Perang Saudara Sudan – Di dunia ini, peperangan adalah hal yang sering kali terjadi dan menimbulkan banyak penderitaan. Terbaru, sudah terjadi perang saudara Sudan yang memicu kekhawatiran banyak pihak.
Perang saudara ataupun perang lainnya menimbulkan penderitaan bagi warga sipil. Belum lagi banyak korban jiwa yang berjatuhan dan kerusakan dimana-mana.
Terjadinya Perang Saudara Sudan
Berdasarkan laporan terakhir, ada 56 orang tewas dalam perang saudara Sudan yang melibatkan pasukan paramiliter dengan pasukan keamanan Sudan. Korban tewas tersebut semuanya merupakan warga setempat.
Dari data Perserikatan Dokter Sudan, ada 595 orang termasuk pasukan pengamanan dan anggota paramiliter Sudan telah terluka sejak peperangan meletus pada hari Sabtu lalu.
Bukan hanya itu, puluhan pasukan militer juga tewas meskipun belum diketahui jumlah pastinya. Ini karena kurangnya informasi dari rumah sakit tempat perawatan para korban.
Menurut kelompok tersebut, kematian tercatat terjadi di kawasan bandara ibu kota Khartoum dan kota di dekat Omdurman, El Fasher.
Sebagai informasi, militer Sudan telah melancarkan serangan udara di Khartoum tepatnya pangkalan pasukan paramiliter hari Minggu 16 April 2023 lalu.
Dalam peperangan itu, militer dan RSF yang berkekuatan 100 ribu orang sudah bersaing memperebutkan kekuasaan. Suara tembakan terdengar dimana-mana yang membuat suasana semakin mencekam.
Perang Saudara dalam Islam
Sobat Cahaya Islam, terjadinya perang saudara Sudan menambah daftar panjang peperangan yang terjadi di dunia ini. Bahkan dunia islam seolah tak pernah sepi dari adanya pertempuran.
Di seluruh tempat seolah terkepung dengan berita tentang pembunuhan, bentrok, luka, dan peperangan. Mirisnya, perang yang terjadi kerap kali melibatkan sesama kaum muslim.
Seseorang yang mengaku beragama islam bisa sangat marah dan membunuh saudaranya sesama muslim juga. Mereka kerap melakukan hal itu tanpa merasa bersalah ataupun berdosa sedikit pun.
Bahkan tak jarang pelakunya meyakini bahwa itu merupakan jihad di jalan Allah SWT. Padahal apa yang mereka lakukan bukanlah termasuk jihad.
Agama islam pun mengharamkan terjadinya perang saudara sesama muslim
Islam Melarang Perang Saudara
Sobat Cahaya Islam, agama islam dengan tegas melarang tercetusnya perang saudara. Berikut ini ada beberapa dalil yang memperkuat agama islam mengharamkan terjadinya perang saudara.
1. Allah Mengancam Pelaku Peperangan Masuk Jahannam
Orang yang sudah membunuh nyawa seorang muslim lain tanpa hak termasuk dalam perang sekalipun diancam dengan siksa masuk ke dalam neraka Jahannam. Orang itu kekal di dalam neraka Jahannam dan abadi di dalamnya.


Allah SWT berfirman:
وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِناً مُتَعَمِّداً فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِداً فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَاباً عَظِيماً
“Siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (Qs. An-Nisa’ : 93)
2. Membunuh Satu Nyawa Sama Seperti Membunuh Seluruh Nyawa
Alasan mengapa haram membunuh nyawa seorang muslim karena pembunuhan tersebut akan melahirkan dendam. Adapun dendam bisa timbul dari pihak keluarga ataupun kelompoknya yang memicu pembunuhan kedua, ketiga, dan tak ada habisnya.


Ini tertuang dalam QS Al Maidah ayat 32 yang berbunyi:
مِنْ أَجْلِ ذَلِكَ كَتَبْنَا عَلَى بَنِي إِسْرائيلَ أَنَّهُ مَنْ قَتَلَ نَفْساً بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعاً وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعاً
“Siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya”.(QS. Al-Maidah : 32)
3. Allah Mengharamkan Membunuh Muslim
Membunuh nyawa seorang muslim merupakan sesuatu yang jelas haram hukumnya, kecuali melalui jalur hukum sebenarnya. Keharaman hal itu ada dalam firman Allah dalam QS Al An’am ayat 151 yang berbunyi:
وَلا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar.” (QS. Al-An’am : 151)
Karena itulah, perang saudara Sudan seharusnya tidak terjadi apalagi sampai menimbulkan korban jiwa yang jumlahnya tidak sedikit. Semoga saja saudara-saudara sesama muslim di sana selalu merasa aman dan tak menjadi korban peperangan tersebut.
































