Ade Londok Meminta Maaf atas Perlakuannya dengan Malih, 4 Syarat Muslim agar Kesalahannya Diampuni

0
83

Ade Londok – Sosok yang mulai terkenal di media dengan videonya terkait odading mang oleh, dan kini baru merambah ke dunia lawak, sempat membuat heboh dengan aksinya yang menarik kursi pelawak kondang Malih dalam suatu program acara.

Netizen pun memberikan banyak komentar, sebenarnya Ade Londok telah meminta maaf dengan Malih. Hanya saja, Malih memperingatkan dalam dunia lawak, membuat orang tertawa tidak diperkenankan hingga mengorbankan orang lain.

Salah? Tentu tidak ada satu pun manusia di dunia yang tidak punya salah, kecuali Nabi Muhammad SAW yang memang terjaga kesuciannya dari perilaku tercela yang mendatangkan dosa. Kita sebagai manusia bisa perlu menyadari ketika berbuat salah.

Sobat Cahaya Islam, muslim pasti ingin setelah menyadari atas kesalahannya, semua kesalahannya bisa diampuni, segala dosanya bisa gugur. Lantas apa saja syarat meraih ampunan tersebut? Mari kita bahas bersama terkait  syarat muslim agar kesalahpahaman diampuni Allah SWT.

Akhirnya Ade Londok Meminta Maaf, 4 Syarat Muslim Diampuni Kesalahannya

Syarat, segala sesuatu yang harus dipenuhi dalam suatu rangkaian kegiatan maupun Amaliah. Adapun syarat muslim agar diampuni kesalahannya sebagai berikut.

  1. Menyadari Kesalahan

Syarat pertama agar kesalahan diampuni, yakni muslim perlu sadar bila perbuatannya menyalahi ajaran syariat agama Islam, aturan bermasyarakat, norma yang berlaku, ataupun etika dan hukum dalam suatu negara.

Jika sudah sadar, muslim akan terdorong untuk menyelusuri jalan pengampunan dengan cara meminta maaf ke pihak yang terkait.

  1. Memohon Maaf

Memohon maaf kepada pihak yang menjadi pihak kesalahan kita. Semisal kita salah dalam menjalankan rangkaian ibadah, maka perlu memohon ampun kepada Allah SWT. Sedangkan, bila kesalahan dalam hal muamalah, maka meminta maaf dengan orang terkait.

Perintah memohon ampun telah tertuang dalam Al-Qur’an surah An-Nisa ayat 110 yang berbunyi.

وَمَنْ يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفُورًا رَحِيمًا

Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nisa’: 110).

Ayat di atas menjelaskan bahwa bilamana orang yang mengerjakan kejahatan dan mau untuk memohon ampun kepada Allah SWT, akan diberi ampunan oleh Allah Yang Maha Pengampun.

Tetapi bukan berarti bila kita telah tahu jika Allah SWT Maha Pengampun, lalu dengan enaknya berbuat salah itu tidak dibenarkan. Sebisa mungkin muslim menghindari perbuatan salah.

  1. Berjanji tidak Akan Mengulangi Kesalahan yang Sama

Sudah meminta maaf, tetapi masih juga melakukan kesalahan yang sama, apa artinya. Poin selanjutnya yakni muslim setelah meminta maaf sebaiknya tidak mengulangi kesalahan yang sama. Jika masih saja melakukan sama halnya dengan bermain-main dengan permohonan maaf.

Dalam masyarakat bermain-main dengan permohonan maaf sering dikenal dengan tobat sambal. Baru merasa kepedasan makan sambal hingga perut mules, tetapi di lain kesempatan masih juga mencocok sambal bila dihidangkan.

  1. Mengganti Kesalahan dengan Melakukan Kebaikan

Poin terpenting yakni mengganti kesalahan dengan melakukan berbagai kebaikan dengan cara mengerjakan ibadah sesuai anjuran agama Islam. Serta melakukan kebaikan lain yang ditujukan kepada orang lain, misalnya dengan cara membantu sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Sobat Cahaya Islam, itu empat syarat memperoleh ampunan yang bisa dilakukan oleh muslim yang tidak luput memiliki kesalahan. Semoga pengalaman Ade Londok yang berbuat salah dengan Malih bisa menjadi pembelajaran kita. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY