cahayaislam.id – Banyak umat Muslim yang mungkin sering kali mendengar tentang sandal Nabi Idris AS yang tertinggal di surga? Apakah memang benar? Nah, Sobat Cahaya Islam, demikian kisahnya.
Nabi Idris AS telah naik ke langit pada hari senin. Bahkan peristiwa tentang naiknya Beliau tercantum dalam Alquran sebagaimana dijelaskan oleh Allah SWT.
Nama asli dari Nabi Idris adalah Akhnukh. Namun karena Beliau selalu membaca dan banyak mempelajari kitab Allah SWT maka namanya pun diganti menjadi Idris.
Tahukah, Sobat? Nabi Idris gemar sekali menjahit gamis. Setiap kali memasukkan jarum untuk menjahit pakaiannya tersebut, Beliau selalu mengucapkan kalimat tasbih. Lalu saat baju tersebut diserahkan pada pemiliknya karena telah selesai dijahit, Beliau tidak pernah sekali pun meminta upah.
Kendati sibuk dengan pekerjaannya, Nabi Idris AS selalu memiliki kesanggupan untuk melakukan ibadah dengan amalan yang sangat susah untuk digambarkan. Bahkan malaikat maut pun sangat rindu dan ingin berjumpa dengan Beliau.
Benarkah Sandal Nabi Idris AS Tertinggal Di Surga?
Nabi Idris adalah manusia yang teramat mulia. Bahkan malaikat maut sampai memohon izin kepada Allah SWT untuk bisa bertemu dengannya. Setelah menemui Nabi Idris AS dan selalu bersama dalam beberapa hari akhirnya keduanya berteman.
Kemudian Nabi Idris meminta beberapa hal kepada malaikat maut. Apa saja?
1. Dicabut Nyawanya
Yang pertama, Nabi Idris AS meminta satu hal untuk bisa dikabulkan oleh malaikat maut. Beliau ingin merasakan dicabut nyawanya kemudian dihidupkan kembali agar bisa merasakan seperti apakah rasa sakit pada saat sakaratul maut.
Lalu atas izin Allah SWT malaikat maut pun mewujudkan keinginan Nabi Idris tersebut. Ketika melihatnya merasakan sakit sakaratul maut, sang malaikat pun menangis tersedu hingga memohon pada Allah agar lelaki mulia tersebut dihidupkan kembali.
Allah SWT pun mengabulkan dan Nabi Idris mengatakan bahwa kesakitannya seribu kali melebihi seekor binatang yang dikelupas kulitnya saat masih hidup. Padahal malaikat maut telah berusaha mencabut nyawanya dengan cara yang paling lembut.
2. Melihat Neraka
Kemudian, Nabi Idris AS memohon untuk dikabulkan melihat neraka, atas izin Allah SWT malaikat maut pun mengajak Nabi Idris ke neraka yakni tempat bagi musuh-musuhNya. Dilihatnya di dalam sana penuh dengan penyiksaan, ular yang berbisa, rantai yang panas, timah yang mendidih, hingga api yang membara.


3. Mengunjungi Surga
Setelah kembali dari neraka, Nabi Idris AS memiliki hajat lain yakni keinginan untuk mengunjungi surga. Untuk bisa melihat seperti apa tempat yang disediakan bagi kekasih Allah SWT kelak.


Dengan izinNya, kemudian diajak lah Nabi Idris ke surga. Setelah di berada di depan pintunya, Beliau memohon agar diperbolehkan menenggak air dari sungainya untuk menghilangkan kesakitan sakaratul maut dan dahsyatnya api neraka.
Dengan IzinNya pula maka Nabi Idris diperkenankan masuk ke surga namun dengan syarat harus keluar lagi. Demikianlah di surga lelaki mulia tersebut meninggalkan sandalnya di bawah salah satu pohon.
Setelah keluar dari sana, Beliau mengatakan pada malaikat maut jika telah meninggalkan sandal miliknya di dalam surga. Lalu sang malaikat menyuruh Nabi Idris masuk kembali ke surga untuk mengambil sandalnya, namun Beliau tidak pernah keluar lagi.
Allah SWT kemudian menurunkan wahyu kepada malaikat maut itu:
وَاذْكُرْ فِى الْكِتٰبِ اِدْرِيْسَۖ اِنَّهٗ كَانَ صِدِّيْقًا نَّبِيًّا ۙ – ٥٦
“Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Idris di dalam Kitab (Al-Qur’an). Sesungguhnya dia seorang yang sangat mencintai kebenaran dan seorang nabi,”
وَّرَفَعْنٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا – ٥٧
“dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.”
اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيّٖنَ مِنْ ذُرِّيَّةِ اٰدَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوْحٍۖ وَّمِنْ ذُرِّيَّةِ اِبْرٰهِيْمَ وَاِسْرَاۤءِيْلَ ۖوَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَاۗ اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِمْ اٰيٰتُ الرَّحْمٰنِ خَرُّوْا سُجَّدًا وَّبُكِيًّا ۩ – ٥٨
“Mereka itulah orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu dari (golongan) para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang yang Kami bawa (dalam kapal) bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil (Yakub) dan dari orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pengasih kepada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis.” (QS. Maryam :56-58)
Demikian di atas adalah ulasan mengenai kisah sandal Nabi Idris AS yang tertinggal di surga.































