Film Ad Astra Ceritakan Pencarian Ayah yang Memiliki Peranan Penting dalam Islam

0
1146
film Ad Astra

Film Ad Astra – Di momen weekend seperti ini, banyak sekali film seru yang menarik untuk penonton saksikan. Misalnya saja, film Ad Astra yang memiliki cerita unik dan menegangkan.

Ad Astra merupakan film bergenre drama scifi yang rilis pada tahun 2019 lalu. Kendati demikian, film garapan James Gray tersebut masih menarik untuk disaksikan.

Cerita Film Ad Astra

Kisah dalam film Ad Astra berawal dari karakter yang bernama Mayor Roy McBride. Ia merupakan astronot yang harus melangsungkan perjalanan ke tepi luar tata surya semesta.

Di akhir abad ke-21, gelombang kekuatan misterius hadir dan mengancam seluruh kehidupan manusia. Stasiun luar angkasa yakni Lima Project, telah melacak hal tersebut sebelumnya.

Memang Lima Project hadir untuk mencari kehidupan cerdas di orbit sekitar planet Neptunus. Mendiang ayah Roy yakni H. Clifford McBride meninggal lantaran memimpin proyek tersebut.

Namun Roy masih bersedia dan setuju untuk pergi berangkat ke planet Mars untuk mencari sang ayah.  Roy pun wajib melakukan perjalanan ke planet Mars menggunakan kapal Cepheus dan bertemu dengan ilmuwan bernama Helen Lantos.

Helen pun memberi tahu Roy bahwa ayahnya terlibat dalam proyek rahasia yang berlangsung di planet lain.

Kedudukan Ayah dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, cerita dalam film Ad Astra mengisyaratkan pentingnya sosok ayah bagi kehidupan. Di dalam islam, ayah juga memainkan peranan penting untuk keluarga.

Selain itu, seorang ayah juga berperan penting dalam perkembangan anaknya. Sama seperti ibu, kasih sayang seorang ayah juga tidak terhingga sepanjang masa.

Memang, ayah tidak mengorbankan nyawa saat mengandung dan melahirkan anak-anak ke dunia. Walaupun begitu, tetap saja tanpa ayah, Sobat tidak akan terlahir di dunia ini.

Seorang ayah juga menghidupi anaknya dengan materi dan mendidiknya menjadi seseorang yang berarti dalam kehidupan. Karena itu, ayah juga wajib dihormati oleh anaknya sampai kapanpun.

Kehebatan Seorang Ayah dalam Al Quran

Sobat Cahaya Islam, berikut ini ada contoh nyata kehebatan seorang ayah yang tertulis dalam Al Quran:

1.       Menunjukkan Perhatian Melalui Doa dan Permohonan

Nabi Ibrahim adalah seorang ayah di usia yang lanjut. Terlepas dari usianya tersebut, Nabi Ibrahim menunjukkan perhatian untuk anaknya lewat sebuah permohonan atau doa kepada Allah SWT.

film Ad Astra

Ini sebagaimana yang tertera dalam Al Quran:

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاۤءِ

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim Ayat 40)

Doa tersebut menunjukkan kepada Sobat apa yang terbaik untuk kesuksesan anak-anak di dunia dan akhirat. Hal tersebut pun biasanya juga ditujukkan oleh seorang ayah yang kerap menunjukkan perhatian dalam diam.

2.       Menciptakan Komunikasi yang Nyaman dan Sehat

Nabi Yaqub mempunyai 12 putra dan membuat mereka menumbuhkan suasana nyaman untuk berkomunikasi. Sebagai ayah, Nabi Yaqub mampu memahami kepribadian berbeda dari putra-putranya.

Salah satunya yaitu, ia memberikan nasihat supaya anaknya yang masih kecil untuk tak mengungkapkan mimpinya. Ini tertuang dalam:

“Ayahnya berkata: “Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” (QS. Yusuf [12]: 5). 

3.       Mengekspresikan Cinta dan Sayang Lewat Tindakan

Nabi Muhammad SAW merupakan teladan dalam menunjukkan cinta dan kasih sayang terhadap orang-orang sekitarnya. Tampilan kasih sayang dan rasa hormat ini akhirnya menular kepada Fatimah.

film Ad Astra

Ia pun meniru semua tindakan ayahnya tersebut. Aisyah pun pernah berkata,

“Saya tidak melihat orang yang lebih mirip Rasulullah dalam cara berbicaranya selain Fatimah. Ketika dia datang kepadanya, dia berdiri untuknya, menyambutnya, menciumnya dan menyuruhnya duduk di tempatnya. Ketika Nabi datang kepadanya, dia berdiri untuknya, meraih tangannya, menyambutnya, menciumnya, dan menyuruhnya duduk di tempatnya. Dia datang kepadanya selama penyakit terakhirnya dan dia menyapanya dan menciumnya. ” (Al-Adab Al-Mufrad, Hadits 971). 

Sobat Cahaya Islam, betapa besar peran seorang ayah terhadap anak-anaknya. Tidak heran dalam cerita film Ad Astra, ia mencari sosok ayahnya dengan sungguh-sungguh.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY