cahayaislam.id – Tak lama lagi seluruh umat Muslim di dunia akan memasuki bulan suci Ramadhan. Lantas kapan tepatnya 1 Ramadhan 1443 Hijriah? Nah, pemerintah akan memberikan keputusannya setelah melakukan Sidang Isbat 2022.
Tak kurang dari satu pekan, bulan Ramadhan yang mewajibkan kita untuk menjalankan puasa akan tiba. Pastinya semua umat Muslim telah antusias dan tidak sabar untuk menyambutnya.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS. Al-Baqarah:183)
Sedangkan Sidang Isbat sendiri akan digelar pada hari Jumat, 1 April 2022 besok, dikabarkan akan terlaksana secara daring dan luring, tentunya dengan menerapkan protocol kesehatan.
Sidang ini pun akan dibagi menjadi tiga bagian: yakni pemaparan posisi hilal pada awal Ramadhan 1443 H yang didasarkan pada hasil hisab maupun perhitungan astronomi.
Kemudian, pelaksanaan Sidang Isbat ini untuk menetapkan awal bulan Ramadhan jatuh pada tanggal berapa. Nantinya akan merujuk pada data hisab dan hasil rukyatul hilal (konfirmasi) yang dilakukan oleh Tim Kemenag di 78 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Yang terakhir, telekonferensi pers yang menayangkan hasil sidang ini akan disiarkan secara langsung oleh TVRI serta media sosial milik Kemenag.
Nah, Sobat Cahaya Islam, pastinya Sobat penasaran bukan apa tujuan dari Sidang Isbat sebenarnya. Maka demikian penjelasannya.
Sebelum menjelaskan mengenai tujuan dari Sidang Isbat, perlu diketahui terlebih dahulu apa itu Sidang Isbat.
Menurut Ketua Lembaga Falakiyah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), Sidang Isbat merupakan sebuah pertemuan yang mana digelar untuk menetapkan bulan yang memiliki keterkaitan dengan ibadah.


Namun di Indonesia, Sidang ini biasanya dikhususkan untuk menentukan kapan datangnya bulan Ramadhan, Idul Fitri, Idul Adha hingga Nikah Isbat. Sedangkan sidang ini sendiri biasanya digelar pada tanggal 29 pada bulan sebelumnya di kalender Hijriah. Tepatnya pada tanggal 29 bulan Sya’ban.
Hingga saat ini, dikabarkan bahwa ada potensi terjadinya suatu perbedaan dalam menetapkan 1 Ramadhan 1443 Hijriah. Hal ini disampaikan oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama (Kemenag).
Hal ini disebabkan oleh pendekatan yang digunakan tidaklah sama. Salah satunya menggunakan pendekatan ilwa hisab atau pendekatan hisab secara murni.
Maka lebih tepatnya hasil penetapan 1 Ramadhan bergantung pada hasil laporan para anggota yang bertugas untuk melakukan pengamatan terkait keberadaan hilal.
Tujuan Sidang Isbat 2022
Sidang Isbat pun memiliki tujuan yang jelas dan bisa diterima oleh seluruh umat Muslim di Indonesia. Maka dari itu, setiap tahunnya sidang ini pun selalu digelar untuk mencapai beberapa tujuan. Apa saja?
1. Pelaksanaan Ibadah Sesuai Waktunya
Yang pertama, dilakukannya Sidang Isbat ini adalah bertujuan agar umat Muslim bisa melaksanakan ibadah sesuai dengan waktu yang tepat, yakni Ramadhan pertama.


2. Penengah Perbedaan Waktu Ibadah
Yang kedua, Sidang Isbat sangat berperan penting untuk bisa menjadi penengah antara perbedaan yang terjadi. Biasanya akan banyak suara yang berpendapat kapan Ramadhan berlangsung.
Nah, sidang Isbat membantu memberi hasil yang akurat sehingga bisa diterima oleh berbagai pendapat yang berbeda-beda.
Sobat, demikian di atas adalah ulasan mengenai tanggapan Islam mengenai digelarnya Sidang Isbat 2022.
































