Ibrah Mengenal Malaikat Pencabut Nyawa

0
32
malaikat pencabut nyawa

Malaikat Pencabut Nyawa – Sebagai kaum muslim, tentu umat meyakini adanya kabar dari Allah SWT tentang malaikat pencabut nyawa. Bahkan, konsep ini kadangkala sering menjadi momok yang menakutkan sebab erat kaitannya dengan kematian.

Sobat Cahaya Islam, takut adalah salah satu bentuk yang Allah SWT berikan pada manusia untuk dijalankan sebagaimana mestinya seperti takut dengan kehadiran malaikat pencabut nyawa. Tentu ketakutan tersebut beralasan yakni sebab manusia belum sepenuhnya mampu memaksimalkan kehidupan untuk beribadah.

Bagaimana Seharusnya Umat Menyikapi Akan Eksistensi Malaikat Pencabut Nyawa?

Kehadiran malaikat tersebut dalam kehidupan manusia adalah sebagai pengingat. Bahwa umat muslim hanyalah bagian dari penciptaan Allah SWT di dunia dengan tujuan hanya beribadah kepadaNya saja. Hal ini sesuai dengan penyampaian Allah SWT dalam firmanNya dalam surat Adz Zariyat ayat 56 yakni :

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

Artinya : Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.

Benarkah Bahwa Tujuan Umat Hidup untuk Beribadah Saja?

malaikat pencabut nyawa

Salah satu hal yang belum menjadi kesadaran umat yakni tujuan hidup manusia. Walaupun seringkali manusia membaca Alquran, namun tuuan tersebut kerap tak terjamah. Fakta ini terlihat manakala seiring bertambahnya tahun umat semakin terlihat rusak dan jauh dari syariat.

Walaupun tetap ada sebagian umat yang berhijrah dan memutuskan untuk menjalankan Islam sebagai pandangan hidup. Namun, jumlahnya tak sebanyak umat yang ugal – ugalan menjalankan kehidupan.

Padahal, permintaan Allah SWT kepada makhluk ciptaanNya, salah satunya manusia yakni hanya untuk beribadah. Maksud dari ibadah artinya menjalankan segala perintah Allah SWT dan menjauhi laranganNya. Dua komponen ini haruslah selalu menjadi pengingat bagi diri umat muslim.

Walaupun terlihat sepele, namun konsekuensi untuk menjalankannya sangatlah berat. Belum lagi fakta sekarang lebih menonjolkan bahwa yang benar adalah suatu kejahatan. Pun yang salah adalah suatu kebaikan. Misalnya saja, terkait dengan penggunaan hijab pada muslimah. Umat seringkali melakukan kewajiban ini bukan atas dasar landasan ibadah, namun untuk menunjang popularitas. Innalillahi, sungguh miris sekali ya Sobat Cahaya Islam!

Belum lagi terkait penggunaan riba. Umat masih sering terjebak bahkan sengaja berhutang dengan uang riba. Padahal, konsekuensi dosanya tentu sangat menakutkan. Inilah yang harusnya segera dibenahi dalam diri umat Islam tak terkecuali.

Kehidupan fana ini hanyalah bagian dari rencana Allah SWT untuk menjadikan janji manusia terwujudkan. Sebab sebelum manusia  lahir ke dunia, mereka secara keseluruhan telah berjanji untuk beribadah kepada Allah Ta’ala. Sehingga dunia sebenarnya merupakan wasilah untuk menjalankan misi.

Apa Dampak Bagi Umat bila tak Menjalankan Ibadah Semestinya?

malaikat pencabut nyawa

Sebuah misi pasti hanya akan menemui dua pilihan yakni gagal dan terlaksana. Bila terlaksana, umat akan mendapatkan pahala serta mendapatkan ridho dari Allah Ta’ala. Namun bila gagal ada beberapa dampak yang menjadi konsekuensinya. Beberapa di antaranya yakni tidak mendapatkan ridho Allah Ta’ala serta merasa jauh dengan Rabb.

Kedua hal ini adalah masalah yang sangat besar bagi umat. Sehingga dibandingkan umat takut akan kehadiran malaikat yang mencabut nyawa, angkah lebih baiknya jika fokus lebih mengarah pada persiapan menuju kematian yang sempurna.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai malaikat pencabut nyawa serta bagaimana manusia bersikap selama masa hidupnya.  Semoga ulasan ini dapat menjadi referensi bacaan bagi saudara muslim di berbagai belahan dunia manapun. Semangat!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY