PCINU Turki Menyambut Kunjungan Presiden Prabowo di Ankara

0
473
PCINU Turki menyambut kunjungan

PCINU Turki menyambut kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Ankara pada pekan ini dengan sangat baik. Setelah berhasil menerima undangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara, PCINU Turki ini juga mengirimkan tujuh orang delegasi.

Delegasi ini dari berbagai unsur kepengurusan untuk menghadiri kegiatan tersebut. Ketua PCINU Turki, Moh Munirudin telah menyatakan bahwa undangan ini disambut dengan penuh antusias. Hal ini menjadi momentum penting untuk menjalin silaturahmi. Acara ini juga untuk meneladani nilai-nilai penghormatan terhadap seluruh tamu.

PCINU Turki Menyambut Kunjungan Presiden

Sebagai diaspora dan pelajar Indonesia di Turki, Moh Munirudin merasa mempunyai kewajiban moral untuk menyambut tamu negara. Terlebih lagi, kunjungan ini dilakukan oleh Presiden RI beserta jajaran stafnya.

Dalam kesempatan tersebut, PCINU Turki menyambut kunjungan Presiden juga menyerahkan cinderamata berupa karya kaligrafi Islami karya anak bangsa kepada Prabowo.

1. Hasil Buah Tangan dari Rais Syuriyah

Karya ini merupakan salah satu hasil buah tangan dari Rais Syuriyah PCINU Turki Ustadz Syahriansyah Sirajuddin yang telah dikenal luas di kalangan tokoh kaligrafer Turki.

Ia sebagai satu-satunya seniman yang sukses dan termasuk ke dalam jajaran elite kaligrafer Muslim dunia. ​Delegasi PCINU Turki ini turut memegang kaligrafi sebelum akhirnya diserahkan ke Prabowo. 

Cendera mata tersebut juga memuat kutipan dari Surat Al-An’am ayat 152: “Apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, sekalipun terhadap kerabatmu.”

Harapannya, cendera mata ini dapat menjadi salah satu pengingat dan semangat dalam kepemimpinan.   Prabowo juga menyambut hangat pemberian tersebut dan menunjukkan ketertarikannya. Bahkan, selalu takjub terhadap karya tersebut.

2. Berbincang Sejenak dan Menerima Langsung Pemberian Cinderamata

Melalui agenda yang padat, Presiden juga telah menyempatkan diri untuk berbincang sejenak. Bahkan, menerima langsung pemberian cinderamata oleh Ketua PCINU Turki Moh Munirudin. Kunjungan Prabowo ke Turki ini tidak hanya menjadi simbol diplomasi.

PCINU Turki menyambut kunjungan

Namun, juga memperkuat hubungan emosional dan historis antara kedua negara. Dalam pidatonya di Parlemen Turki, Prabowo telah menyampaikan bahwa Turkiye mempunyai tempat khusus di hati bangsa Indonesia.

Hal ini mengingat sejarah panjang hubungan kedua negara yang sudah terjalin sejak era Kesultanan Utsmaniyah. Prabowo juga telah mengungkapkan rasa kagumnya terhadap tokoh-tokoh besar dalam sejarah Turki yakni Mustafa Kemal Atatürk serta Sultan Mehmed Sang Penakluk.

Ia menyebutkan bahwa Atatürk sebagai simbol keberanian, kepemimpinan, patriotisme, bahkan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai-nya kini relevan dalam menghadapi tantangan geopolitik global.

3. Mendukung Penuh Sikap Tegas Turki

Dalam pidatonya, Prabowo juga telah menegaskan bahwa posisi Indonesia akan mendukung penuh sikap tegas Turki terhadap penindasan di Palestina. Ia menyebutkan banyak negara yang memilih bersikap pura-pura terhadap penderitaan di Gaza, namun Indonesia tidak termasuk di antaranya. 

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan visinya mengenai transformasi besar yang tengah dilakukan di Indonesia. Diantaranya, membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi serta mendorong penguatan ekonomi nasional. Ia menyampaikan keinginannya untuk terus memperkuat kerja sama dengan Turkiye.

Hal ini terutama dalam bidang ekonomi, pertahanan, serta budaya dan pendidikan. PCINU Turki menyambut kunjungan Presiden juga menyatakan bahwa pesan-pesan Presiden dalam pidatonya sangat relevan dengan semangat diaspora Indonesia yang berada di Turki.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY