Es Teh Vs Air Putih – Banyak orang yang memilih berbuka puasa dengan minum es teh manis maupun minuman menyegarkan yang lain dibanding air putih. Lalu manakah yang lebih baik antara es teh vs air putih?
Memang, beberapa orang gemar minum minuman yang manis. Mulai dari teh manis hingga sirup.
Bagi mereka, minuman tersebut justru dianggap lebih menggugah selera jika dibandingkan dengan minum air putih yang hambar rasanya.
Bukannya sama sekali tidak boleh mengonsumsi minuman bergula, ya. Sebab gula juga memiliki banyak manfaat sebagai penambah energi.
Akan tetapi, jika terlalu banyak gula yang dikonsumsi oleh tubuh, maka bisa mendatangkan risiko berbagai penyakit mengintai. Oleh karena itu, minum air putih justru lebih dianjurkan.
Sebenarnya, minum es tidak dipermasalahkan. Seperti air putih dingin dari dalam kulkas. Yang harus dikurangi justru kandungan gula buatan yang memiliki potensi bahaya banyak bagi tubuh.
Itulah mengapa kita sebaiknya minum air putih ketika berbuka puasa demi menjaga kesehatan.
Es Teh Vs Air Putih, Mana yang Lebih Utama untuk Berbuka?
Nah, Sobat Cahaya Islam, jika air putih dianggap lebih baik dikonsumsi saat berbuka puasa dibandingkan es teh. Lalu apa alasannya?
1. Mendatangkan Risiko Penyakit
فاذكروني أذكركم واشكروا لي ولا تكفرون
“Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah ingkar” (QS. Al Baqarah: 152)
Allah Ta’ala juga berfirman,
يا أيها الذين آمنوا كلوا من طيبات ما رزقناكم واشكروا لله إن كنتم إياه تعبدون
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah” (QS. Al Baqarah: 172).
Allah SWT memberikan kita nikmat sehat agar bisa kita syukuri dan jaga sebaik mungkin. Salah satunya dengan menghindari es teh saat berbuka puasa. Mengapa?
Kadar gula dalam es teh, terlebih lagi yang ada pada botol maupun kemasan biasanya memiliki kadar gula yang tinggi. Bahkan lebih banyak dari asupan gula yang direkomendasikan pada harian.


Jika ingin teh, maka yang hangat lebih dianjurkan dibandingkan yang dingin menggunakan es tube.
Sebab ada banyak risiko penyakit yang bisa saja menjangkiti tubuh: mulai dari sakit tenggorokan hingga diabetes.
2. Tidak Memenuhi Kebutuhan Tubuh
Sebagai menu berbuka yang disarankan, maka es teh bukan termasuk salah satunya.
Sebab yang dibutuhkan oleh tubuh adalah makanan dan minuman yang mengandung nutrisi lengkap agar energi yang hilang saat berpuasa bisa kembali lagi.
Seperti kurma dan buah-buahan. Meskipun terasa manis namun bukan dari gula, melainkan rasa yang memang asli terkandung pada keduanya.
Selain itu, cairan yang berkurang dalam tubuh selama berpuasa seharian penuh pun bisa terisi lagi.
Jika memang ingin menjadikannya minuman, maka kita cukup mengolahnya menjadi aneka jus. Untuk gula, kita dianjurkan menggantinya dengan madu.
3. Minum Saat Disarankan
Bukan berarti es teh dilarang, kita bisa mengkonsumsinya saat waktu telah disarankan.
Menurut beberapa penjelasan, minum teh atau es teh yang tepat adalah pada saat 1-2 jam sebelum maupun sesudah makan. Selain pada saat berbuka puasa dan sahur.


Sedangkan pada malam hari sebaiknya dihindari, agar sistem pencernaan tidak terganggu dengan gula yang sulit diurai pada saat itu.
Tak hanya itu, kandungan kafein yang ada di dalamnya juga bisa membuat orang yang mengkonsumsinya menjadi sulit tidur.
Demikian di atas merupakan ulasan mengenai mana yang lebih antara es teh vs air putih saat menjadi menu berbuka. Semoga artikel ini bermanfaat.
































