Kebakaran Rumah di Grogol, Ada Hikmah di Balik Musibah

4
673
Kebakaran rumah di Grogol

Kebakaran rumah di Grogol – Musibah kebakaran rumah di Grogol, Jakarta Barat menghanguskan 45 rumah semi permanen. Peristiwa naas tersebut menyebabkan 50 KK atau sekitar 295 jiwa kehilangan tempat tinggal. Penyebab kebakaran masih diselidiki hingga saat ini. Tidak jarang orang memandang musibah kebakaran sebagai azab, apakah benar demikian?

Peristiwa Kebakaran Rumah di Grogol

Kebakaran melanda kawasan padat penduduk beralamat di Lana Makaliwe, Petamburan, Jakarta Barat. Sebanyak 17 unit Damkar dan 85 personel diterjunkan untuk memadamkan api ke lokasi. Awalnya pihak Command Center Gulkarmat menerima informasi kebakaran rumah di Grogol pukul 18.27 WIB. 

Saat proses pemadaman, masih terjadi pemadaman. Api berwarna merah berkobar dan asam hitam pekat membumbung tinggi. Rumah yang terbakar berada di pinggir rel kereta api. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab kebakaran dan ada atau tidaknya korban jiwa dari peristiwa tersebut. 

Apakah Kebakaran Merupakan Azab dari Allah?

Musibah kebakaran kerap terjadi di rumah-rumah penduduk akhir-akhir ini. Kebakaran kerap menyebabkan korban kehilangan harta, benda, hingga nyawa. Kebakaran tidak hanya terjadi di zaman modern, pada masa Rasulullah kebakaran juga pernah terjadi, sebagaimana hadits berikut ini:

Jangan biarkan api di rumah-rumah kalian (menyala) tatkala kalian sedang tidur.1

Larangan membiarkan api di rumah-rumah menyala menjelang tidur dilakukan setelah terjadi kebakaran besar di kota Madinah. Larangan dari hadits tersebut mengacu pada lampu gantung yang banyak masyarakat gunakan saat itu. Lampu api kini sudah tidak lagi sebagai penerangan karena saat ini sudah ada listrik. 

Sebagian orang berpikir bahwa bencana termasuk kebakaran merupakan azab atau hukuman dari Allah kepada hambaNya yang zalim. Padahal, bencana juga termasuk bentuk kasih sayang dari Allah. Untuk menjawab apakah kebakaran merupakan azab dari Allah, berikut ini beberapa pandangan Islam:

1.     Hikmah di Balik Musibah

Dunia merupakan tempat serta terbatas dan fana dan bencana termasuk salah satu keterbatasan tersebut. Hal tersebut berbanding terbalik dengan kehidupan di akhirat kelak yang tidak terbatas. Kebakaran rumah di Grogol mengingatkan bahwa segala sesuatu milik Sobat bisa musnah karena harta benda di dunia merupakan titipan. 

Kebakaran rumah di Grogol

Dari bencana yang Sobat alami akan menjadi pengingat untuk memperbaiki diri sebelum bahaya dahsyat lainnya sebagaimana ayat:

“Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” 2 

2.     Membedakan Musibah dan Azab

Untuk menilai apakah kebakaran termasuk musibah atau azab, maka Sobat perlu memahami arti masing-masing. Musibah berasal dari kata a-saba yang artinya sesuatu yang menimpa kita. Secara umum, musibah mengacu kepada ayat yang berkaitan dengan hal-hal negatif.

Dalam bahasa Indonesia, kata musibah artinya berkaitan dengan peristiwa yang menyakitkan atau menyengsarakan. Musibah dalam konteks ini yaitu peristiwa maupun hal sosial yang menimpa manusia. Dalam Al Qur’an secara gamblang menguraikan bahwa tidak semua musibah merupakan bencana, seperti peristiwa kebakaran rumah di Grogol.

Bencana cenderung berkonotasi negatif yang mendatangkan keburukan bagi manusia yang berasal dari perbuatan manusia itu sendiri. Sedangkan azab dalam Islam bermakna tersiksa tergantung pada konsepnya. Azab berasal dari luar diri manusia sebagai ancaman atau hukuman bagi yang melanggar ketetapan Allah.

Beberapa peristiwa yang termasuk azab yaitu, tsunami, tanah longsor, gunung meletus hingga gempa bumi.

Kesimpulannya, kebakaran rumah di Grogol tidak termasuk azab, melainkan musibah lantaran kelalaian dari manusia itu sendiri. Hikmah di balik musibah mengingatkan Sobat untuk selalu memperbaiki diri atas kesempatan yang Allah berikan.


  1. (HR. Al-Bukhori : 6293 & Muslim : 2015) ↩︎
  2. (QS Ghafir: 39) ↩︎

4 KOMENTAR

  1. Hikmah di balik musibah mengingatkan Sobat untuk selalu memperbaiki diri atas kesempatan yang Allah berikan.

  2. kebakaran rumah di Grogol tidak termasuk azab, melainkan musibah lantaran kelalaian dari manusia itu sendiri.

LEAVE A REPLY