Hari Pers Nasional 2021, Peran Pers dalam Penyebaran Agama

0
76

Hari Pers Nasional 2021 – Hari Pers Nasional 2021 bertepatan dengan hari ulang tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Setiap tahun di tanggal 9 Februari diperingati sebagai hari Pers Nasional yang pelaksanaannya bergantian dari tiap-tiap provinsi yang ada di Indonesia.

Pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2021, Presiden Jokowi juga turut hadir secara virtual dari Istana Negara dan perayaannya berada di Candi Bentar Hall, Jakarta. Menurut sejarah Hari Pers Nasional kali ini merupakan yang terbesar karena diikuti oleh lebih dari 5.000 peserta secara virtual dari berbagai daerah.

 “Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi dengan Pers sebagai Akselerator Perubahan” merupakan tema yang diusung pada peringatan Hari Pers Nasional 2021. Pada sambutan Presiden Jokowi mengucapkan selamat dan terima kasih kepada insan pers yang membantu mengedukasi masyarakat Indonesia agar tetap mematuhi prokes.

Sobat Cahaya Islam, selain mengedukasi masyarakat tentang protokol kesehatan, pers juga erat kaitannya dengan penyebaran ajaran agama. Sebagai seorang muslim, tentu kita juga membutuhkan pers yang bertanggungjawab terhadap apa yang diberitakan. Insan pers seharusnya bersikap idealis, tidak tendensius terhadap golongan.

Meski begitu, tetap ada beberapa pers yang ditunjuk untuk menyebarkan berita kecenderungannya terhadap suatu golongan. Tanpa pers, masyarakat menjadi buta terhadap berita yang terjadi di dunia khususnya Indonesia. Namun, sebagai konsumen pers nasional, kita perlu memilah dan memilih mana pers yang benar dan kurang sesuai.

Hari Pers Nasional 2021, Bagaimana Pers Berperan dalam Penyebaran Agama?

Sebagaimana penjelasan pada poin sebelumnya bahwa pers juga erat kaitannya dengan penyebaran agama. Kita lihat saat ini ada banyak sekali berita, edukasi, dan serba-serbi tentang agama yang diusung melalui pers. Namun, dapatkah kita percaya begitu saja? Simak ulasannya berikut:

1.      Menyebarkan Berita Kebenaran

Dari mana kita tahu bahwa sebuah berita adalah benar dan tidak hoax? Sebagai muslim ada beberapa website yang memiliki aliran keislaman masing-masing. Aliran Ormas-Santri Pesantren tentu berbeda dengan aliran Revivalis-Wahabi. Masing-masing ideologi aliran keislaman tersebut memiliki ciri penyebaran edukasi agama masing-masing.

Beberapa konsumen pers yang mungkin belum menyadari bahwa tetap ada tendensi anatara satu website agama yang menaungi golongan tertentu akan berbeda dengan website agama golongan lainnya. Sehingga, seringkali hal ini menjadi perbedaan antar golongan yang satu dan lainnya.

2.      Tidak Menyebarkan Ujaran Kebencian

Pers yang baik adalah pers yang menyebarkan berita kebenaran dan bukan ujaran kebencian. Terlebih saat ini telah diatur UU ITE (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik). Maka, jika sebuah pers menggunakan gaya bahasa yang mengandung ujaran kebencian, bukan tidak mungkin ia akan dikenai UU ITE. Terlebih dalam penyebaran agama.

Allah berfirman dalam Al-Quran:

“Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar perbuatan yang sangat keji itu (berita bohong) tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, mereka mendapat adzab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(Q.S al-Nur [18]: 19).

Sobat Cahaya Islam, memaknai Hari Pers Nasional 2021 kita mengharap bahwa pers dapat membawa sebuah perubahan yang bagus bagi bangsa Indonesia. Membantu lebih banyak lagi masyarakat Indonesia tentang edukasi yang terjadi di dunia khususnya Indonesia, dengan kredibel, terpercaya, juga tidak menyebarkan informasi hoax.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY