Alasan Miing Bagito Jadi Pelawak Karena Dendam, Adakah Balas Dendam Terbaik Dalam Islam?

0
355
Alasan Miing Bagito Jadi Pelawak Karena Dendam

Alasan Miing Bagito – Miing Bagito yang memiliki nama asli Kiprah Dedi Gumelar ini merupakan seorang pelawak yang cukup legendaris. Sehingga tidak diragukan lagi kemampuan lawaknya di dunia Lawak Tanah Air. Ia terjun dan berjaya pada era 1990-an saat itu. Ia mengaku bercita-cita menjadi pelawak karena memiliki dendam terhadap kegagalan. Dimana ia melihat bahwa profesi pelawak ini dipinggirkan atau dibedakan dari profesi artis. Bahkan tidak diberikan penghargaan seperti seniman lainnya.

Alasan Miing Bagito Jadi Pelawak Karena Dendam

Ketika itu Miing bertekad untuk membuat trobosan baru. Jika sebelumnya lawak merupakan selingan dalam acara musik. Maka dibuatnya musik sebagai selingan untuk acara lawak. Motivasi ini muncul karena melihat bagaimana profesi pelawak saat itu tidak dihargai. Jika berbicara mengenai balas dendam secara umum dalam pandangan islam, tentu saja itu merupakan perbuatan yang dilarang dalam islam. Jika menyimpan dendam saja tidak dianjurkan, apalagi melakukan tindakan balas dendam. Lalu adakah balas dendam terbaik versi islam?

Alasan Miing Bagito Jadi Pelawak Karena Dendam, Adakah Balas Dendam Terbaik Versi Islam? Ini Penjelasannya

Alasan Miing Bagito Jadi Pelawak Karena Dendam dan Ini Balas Dendam Terbaik Dalam Islam

Alasan Miing Bagito menjadi seorang pelawak adalah karena dirinya memiliki dendam. Dendam yang ia miliki ini lebih kepada kegagalan terhadap profesi pelawak yang ketika itu dibedakan atau tidak dihargai. Sehingga Miing bercita-cita menjadi pelawak dan mengubah kedudukan lawak dalam dunia entertainment. Dalam islam, dendam adalah suatu sikap yang dinilai tidak baik. Dendam bisa menimbulkan kebencian, penyakit hati bahkan perbuatan maksiat lainnya.

وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim. (1)

Ayat diatas menjelaskan bahwasanya kaum muslimin dianjurkan untuk memaafkan dan berbuat kebaikan. Itu sebabnya, sikap pendendam bukanlah sikap seorang muslim. Namun tahukah sobat CahayaIslam, dendam bisa diolah menjadi suatu hal yang membawa kebaikan lho. Sehingga tidak membiarkan hati untuk menyimpan dendam dan menimbulkan kerugian untuk diri sendiri. Bagaimana caranya?

Menjadi Seorang Pemaaf

Alasan Miing Bagito Jadi Pelawak Karena Dendam dan Ini Dendam Menurut Islam

Dendam menghantarkan kita pada kebencian, penyakit hati dan perbuatan dosa lainnya. Itu sebabnya, menjadi seorang yang pemaaf justru membuat dendam yang kita rasakan tidak mendorong kepada perbuatan buruk. Balas dendam terbaik adalah dengan memaafkan dan berbuat baik. Selain menghindarkan kita dari sikap dendam yang dilarang oleh islam, ini juga menjadikan diri lebih baik lho.

Dendam Menjadi Sumber Motivasi

Sobat CahayaIslam mungkin pernah mendengar istilah balas dendam terbaik. Dalam islam, tidak ada pembenaran untuk dendam apalagi tindakan balas dendam. Namun jika balas dendam tidak merugikan orang lain, tidak dengan mendzalimi apalagi berbuat yang buruk. Maka ini diperbolehkan. Caranya adalah dengan menjadikan dendam sebagai motivasi memperbaiki diri dan berbuat baik. Dan tentu saja mendorong diri sendiri untuk meningkatkan kualitas akhlak.

Alasan Miing Bagito – yang memutuskan menjadi pelawak diawali dengan dendam yang dimilikinya. Ini karena melihat bagaimana profesi pelawak tidak mendapatkan penghargaan yang layak. Sehingga berusaha sebaik mungkin untuk memajukan dunia lawak dan membuat profesi ini dihargai. Maka sobat CahayaIslam, balas dendam yang terbaik adalah dengan berbuat baik. Selama tidak melanggar larangan islam, maka diperbolehkan.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Asy-Syura Ayat 40

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY