Mengenal Introvert dan Pengaruhnya menurut Perspektif Islam

0
52

Introvert – Pernahkah Sobat Cahaya Islam mendengar istilah introvert? Istilah ilmiah yang biasanya berkaitan dengan karakter seseorang. Introvert biasanya disandingkan dengan ekstrovert. Hal tersebut sering kita dengar dari ilmu psikologi yang membahas tentang kepribadian, karakter, atau sifat seseorang.

Introvert biasanya diidentikkan dengan ciri kepribadian yang pendiam, pemalu, bahkan anti sosial. Padahal, seorang dengan kepribadian tersebut mempunyai cara tersendiri untuk menjaga mood dari dalam tubuhnya. Biasanya orang-orang dengan kepribadian ini cenderung menggunakan pemikiran mendalam dan perasaannya terlebih dahulu.

Berbeda dengan ekstrovert. Mereka dinilai sebagai pribadi yang ceria, ramai, sering menjadi pusat perhatian dan penyalur energinya dari orang lain. Introvert mengisi energi dengan menyendiri. Menghabiskan waktu dengan diri sendiri akan terasa lebih nyaman bagi seorang introvert.

Orang dengan kepribadian introvert sering dianggap sombong, acuh terhadap orang lain, bahkan memilih untuk menghindari keramaian. Padahal, jika mengenal lebih dalam orang dengan kepribadian tersebut, sebenarnya mereka adalah orang yang perhatian dan peduli dengan sekitar. Hanya saja mereka cukup kesulitan menyampaikan apa yang dirasakan.

Menggali lebih dalam tentang perbedaan dua karakter ini, kita dapat mengetahui pengaruh terhadap lingkungan sekitar keduanya. Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap lingkungan pertemanan, proses pengambilan keputusan, cara mereka berteman, juga jenis pekerjaan.

Bagaimana dengan Sobat Cahaya Islam? Kira-kira kepribadian kita cenderung ke arah introvert atau ekstrovert? Lalu, bagaimana Islam memandang tentang perbedaan dan pengaruh dari dua kepribadian tersebut? Simak penjelasannya berikut ini.

Kepribadian Introvert? Apa Pengaruhnya menurut Islam?

Seperti yang telah dijelaskan pada paragraf sebelumnya, masing-masing kepribadian memiliki ciri khas dan pengaruh tersendiri. Namun, pada artikel kali ini kita akan fokus membahas pengaruh kepribadian introvert dalam pandangan Islam. Apakah akan merugikan atau sebaliknya? Simak penjelasannya berikut ini:

1.     Tidak Asal Bicara

Kepribadian introvert sering dipercaya sebagai seorang pemikir. Overthinker. Namun, dibalik itu semua mereka hanya memikirkan dampak lebih jauh dari apa yang akan dialaminya.

Sehingga, pribadi ini akan memikirkan dengan tenang baru dapat memastikan apa yang mereka katakan tidak menyakiti lawan bicara.

Allah berfirman dalam Al-Quran:

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mu’min dan mu’minat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesunguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata” (Al-Ahzab : 58)

2.     Tidak Mudah Mengumbar Omongan

Biasanya orang dengan kepribadian introvert sering dipercaya sebagai tempat curhat yang baik. Menjadi pendengar yang baik cukup untuk membuat introvert merasakan apa yang temannya rasakan.

Sehingga, ia akan memegang apa saja yang temannya tadi sampaikan. Berteman dengan introvert bisa menjadi solusi untuk memiliki tempat curhat yang pas.

3.     Dapat Disangka Orang Sombong

Meski cenderung pendiam dan sangat peka terhadap perasaan. Kepribadian ini juga sering dianggap sombong sebab kesulitan mereka untuk mengekspresikan apa yang sedang dirasakan.

Hal ini cukup membuat prasangka buruk bagi orang yang baru saja kenal dengan kepribadian introvert. Belajar publik speaking sepertinya akan membantu para introvert.

Sobat Cahaya Islam, itu tadi penjelasan singkan terkait kepribadian introvert dan beberapa pengaruh kepribadian introvert menurut pengalaman pribadi penulis.

Sudah tahu bukan bagaimana sebaiknya kita bersikap terhadap dua kepribadian ini? Keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY