Enzy Storia Marah? Ini Hukum Menggunakan Gambar tanpa Izin Si Pemilik

0
74
Enzy Storia

Enzy Storia – Beberapa hari yang lalu, publik dihebohkan dengan pemberitaan aktris cantik yakni Enzy Storia lantaran fotonya digunakan untuk bahan fantasi. Tentu saja hal ini sangat menyesakkan hati. Sebab, penggunaan foto dalam hal fantasi tersebut tanpa sepengetahuan sang pemilik yakni Enzy sendiri.

Sobat Cahaya Islam, kasus yang dialami Enzy Storia bukanlah hal baru. Sebab, sebelumnya juga terdapat deretan para selebriti yang juga melaporkan kejadian dengan kasus serupa bahkan sampai berujung pada tindakan pelecehan. Sungguh jika hal tersebut menimpa para muslimah, sudah pasti akan mengurangi kehormatan dan kemuliaan seorang muslimah.

Bagaimana Umat Seharusnya Menyikapi Kasus Seperti Enzy Storia?

Enzy Storia

Sobat Cahaya Islam, kasus seperti Enzy haruslah ditangani agar tak terjadi pada generasi di masa depan. Salah satu faktor yang menjadikan permasalahan tersebut marak terjadi yakni dikarenakan kecanggihan serta berbagai suguhan teknologi yang ada. Seharusnya umat menyambut kecanggihan ini untuk lebih mensyiarkan Islam. Namun faktanya tidak demikian.

Keragaman aplikasi penyebar gambar lewat dunia maya menyebabkan umat dengan mudah mengakses gambar apapun terlepas dari syar’i atau tidak. Selain itu, dalam aplikasi tersebut banyak tersebar gambar selain umat muslim.

Sehingga orang dengan mudah dan bebas mengambil gambar tanpa ijin si pemilik. Biasanya, gambar itu diakses untuk dijadikan koleksi pribadi. Namun sekarang, tampaknya sudah menjadi trend tersendiri untuk mengambil gambar cantik maupun tampan untuk dijadikan meme, sticker wa bahkan sampai dijadikan bahan fantasi.

Dampak seperti demikianlah yang kadang tidak disadari oleh umat. Sehingga semakin bertambahnya tahun, kejahatan digital semakin merebak. Bahkan kelembagaan cyber sekalipun tak dapat menghadang laju pertumbuhan kriminalitas dalam hal pelecehan di dunia maya.

Sobat Cahaya Islam, kaum muslimin seharusnya mengetahui bahwa Allah SWT sangat memuliakan kehormatan hambaNya baik itu laki – laki maupun wanita. Bahkan, terdapat sebuah kisah di zaman kekhilafahan ketika seorang wanita dilecehkan oleh laki – laki, maka khalifah mendatangkan segerombolan pasukan yang terbentang sangat jauh.

Hal ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjaga harga diri dan kehormatan seorang wanita. Walaupun hal tersebut telah terjadi di masa lampau, namun ajaran untuk memuliakan seorang muslim tak boleh ditinggalkan.

Dengan adanya pemahaman terkait penjagaan kehormatan inilah diharapkan umat dapat saling mengerti. Selain itu dari sisi media, umat juga perlu mawas diri.

Sebab, kehadiran media saat ini lebih condong untuk  menjadi hiburan dan media pemberitaan saja bagi umat walaupun masih ada sebagian media yang bersikap apa adanya dengan melakukan pembelaan terhadap umat yang mengalami kedzaliman. 

Strategi Menghentikan Pelecehan di Dunia Digital

Terdapat beberapa langkah yang bisa diterapkan oleh umat agar dapat menghentikan laju pertumbuhan seperti kasus Enzy Storia :

1. Memahamkan Ummat untuk Tak Mengumbar Aurat

Enzy Storia

Langkah pertama sebagai tindakan preventif yang perlu dilakukan yakni memberikan pemahaman kepada ummat agar tak terbiasa mengumbar aurat. Sebab, seseorang bisa saja mnegambil gambar orang lain karena merasa tertarik.

Tentu, aksesnya tidak akan menjadi mudah apabila si pemilik gambar memberikan privasi yang ketat seperti tak mengumbar aurat berlebihan atau posting foto – foto yang sebenarnya tak diperlukan.  Mengingat, para tersangka pelecehan telah tersebar di dunia  maya.

Hal ini sesuai dengan hadits yang disampaikan Rasulullah SAW yakni :

عَنْ أَبِي مَسْعُوْدٍ عُقْبَةَ بِنْ عَمْرٍو الأَنْصَارِي الْبَدْرِي رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ الأُوْلَى، إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ.  رواه البخاري

Dari Abu Mas’ûd ‘Uqbah bin ‘Amr al-Anshârî al-Badri radhiyallâhu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya salah satu perkara  yang telah diketahui oleh manusia dari kalimat kenabian terdahulu adalah, ‘Jika engkau tidak malu, berbuatlah sesukamu.’”  Hadits ini shahîh diriwayatkan oleh: Al-Bukhâri (no. 3483, 3484, 6120).

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah ulasan sederhana mengenai kasus Enzy Storia jika dilihat dari sudut pandang Islam. Semoga kasus serupa tak terjadi lagi pada kaum muslimin sehingga umat tak perlu merasa dirugikan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY