Review Film Peppermint dari Pandangan Islam?

0
92
film peppermint

Film Peppermint Di musim pandemi, sebagian masyarakat menghabiskan waktunya untuk menonton film salah satunya yakni film Peppermint. Walaupun tak dirilis dalam tahun ini, tapi film ini lumayan terkenal karena mengisahkan tentang pembalasahan dendam sang ibu akibat tak mendapatkan keadilan.

Sobat Cahaya Islam, ulasan kali ini tak membahas detail terkait film Peppermint. Melainkan membahas tentang pelajaran yang bisa diambil manakala seorang umat tak mendapatkan keadilan di sisi hukum.

Bagaimana Umat Mengambil Pelajaran dari Film Peppermint?

film peppermint

Sobat Cahaya Islam, menonton film sendiri termasuk perbuatan mubah alias boleh saja dilakukan asalkan tidak mendekatkan ummat pada keharaman. Terkait film Peppermint, maka umat dapat mengambil pelajaran bahwa ketidakadilan hukum dapat menyebabkan seseorang merasa terdzalimi dan mengambil jalan pintas untuk membalaskan dendam karena ditindas.

Nampaknya film tersebut secara sengaja ingin mengangkat kisah serupa dengan realita yang dialami masyarakat oleh seluruh dunia hari ini tak terkecuali negara Indonesia. Bahwa kedzaliman rentan terjadi di kalangan seperti orang yang tidak mampu secara finansial atau bukan orang berpengaruh.

Dalam film tersebut, sang ibu yang telah kehilangan suami dan anaknya berniat ingin membalaskan dendam melalui jalan pembunuhan. Tentu hal tersebut bukanlah hal yang dibolehkan dalam Islam. Bahkan, membalas dendam bukanlah sesuatu yang harus dilakukan oleh umat muslimin meski sedang dalam keadaan tersakiti.

Sebaliknya, umat diminta untuk tetap bersabar serta mendoakan agar dirinya dikuatkan oleh Allah Ta’ala karena disakiti. Namun, tentu hal ini bukanlah hal yang mudah. Menjadi korban dan bersikap pasrah lebih sering ditafsirkan sebagai makhluk yang kalah. Maka tak heran, bila balas dendam menjadi jalan pintas agar si pelaku ikut merasakan akibat yang dialami korban.

Hal tersebut sesuai dengan firman Allah Ta’ala yakni :

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syura [42] : 30)

Di sisi lain, hukum yang tajam ke bawah dan tumpul ke atas juga perlu menjadi sorotan. Sebab , kondisi yang demikian menyebabkan kepercayaan ummat menjadi turun bahkan tak ada sama sekali.

Dalam Islam, kondisi hukum yang tumpang tindih haruslah dievaluasi agar tak diulang berkali – kali. Bahkan oknumnya pun perlu diberhentikan agar tidak mempropaganda anggota lainnya untuk berbuat curang dalam hukum. Sehingga, kondisi pemerintahan akan bersih dan dapat berbuat adil pada seluruh masyarakat.

Manfaat Pemerintahan yang Bersikap Adil

film peppermint

Sebuah pemerintahan yang adil dan tidak mendzalimi akan dicintai masyarakatnya. Terdapat beberapa manfaat diantaranya :

1.      Mendapat Kepercayaan Umat

Pemerintahan yang adil dapat meningkatkan kepercayaan umat pada kinerjanya. Dengan kepercayaan inilah, maka pemerintahan akan optimis untuk memajukan dan mengembangkan bangsa. Selain itu, anggota pemerintahan akan bangga sebab tak merasa makan gaji buta karena sudah bekerja keras dalam menjalankan program pemerintahan.

2.      Pekerjaan Menjadi Berkah

Selain mendapat kepercayaan dari ummat, hal yang patut disyukuri yakni pekerjaannya diberkahi oleh Allah ta’ala. Tak ada kebahagiaan yang menyenangkan selain mendapat ridho dan aktivitas menjadi berkah.

Selain itu, menjadi anggota di pemerintahan tidaklah mudah bahkan beresiko tinggi. Maka dari itu, jika pekerjaan mengurusi ummat dilakukan dengan ikhlas dan tanpa kecurangan, maka Insya Allah diberikan ridho oleh Allah Ta’ala.

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah review mengenai film Peppermint yang beberapa hari lalu ditayangkan di layar kaca Indonesia. Selain itu, semoga umat dapat mengambil pelajaran dari film tersebut terkait ketidakbolehan membalas dendam serta belajar menjadi ummat terbaik tanpa berbuat ketidakadilan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY