Jakarta Smart City Open Recruitment, Inilah Anjuran Islam untuk Bekerja!

0
51

Jakarta Smart City– Melalui akun Instagram, PemProv DKI Jakarta menginformasikan bahwa Jakarta Smart City kembali membuka rekrutmen untuk beberapa posisi. Hal ini sebagai salah satu peluang yang diberikan untuk para pengangguran agar senantiasa bisa bekerja. Islam pun mengajarkan kepada setiap muslim untuk senantiasa bekerja.

Berbagai kebutuhan dalam sehari-hari tentunya harus dipenuhi. Untuk mencukupinya, seseorang bisa melakukan bekerja. Selain itu, tanpa berusaha, tentu tidak akan mendapatkan apa-apa, sehingga kebutuhan pun tidak akan terpenuhi. Mencari kekayaan dalam bentuk materi memang dibolehkan, tetapi hal itu bukanlah tujuan utama untuk seorang manusia. Bekerja sebagai salah satu upaya pemenuhan kebutuhan fisik serta psikologis seseorang.

Perilaku bekerja keras senantiasa dicontohkan oleh Rasulullah saw, yang masa kecilnya sudah mulai mengembala. Selanjutnya, Rasulullah saw juga mengajarkan bekerja dengan cara berdagang dan sebagainya. Hal ini sebagai salah satu bukti bahwa bekerja merupakan salah satu hal yang dianjurkan dalam Islam.

Anjuran Islam untuk Bekerja

Pengangguran yang semakin meningkat tentu tidak sepenuhnya disebabkan manusianya yang pemalas. Hal ini pun dipicu dengan lapangan pekerjaan yang kurang serta daya saing yang semakin meningkat. Ragam posisi yang disuguhkan Jakarta Smart City sebagai salah satu kesempatan yang bisa diraih guna menggapai kehidupan bekerja sesuai yang diinginkan. Hal ini sebagai salah satu langkah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Islam amat mengajarkan setiap umatnya untuk bisa bekerja. Bahkan dalam suatu hadits dikatakan bahwa mereka yang bekerja untuk menafkahi anak-anaknya, untuk orang tua yang sudah lansia serta mereka yang bekerja untuk dirinya sendiri, maka mereka berada di jalan Allah swt. Hal ini menjadi bukti betapa pentingnya seorang manusia untuk bekerja. Anjuran lainnya yakni sebagai berikut.

1.   Diampuni Dosanya oleh Allah SWT

Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa mereka yang merasakan keletihan di sore hari karena suatu pekerjaan, maka dosanya pada sore hari itu pun diampuni. Hal ini mengacu pada hadits yang diriwayatkan Imam Tabrani, bahwa bekerja merupakan suatu keharusan yang diperintahkan dalam Islam. Lantas, pekerjaan yang dilakukan pun tentunya harus yang baik dan halal.

2.   Mendapatkan Cinta dari Allah SWT

Selanjutnya, bagi mereka yang bekerja keras senantiasa mendapatkan cinta  dari Allah swt. Setiap umat yang bekerja dengan giat memilki kedudukan yang berbeda dengan mereka yang malas untuk bekerja. Oleh karena itu, berlomba-lombalah setiap muslim untuk bisa bekerja dengan giat tentunya dengan memerhatikan perilaku bekerja yang sesuai dengan syariat Islam. Lalu, Allah swt pun akan melihat apa yang dikerjakan setiap hamba-Nya.

Firman Allah swt dalam Al-Quran surat Sab’ ayat 10-11:

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا دَاوُدَ مِنَّا فَضْلًا يَاجِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ (*)أَنِ اعْمَلْ سَابِغَاتٍ وَقَدِّرْ فِي السَّرْدِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ  

Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami. (Kami berfirman): “Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud”, dan Kami telah melunakkan besi untuknya, (yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya; dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan.”

3.   Menjadi seorang Mujahid

Seorang pekerja keras juga disebut-sebut serupa dengan mujahid Allah swt. Hal ini dikarenakan mereka berjuang untuk menafkahi diri, anak serta istrinya. Mereka yang melakukan pekerjaan dengan penuh terampil, kera keras untuk menafkahi keuarganya sama halnya dengan mujahid yang sedang berusaha di jalan Allah swt.

4.   Meraihnya dengan Penuh Ketaatan

Namun, bagi setiap pekerja tentunya ada hal yang mesti diperhatikan yakni meraih apa yang dibutuhkan disertai dengan ketaatan kepada Allah swt. Setiap hal yang didapatkan dengan penuh ketaatan, maka segala yang ada di sisi Allah swt pun tidak akan sulit untuk diraih. Sebaliknya, tanpa ketaatan setiap usaha yang dilakukan pun tidak dapat diraih dengan penh keberkahan.

5.   Mampu Makan dari Tangan Sendiri

Bukankah lebih bangga bisa makan dari hasil kerja keras sendiri? Maka dari itu, Sobat Cahaya Islam senantiasa untuk bisa bekerja dengan penuh ketaatan sehingga apa yang diinginkan pun akan tergapai. Selain itu, bekerja dari tangan sendiri lebih baik ketimbang meminta dan mendapatkan belas kasihan orang lain.

Dengan adanya rekrutmen dari Jakarta Smart City, semoga menjadi peluang untuk mendapatkan kesempatan bekerja sesuai yang dianjurkan Islam. Lalu, Sobat Cahaya Islam pun jangan lupa untuk senantiasa menyertai usaha dengan berdoa kepada Allah swt yang Maha Pemberi Rizki.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY