Klarifikasi Kaesang Soal Hubungan Asmaranya, Bagaimana Sebaiknya Menjalin Hubungan menurut Islam?

0
70

Klarifikasi Kaesang – Beberapa hari lalu dunia hiburan sempat dihebohkan dengan kabar ghosting dari putra bungsu Presiden Joko Widodo. Publik pun menunggu klarifikasi Kaesang. Berita itu ramai dibicarakan netizen hingga memunculkan trending “ghosting” di sosial media Twitter.

Kabar itu mulai ramai sejak seorang ibu dari anak bernama Felicia asal Singapura mengunggah foto anaknya (Felicia) sedang bersama Kaesang dan nenek Felicia. Dalam foto tersebut tertulis keterangan foto yang cukup menyudutkan Kaesang. Inti dari tulisan dalam keterangan foto tersebut adalah penagihan janji dari sang ibu kepada Kaesang.

Sekadar informasi, menurut keterangan foto itu sang ibu menyebutkan bahwa Felicia telah menjalin hubungan asmara dengan Kaesang selama kurang lebih 5 tahun dan pernah meminta restu kepada nenek Felicia untuk menikahi Felicia di akhir tahun 2020. Ibu Felicia menunggu klarifikasi Kaesang karena tiba-tiba menghilang tanpa berkabar.

Banyak terjadi pro-kontra di kalangan netizen. Sebagian mendukung Kaesang dengan dalih si ibu terlalu mengharap menjadi besan presiden. Sebagian lainnya menyalahkan Kaesang karena telah meng-ghosting seorang perempuan, tidak peduli ia anak presiden atau bukan. Seorang laki-laki yang menghilang tanpa kabar adalah perbuatan seorang pengecut.

Akhirnya apa yang ditunggu publikpun muncul. Klarifikasi Kaesang terkait hubungan asmaranya dengan Felicia ternyata telah putus sejak Januari 2021 kemarin. Sebelumnya Kaesang juga telah berkabar dengan keluarga Felicia. Namun, Kaesang mengatakan ia dimaki-maki dan “yoweslah…” ia menuturkan.

Sobat Cahaya Islam, terlepas dari bagaimana benarnya kabar dari ibu Felicia atau klarifikasi Kaesang. Kita dapat mengambil pelajaran berharga bahwa menjaga lisan itu amat penting. Menjaga diri dari orang lain dengan hati-hati agar tidak mengalami hal tidak menyenangkan dalam hidup.

Klarifikasi Kaesang dan Pelajaran Apa yang Bisa Kita Dapatkan

Menanggapi berita ghosting dari Kaesang. Kita dapat mengambil dua pelajaran berharga dari sudut pandang Kaesang dan sudut pandang ibu Felicia. Simak pembahasannya berikut ini:

1.      Hukum Mengobral Janji

Dalam Islam kita mengenal tentang sumpah atau janji. Hal ini sebenarnya tidak dianjurkan oleh Islam sebab ketika tidak bisa melunasi janji tersebut hal itu akan menjadi tanggungan kita di akhirat kelak. Sehingga dalam Islam kita mengenal ucapan “InsyaAllah” yang artinya jika Allah mengizinkan.

Maka dari itu, ada baiknya kita tidak mengucapkan kata janji, sumpah, pasti, atau pernyataan lain yang serupa. Sebab kita tidak bisa memastikan hal apa yang akan terjadi di kemudian hari. Hal itu ditakutkan malah akan membuat kita kecewa dan menyesal di kemudian hari.

Allah SWT berfirman:

“Barangsiapa tidak mampu melakukannya, maka (kafaratnya) berpuasalah tiga hari. Itulah kafarat sumpah-sumpahmu apabila kamu bersumpah. Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan hukum-hukum-Nya kepadamu agar kamu bersyukur (kepada-Nya)” (QS. Al-Maidah Ayat 89)

2.      Mengumbar Masalah di Sosial Media

Setiap orang tentu memiliki masalah dengan orang lain. Namun, cukuplah untuk membicarakannya dengan baik-baik. Tidak perlu sampai mengumbarnya di sosial media. Hal tersebut bisa menjadi bumerang untuk diri sendiri maupun orang yang sedang bermasalah dengan kita. Maka dari itu, pembicaraan yang baik lebih dianjurkan.

Sobat Cahaya Islam, itu tadi pelajaran yang bisa kita ambil dari berita ghosting dan klarifikasi Kaesang. Semoga kita selalu terjaga dari hal-hal yang tidak menyenangkan dalam hidup. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY