Kegigihan Lionel Messi Patut Diteladani Generasi Muslimin

0
32
Lionel Messi

Lionel Messi – Siapa sih yang tak kenal dengan Lionel Messi? Mendengar namanya saja, pasti sebagian besar umat langsung mengingat olahraga umat yakni sepakbola. Selain itu, kiprahnya sebagai pesepakbola tak dapat diragukan lagi. Bakatnya pun selalu menjadikan dirinya rebutan beberapa klub besar dunia.

Sobat Cahaya Islam, kepiawaian Lionel Messi sebagai pesepakbola tentu bukan hanya karena keberuntungan saja, melainkan dari kegigihan dari perjuangan yang selama ini ia lakukan. Latihan sepanjang waktu, belajar strategi semua ia lalui, agar menjadi pesepakbola seperti hari ini. Sungguh menakjubkan bukan?

Mengapa Kegigihan Lionel Messi perlu Umat Teladani?

Walaupun Lionel Messi belum mendapatkan hidayah untuk menjadi seorang muslim, namun Islam tak pernah memberikan pelarangan dalam meneladani non – muslim. Maksud keteladanan yang dimaksudkan dalam ulasan ini yakni merenungi kegigihan Messi aagr berkiprah menjadi pesepakbola yang mendunia.

Perlu umat ketahui, bahwa kegigihan adalah salah satu komponen penting agar umat senantiasa ada dalam barisan perjuangan dakwah Islam. Sebab, dakwah tanpa kegigihan hanyalah akan menjadi aktivitas umum bahkan membosankan.

Beda halnya ketika aspek kegigihan ikut tertanam dalam jiwa. Maka tantangan serta resiko apapun yang akan umat hadapi dalam berdakwah, tetap tidak akan menggoyahkan mereka untuk syiar. Kegigihan tersebut juga akan menjadi wasilah bangkitnya peradaban Islam di tangan generasi kaum muslimin.

Bagaimana Cara Membangkitkan Peradaban Islam?

Sobat Cahaya Islam, setiap muslim mempunyai kewajiban untuk meninggikan kalimatullah serta memberi kontribusi pada kejayaan Islam. Baik dalam langkah besar maupun kecil, semua akan masuk dalam akumulasi hari perhitungan. Sehingga beberapa aspek dasar berikut sangat penting untuk umat tanamkan dalam diri.

1.    Memiliki Komitmen Kuat

Lionel Messi

Umat Islam perlu memiliki niat kuat dalam diri untuk dapat membangkitkan Islam. Tanpa niat kuat tersebut, maka umat akan kesulitan mencari motivasi serta menguatkan militansi diri. Selain itu, niat kuat akan menjadikan umat siap dengan segala strategi serta amunisinya.

2.    Tak Mudah Menyerah Menyuarakan Kebenaran

Selain niat kuat, pastikan bahwa diri adalah karakter orang yang tak mudah menyerah dalam menyampaikan kebenaran. Sebab, kebenaran di jaman sekarang sangat mahal harganya. Banyak umat rela menggadaikan kebenaran hanya demi uang yang sifatnya sementara.

Di sisi lain, independensi generasi juga perlu untuk digembleng agar umat tak mudah terpengaruh dengan ragam propaganda yang dapat membelokkan kebenaran.

3.    Berjuang Bersama Jama’ah / Komunitas

Lionel Messi

Setelah mensinergikan antara niat dan pantang menyerah, maka persiapkan diri untuk bergabung dengan jamaah ataupun komunitas agar dakwah semakin kuat. Mustahil rasanya bila menyampaikan dakwah secara personal saja, sehingga umat butuh jamaah ataupun kelompok. Keberadaan akan kelompok dakwah ini pun sesuai dengan firman Allah ta’ala dalam surat Ali Imron ayat 104 yakni :

وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

Artinya : Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikiah ulasan mengenai kegigihan Lionel Messi patut generasi teladani agar energi positifnya dapat tersalurkan. Semoga ke depan, kegigihan Messi dapat generasi tiru sehingga mereka akan bertransformasi menjadi pemuda muslim unggulan menuju peradaban gemilang. Aamin Yarobbal ‘Alamin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY