Keutamaan Fokus Pada Akhirat dan Zuhud dalam Kehidupan Dunia

0
694
Keutamaan fokus pada akhirat

Keutamaan fokus pada akhirat merupakan konsep spiritual yang akan memberikan panduan hidup bagi setiap Muslim. Hal ini agar senantiasa memikirkan tujuan kehidupan yang abadi.

Hanya dengan mencintai akhirat dan menjalani kehidupan dunia dengan zuhud, tentu Sobat Cahaya Islami diajak untuk melihat hidup ini bukan sebagai tujuan akhir. Namun, sebagai sarana untuk dapat mencapai kebahagiaan abadi di akhirat.

Keutamaan Fokus Pada Akhirat

Dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu beliau berkata: Kami telah mendengar Rasulullah SAW bersabda:

Barangsiapa yang (menjadikan) dunia ini tujuan utamanya, maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya. Ia menjadikan kemiskinan/ tidak pernah merasa cukup (selalu ada) di hadapannya. Padahal ia tidak akan memperoleh (harta benda) duniawi melebihi dari apa yang Allah tetapkan baginya. 1

Keutamaan fokus pada akhirat yang bisa Sobat Cahaya Islami ambil di dalam hadits ini, sebagai berikut:

1. Memperoleh Rezeki

Orang yang cinta terhadap akhirat akan memperoleh rezeki yang Allah tetapkan baginya di dunia tanpa harus bersusah payah. Berbeda halnya, dengan orang yang terlalu berambisi mengejar dunia, ia akan memperolehnya dengan susah payah lahir dan batin.

Keutamaan fokus pada akhirat

Seorang ulama salaf berkata,

Barangsiapa yang mencintai dunia (secara berlebihan), maka hendaknya ia harus bisa mempersiapkan dirinya untuk menanggung berbagai macam musibah (penderitaan)“. 2

2.  Tidak akan Mendapatkan Penderitaan

Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah berkata,

Orang yang mencintai dunia (secara berlebihan) juga tidak akan lepas dari tiga (macam penderitaan), yaitu kekalutan (pikiran) selalu menyertainya, kepayahan tiada henti, dan penyesalan tiada berakhir.” 3

3. Kekayaan yang Hakiki

Kekayaan yang hakiki merupakan bentuk kekayaan dalam hati/jiwa. Rasulullah SAW bersabda,

Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta benda, namun kekayaan (yang hakiki) adalah kekayaan (dalam) jiwa“. 4

4. Kebahagiaan Hidup dan Keberuntungan

Kebahagiaan hidup dan keberuntungan di dunia dan akhirat hanyalah diperuntukkan bagi orang yang cinta kepada Allah dan hari akhirat.

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW,

Sungguh akan beruntung seorang yang masuk Islam, lalu mendapatkan rezeki secukupnya dan Allah menganugerahkan kepadanya sifat qana’ah (merasa cukup dan puas) dengan rezeki yang Allah Ta’ala berikan kepadanya”. 5

Sifat yang mulia ini biasanya dimiliki dengan sempurna oleh para sahabat Rasulullah SAW. Hal ini inilah yang menjadikan mereka lebih utama dan mulia di sisi Allah Ta’ala dibandingkan generasi setelah mereka.

Ibnu Mas’ud RA berkata,

Kalian akan lebih banyak berpuasa, (mengerjakan) shalat, dan bersungguh-sungguh (dalam beribadah) dibandingkan para sahabat Rasulullah SAW. Namun, mereka lebih baik dan utama di sisi Allah daripada kalian”.

Ada yang bertanya: Kenapa (bisa demikian), wahai Abu Abdirrahman? Ibnu Mas’ud RA berkata: “Karena mereka lebih zuhud dalam (kehidupan) dunia dan lebih cinta kepada akhirat. 6

Jadi, bisa dikatakan bahwa keutamaan fokus pada akhirat akan dirasakan jika Sobat Cahaya Islami memiliki sifat zuhud.


  1. HR Ibnu Majah (no. 4105), Ahmad (5/183), ad-Darimi (no. 229) ↩︎
  2. HR. Ibnu Majah, no. 4116 ↩︎
  3. HR. Tirmidzi, no. 2377 ↩︎
  4. HR. Imam Bukhari, no.6449 ↩︎
  5. HR. Imam Muslim, no.1054 ↩︎
  6. HR. Tirmidzi, no. 2475 ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY