Hari Dokter Indonesia, Mari Mengenal Sosok Dokter Beragama Islam

0
22

Hari Dokter Indonesia – Bertepatan dengan tanggal 24 Oktober, peringatan ini merupakan hari jadi organisasi yang menghimpun dokter di seluruh Indonesia. Organisasi itu bernama Ikatan Dokter Indonesia atau sering disebut IDI.

Pada tahun 2020 ini, peringatan Hari Dokter Indonesia perlu diperingati, sebagai bentuk apresiasi terhadap para dokter yang telah membantu masyarakat. Apalagi, di masa pandemi, di mana dokter menjadi pahlawan utama melawan virus Corona.

Dokter, mendengar namanya saja, orang akan mengingat sosok yang membantu dalam bidang kesehatan dalam masyarakat. Tidak khayal, bermimpi menjadi seorang dokter digadang-gadang. Namun, untuk bisa sampai ke gelar dokter, diperlukan perjuangan yang besar dan biaya yang banyak.

Sobat Cahaya Islam, dunia kesehatan terkhusus kedokteran sudah ada sejak zaman dahulu yang mempunyai sangkut pautnya dengan dunia Islam. Sehingga, ada banyak sosok dokter Islam yang bermunculan, yuk kita bahas bersama.

Hari Dokter Indonesia, Ini Beberapa Dokter Islam Terkenal

Ada beberapa dokter yang terkenal menerapkan penyembuhan dengan cara islami. Berikut sosok-sosok dokter yang tergolong dalam ranah ini.

  1. Ibnu Sina

Ibnu Sina atau yang sering dipanggil Avicena oleh orang barat, merupakan dokter yang terkenal dalam Islam. Karyanya yang terhimpun dalam buku yang berjudul Qanun fi At-Tibb atau Canon of Medicine menjadi rujukan dunia kedokteran.

Besar kiprah Ibnu Sina di dalam bidang kedokteran ia dijuluki sebagai “Bapak Kedokteran Modern”.

  1. Ibnu El-Nafis

Tokoh muslim yang memiliki nama lengkap Ala al-Din Abu al-Hassan Ali bin Abi-Hazm al-Qarshi al-Dimashqi ini, menguasai berbagai ilmu pengetahuan mulai dari ilmu hukum, filsafat, sosiologi, teologi, astronomi, dan juga kedokteran.

Dalam bidang kedokteran Ibnu El-Nafis mempunyai jasa sebagai orang pertama yang mendeskripsikan peredaran darah secara akurat dalam tubuh manusia. Salah satu buku kedokteran yang ditulisnya dan tergolong terkenal adalah Mujaz Al-Qanun.

  1. Ibnu Rusyd

Ibnu Rusyd atau Averros merupakan dokter muslim asal Granada, Spanyol. Seperti halnya dokter-dokter yang lain yang menghasilkan karya, dia juga melahirkan karya yang berjudul Al-Kulliyat fi At-Tibb dan At-Taisir yang mengupas perihal praktik-praktik kedokteran.

  1. Al Ghafiqi

Dokter muslim asal Spanyol yang hidup sekitar abad ke-12 ini, dikenal sebagai dokter mata. Bukunya yang terkenal berjudul Al-Murshid fi Kuhl (Panduan Tepat dalam Opthalmoligi) yang berisi tentang kepala, penyakit mata, dan penyakit otak.

Selain itu, Al Ghafiqi juga terkenal sebagai dokter yang mengoleksi tumbuh-tumbuhan. Hal ini bisa dikaitkan sebab sebagian besar obat berasal dari tumbuh-tumbuhan.

  1. Zaidul Akbar

Berbeda dengan tokoh yang lain yang berasal dari luar negeri. Dokter satu ini bisa ditemui di Indonesia. Dia terkenal sebagai inspirator sehat ala rasulullah, yang mana menganjurkan untuk makan kurma, madu, buah-buahan, dan juga sayur-sayuran (vegetarian).

Berikut ini dalil yang menjelaskan bahwa madu bisa digunakan sebagai obat yang sering disarankan dan tercantum dalam Al-Qur’an.

وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ (68) ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, ’Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia’. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang berpikir.” (QS. An-Nahl [16]: 68-69)

Berdasarkan ayat di atas menjelaskan bahwa madu yang memiliki beberapa macam warnanya dapat menjadi obat yang bisa menjadi lantaran kesembuhan dalam berbagai penyakit.

Sobat Cahaya Islam, itu sebagian dari dokter dari kalangan muslim yang bisa kita ketahui di peringatan Hari Dokter Indonesia. Semoga perjuangan dokter mendapatkan balasannya di akhirat kelak. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY