Bambang Pamungkas– Kabar pemain sepak bola legendaris Bambang Pamungkas baru saja mencuat ke permukaan. Bukan sebuah kabar gembira tetapi sebuah kabar yang mengejutkan. Bambang Pamungkas dikabarkan baru saja mencoret anak sulung dari kartu keluarganya.
Bukan tanpa alasan tentu saja perbuatan pria pemain sepak bola legendaris ini memilki tujuan.
Diketahui dari video yang diunggah pada youtube channel cumicumi.com, Bambang Pamungkas mengeluarkan anak sulungnya Jane Able bertujuan agar mempermudah proses administrasi pendidikan anaknya.
Namun, Jane Able menyayangkan langkah ayahnya, sebab ia sama sekali tidak diberitahu terlebih dahulu akan dikeluarkan dari KK. Anak sulung mantan pemain sepak bola ini merasa diperlakukan tidak adil dibandingan dengan saudara kandungnya yang lain.
Bambang Pamungkas dan Keluarga


Jane Able merupakan anak pertama dari istri pertama Bambang Pamungkas, Olga Archangela. Jane, membuat penyataan bahwa ibunya telah meninggal sejak usianya 2 tahun. Hubungan ibunya dengan mantan pemain sepak bola persija, Bambang Pamungkas sudah usai sebelum ibunya meninggal.
Sedangkan itu, mantan pemain sepak bola ini menikah lagi dengan istrinya saat ini Tribuana Tungga Dewi dan memiliki dua anak, yakni Salsa Alicia dan Saura Abana. Meski seringkali ditemukan potret-potret harmonis, tidak dapat disembunyukan berita tentang Bambang Pamungkas yang menikah siri dengan Amalia Fujiawati.
Tidak lama setelah pernikahan itu, istri keduanya menggut cerai karena Bambang tak mau menafkahi calon anaknya. Kemudian tepat pada tanggal 27 Desember 2020 Bambang Pamungkas menjatuhkan ikrar talak pada istri keduanya.
Sobat Cahaya Islam perlu mengetahui apa saja yang menjadi kewajiban seorang ayah terhadap anak menurut agama islam. Simak beberapa pejelasan di bawah ini.
Kewajiban Ayah Terhadap Anak Menurut Islam
Kewajiban seorang ayah terhadap anaknya memliki peranan penting terhadap tumbuh kembang fisik serta mental anak. Untuk itu seorang ayah harus memenuhi beberapa kewajiban ini.
- Memberikan nama baik
Nama merupakan identitas seseorang, tidak dapat dipungkiri nama juga merupakan sebuah doa’a pada seseorang. Maka dari itu kewajiban pertama seorang lelaki ketika menjadi ayah adalah memeberikan nama yang bagus untuk anaknya. Agar menjadi do’a untuk hidup sang anak.
Sobat Cahaya Islam harus memberikan nama islami atau bisa juga dengan nama-nama tokoh muslim, sehingga si anak bisa menjadi seperti tokoh hebat yang dimaksud.
إِنَّكُمْ تُدْعَوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَسْمَائِكُمْ وَأَسْمَاءِ آبَائِكُمْ فَأَحْسِنُوا أَسْمَاءَكُمْ
“Sesungguhnya pada hari kiamat nanti kalian akan dipanggil dengan nama-nama kalian dan nama-nama bapak-bapak kalian. Oleh karena itu, buatlah nama-nama yang baik untuk kalian” (HR. Abu Daud No.2578)
- Mendidik anak


Kewajiban ayah selanjutnya ilah memberikan pendidiksn terbaik. Mulai saat masih kecil sudah diajarkan sholat, mengaji, dan berbuat baik kepada orang tua serta teman-temannya.
- Memberikan nafkah
Selain memberikan pendidikan terbaik, kewajiban ayah selanjutnya dalah memberikan nafkah kepada anak demi kelangsungan hidupnya. Mulai dari kebutuhan pokok seperti makan, pakaian dan pendidikan sampai kebutuhan sampingan lainnya.
- Menikahkan anak
Setelah kbeberapa kewajban tadi, selanjutnya adalah kewajiban menikahkan anak. Tentu menikahkan di sini harus dapat menyeleksi apakah sang anak menikah dengan orang yang tepat, yakni sesuai dengan syariat islam.
Bambang Pamungkas merupakan contoh seorang ayah, yang perlu ditiru dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak sulungnya. Sobat Cahaya Islam, ketika menjadi seorang ayah harus mampu memenuhi kewajban-kewajiban tadi.
































