kondisi yang akan dilakukan, apakah sebagai imam, makmum, atau pun munfarid. Mari bersama-sama jadikan sholat Tarawih sebagai salah satu bentuk ibadah di bulan Ramadhan ini guna meraih keberkahan yang tak terkira. Aamiin!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY