Childfree, Setuju atau Tidak?

0
50
Childfree

Childfree – Baru – baru ini, fenomena childfree kerapkali diperbincangkan setelah terbahas oleh salah satu influencer muda Indonesia. Tujuan yang ingin dicapai dari fenomena ini tentu bermacam – macam. Bahkan, banyak umat yang mengikuti pemahaman tersebut. Lantas, benarkah hal demikian?

Sobat Cahaya Islam, pemahaman childfree tak boleh semata – mata umat ikuti hanya lantaran sang idola sangat mengagumi konsep tersebut. Tentu umat harus mengkaji serta menganalisis lebih lanjut dampaknya.

Apa Itu Childfree?

Childfree mulai ramai diperbincangkan ketika salah satu influencer muda, yakni Gita Savitri ikut menyampaikan tentang bahasan tersebut.

Fenomena childfree sendiri sederhananya adalah kondisi dimana pasangan tak menginginkan ada seorang anak di kehidupan keluarganya.

Tujuannya pun beragam. Ada pasangan yang tidak ingin memiliki keturunan karena faktor biaya, tidak mau repot, kondisi dunia yang semakin merusak serta berbagai alasan yang malah menguatkan.

Tentu hal ini tidak sesuai dengan fitrah manusia sebagai makhluk yang juga dapat melestarikan keturunan.

Malah, kebebasan tidak memiliki anak akan memutus rantai generasi.

Kalau generasi sudah terputus, lantas bagaimana peradaban dapat mengalami perkembangan?

Bagaimana Seharusnya Umat Memandang Seorang Anak?

Childfree

Sobat Cahaya Islam, pasangan muslim yang memilih untuk terbebas tidak memiliki keturunan bisa jadi tidak pernah merasakan memiliki seorang anak.

Jika iya, pastilah pemahaman tersebut akan berganti. Sebab, dalam agama manapun apalagi Islam memiliki anak adalah sebuah anugerah.

Bagi umat muslim sendiri, menikah bukan hanya sekedar sebagai pemuas nafsu belaka, namun untuk melestarikan keturunan. Keturunan yang baik tentu adalah hasil dari pernikahan pasangan yang baik pula. Bahkan telah Allah SWT jelaskan dalam Alqur’an bahwa anak adalah penyejuk bagi orangtua seperti firman Allah SWT dalam surat Al Furqon ayat 74 yakni :

وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

Artinya : Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

Dalam setiap episode kehidupan, anak seharusnya bukan menjadi beban malah motivasi untuk tetap hidup bukan?

Selain itu, ketakutan lain yang pasangan rasakan bila pasangan memiliki anak yakni ketidakmampuan diri mereka untuk memberikan pendidikan serta kehidupan yang terbaik.

Sekularisme Membuat Generasi Islam Lemah Imannya

Childfree

Faktanya, kehidupan serba bebas dan sekuler hari ini memang sengaja menjadikan para generasi menjadi lemah iman dan mudah terjerumus dalam hal kemaksiatan. Berprestasi pun, nyatanya tak menjamin bahwa sang anak dapat selalu tetap menjadi baik.

Gara – gara fakta inilah, maka banyak pasangan yang merekomendasikan untuk tidak memiliki anak saja. Padahal, hal tersebut hanya akan menjadi permasalahan baru dalam kehidupan.

Idealnya, jika umat sudah mengetahui bahwa kondisi hari ini telah rusak dan tidak kondusif untuk perkembangan anak, maka harus terbentuk pola pikir dalam diri para orangtua untuk memperbaiki kondisi tersebut bukan?

Bukan malah memutus rantai generasi. Memang tidaklah mudah untuk melakukan perubahan dalam dunia yang sarat akan kekacauan.

Namun, itulah yang namanya kehidupan. Tidak ada kehidupan yang berjalan sesuai dengan konsep yang umat miliki, sebab ada sang Pencipta yang sudah menyiapkan segala keteraturan hidup bagi manusia.

Jika hari ini umat banyak mengalami masalah yang merundung, maka tentu hal tersebut adalah pertanda bahwa umat menjauh dari peraturan hidupNya.

Sehingga, konsep untuk memilih tidak memiliki anak adalah indikasi adanya rasa pengecut dan ketidakmampuan dalam diri untuk mengelola sebuah keluarga. Kalau memang merasa tidak layak, lantas mengapa harus sampai bersekolah tinggi?

Bukankah sekolah adalah salah satu upaya umat untuk melakukan perbaikan?

Nah sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Childfree yang sedang marak umat perbincangkan.

Semoga artikel ini dapat menjadi rekomendasi bacaan agar umat tak mudah terjerumus dengan pernyataan para orang berpengaruh dalam hidup. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY