Farida Pasha Meninggal, Simak Sosoknya yang Berperan dengan Baik di Layar Kaca

0
64

Farida Pasha – Kabar duka datang dari aktris senior, Farida Pasha. Siapa yang menyangka di balik sosok Mak Lampir yang menyeramkan itu ternyata ada sosok cantik yang mau dipoles wajahnya hingga menyeramkan. Farida meninggal pada Sabtu, 16 Januari sekira puluk 19.35 WIB.

Hal itu dikabarkan oleh Ify Alyssa, eks personil girl band Blink yang merupakan cucu dari almarhumah Farida Pasha. Ify mengenang sosok sang nenek semasa hidup yang tidak pernah menyusahkan dia dan ibunya. Farida memang menjadi aktris lawas dengan peran antagonis.

Farida Pasha meninggal setelah dinyatakan terkena pneumonia. Karena penyakit itu ia juga terpapar Covid-19. Farida meninggal di usia 68 tahun. Nama Farida Pasha mulai naik daun saat dirinya membintangi film Guna-Guna Istri Muda bersama Roy Marten dan Rina Hasyim. Sosok Mak Lampir yang kita tontoh di tahun 1990-an adalah Farida Pasha yang berwajah cantik berdarah Pakistan–Sunda.

Sosok Mak Lampir di zaman dulu memang begitu menyeramkan. Namun, pemeran sosok Mak Lampir sangat totalitas dalam menjalankan perannya. Farida memang menyukai peran tersebut. Ia pernah berkata bahwa dengan berakting secara maksimal menjadi Mak Lampir dapat menghibur masyarakat Indonesia saat menikmati televisi.

Belakangan ini ada banyak sekali publik figur yang baru saja terjun di dunia akting. Menanggapi hal ini tentu dibutuhkan keseriusan akting dalam bermain di dunia perfilman. Dari sosok Farida Pasha para aktor maupun aktris baru dapat belajar akting yang sesungguhnya.

Sobat Cahaya Islam, belajar dari sosok Farida Pasha kita bisa tahu bahwa merelakan wajah cantik yang ditutupi dengan make up menyeramkan dapat menghibur orang banyak. Berakting merupakan seni. Farida Pasha meninggal dan dikenang masyarakat berkat pendalaman akting yang ia perankan.

Farida Pasha dan Seni Berakting, Bagaimana Seni dalam Pandangan Islam?

Sosok legendaris Mak Lampir yang kita bayangkan adalah sosok menyeramkan dengan suara yang menakutkan itu telah meninggal. Farida Pasha meninggal dunia setelah terkonfirmasi terpapar Covid-19. Sehingga pemakamannya juga dijalankan menggunakan protokol kesehatan.

Berbicara mengenai akting, erat hubungannya dengan dunia kesenian. Dalam seni sendiri terdapat beberapa macam, seperti seni musik, seni rupa, seni tari, seni bermain peran, dan banyak lagi macamnya. Lalu, bagaimana pandangan Islam tentang orang yang mendalami seni?

1.     Seni dalam Pandangan Islam

Seni terdiri dari beberapa macam seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Seni sendiri merupakan sebuah representasi karya yang dapat disajikan dalam berbagai macam bentuk. Meski terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama’ dalam menanggapi seni. Namun, kita juga perlu melihat sisi positif dari pesan moral yang ingin disampaikan oleh sebuah karya seni.

Dalam Al-Quran dijelaskan sebagai berikut:

“Dan kamu memperoleh keindahan padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya (ke tempat penggembalaan)” (QS. An-Nahl: 6)

2.     Mempelajari Seni

Seni merupakan sebuah karya yang di dalamnya berisi ribuan makna. Sebuah seni dapat mempresentasikan sebuah pembelajaran kehidupan yang bisa diambil hikmahnya oleh penikmat seni. Pun demikian sebuah seni akan menambah kepuasan tersendiri bagi pelakunya karena seni juga sebagai salah satu cara menyampaikan apa yang dirasakan. Sehingga belajar seni boleh dilakukan selama tidak digunakan untuk hal yang negatif.

Sobat Cahaya Islam, Farida Pasha telah mengajarkan kita bahwa dari karya seni dapat menghibur masyarakat luas meski ia harus berperan menjadi sosok yang menyeramkan seperti Mak Lampir.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY