Artis Stephen Chow Bangkrut, 5 Kiat Santai Menghadapi Kebangkrutan dari Sudut Pandang Islam

0
18

Artis Stephen Chow – Aktor sekaligus sutradara asal Hongkong ini sedang dihimpit hutang banyak. Hutangnya diperkirakan mencapai 700 miliar bila dikurskan ke dalam bentuk uang rupiah. Padahal, dulu ia dikenal kaya raya.

Hutang yang bisa dibilang besar tersebut, ternyata dikarenakan artis Stephen Chow berhutang kepada investor dan mantan kekasihnya. Bukan hanya itu, virus Corona juga dapat dikatakan berdampak pada keuangannya.

Ada dan tiada saling beriringan, kaya dan miskin pun saling berputarnya, seperti roda yang menggelinding tapi pasti salah satu bagian akan menyentuh permukaan tanah. Orang yang awalnya kaya lalu bangkrut itu hal yang lumrah.

Sobat Cahaya Islam, bagaimana dengan kita sebagai umat Islam apabila tiba-tiba hal yang tidak diinginkan semisal bangkrut dalam bisnis yang digeluti? Terlilit hutang yang bertumpuk-tumpuk? Santai, kita bahas bersama cara santai menghadapi kebangkrutan.

Bangkrut Seperti Artis Stephen Chow? Ini 5 Kiat Santai Menghadapinya

Menjadi orang kaya merupakan dambaan kebanyakan orang, tetapi nasib apa boleh dikata. Ketika baru merintis, atau bisnis telah berkembang, tidak ada angin tidak ada hujan pendapatan merosot menenggelamkan mimpi-mimpi.

Berikut ini, 5 kiat santai menghadapi kebangkrutan yang bisa diterapkan bagi umat Islam terutamanya.

  1. Mengucapkan Lafal Tarji’

Lafal tarji’ yang berbunyi “innalilillahi wa innailaihi raji’uun” bukan hanya dilafalkan ketika orang meninggal dunia saja. Melainkan, juga diperintahkan untuk dibaca ketika terkena musibah. Musibah di sini bisa berupa musibah kecil maupun besar.

Perintah membaca lafal tarji’ ketika terkena musibah telah tercantum dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 156 berikut.

اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). (QS. Al-Baqarah:156)

Berdasarkan ayat di atas, Allah SWT mengingatkan bahwa semua yang ada di muka bumi ini adalah milik-Nya. Apabila Dia menghendaki untuk kembali maka segala upaya tidak bisa mencegah termasuk kematian.

  1. Bersyukur Pernah Kaya

Dulu kaya karena bangkrut, sekarang jadi tidak kaya lagi. Santai, bersyukurlah kalian pernah merasakan kehidupan menjadi orang kaya. Lihat di luar sana masih banyak orang yang sekalipun belum pernah duduk di sofa yang empuk.

  1. Berpikir Positif

Anggap saja, kebangkrutan ini hanya sebuah siklus kehidupan. Percaya ada hal yang indah yang telah Allah persiapkan kepada kalian. Pasti ada hikmah dibalik situasi kurangnya ekonomi, setidaknya bisa merasakan orang yang tidak punya.

 

  1. Menjadi Orang Terpilih

Istimewanya menjadi orang yang terpilih, karena tidak semua orang diberi kepercayaan seperti ini. Orang bangkrut berarti terpilih menjadi orang yang diyakini mampu menghadapi musibah yang diberikan.

Musibah tidak lain adalah kesempatan Allah SWT menguji keimanan hamba-Nya, mampukah ia tetap tunduk kepada Allah SWT manakala kebahagiaan sedang tidak berpihak padanya?

  1. Tersenyumlah

Tersenyumlah, meski telah bangkrut, masih bisa hidup. Itu pertanda masih ada kemungkinan untuk bisa kembali di posisi kejayaan, dengan cara yang lebih baik, berbekal pengalaman yang dulu.

Apabila ada beberapa faktor yang menyebabkan bangkrut karena kelalaian, bisa dihindarkan. Sedangkan, karena persaingan bisa disiasati dengan inovasi baru yang lebih menarik.

Itu lima kiat santai, sobat Cahaya Islam yang dapat lakukan menghadapi kebangkrutan seperti artis Stephen Chow. Semoga kita termasuk orang yang selalu mengingat Allah SWT dalam semua keadaan. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!