Ketua DPRD Luwu Timur – Belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet di sosial media. Ini terjadi setelah video sang ketua DPRD jadi viral di sejumlah sosial media.
Banyak warganet yang menyayangkan sikap ketua DPRD tersebut. Bahkan tak sedikit yang menyebut bahwa ketua DPRD itu sombong dan tak mencerminkan wakil rakyat sesungguhnya.
Viral Video Ketua DPRD Luwu Timur Menolak untuk Jabat Tangan
Video Ketua DPRD Luwu Timur yakni Aripin yang tampak menolak berjabat tangan dengan warganya menjadi viral di sosial media. Video tersebut beredar dengan durasi yang singkat saja yakni 24 detik.
Dalam video itu, terlihat Aripin hendak masuk ke dalam Gedung DPRD Luwu Timur. Kemudian seseorang yang memakai blazer berwarna kuning dengan baju dalam berwarna merah hendak mengajak sang pejabat berjabat tangan.
Sayangnya Aripin justru berlalu begitu saja melewati orang yang mengajaknya untuk berjabat tangan tersebut. Sontak saja aksi Aripin ini menarik perhatian dan mengundang komentar warganet di Indonesia.
Namun Aripin menyangkal bahwa ia menolak untuk berjabat tangan. Sebaliknya, ia mengaku tengah terburu-buru untuk memimpin sidang rapat pemilihan wakil Bupati Luwu Timur.
Tetapi beberapa warganet sudah terlanjur kecewa dengan sikap Aripin dan menyebutnya sombong.
Sombong dalam Islam
Sobat Cahaya Islam, apabila Ketua DPRD Luwu Timur dalam video memang sengaja mengabaikan orang yang ingin berjabat tangan, tentu itu merupakan hal tercela. Tak heran jika banyak orang yang menyebut bahwa Aripin memiliki sifat yang sombong.
Sombong adalah watak dan sifat manusia yang merasa dirinya agung ataupun mengagungkan dirinya. Selain itu, orang yang sombong menganggap orang lain kurang dari dirinya.
Walaupun sombong adalah fitrah yang sudah muncul sejak kelahiran manusia, ada baiknya Anda belajar tentang adab dan tata krama. Selain itu, penting juga untuk bersikap rendah diri atau tawadhu, saling memaafkan, dan menerima.
Bahaya Sombong dalam Agama Islam
Di dalam agama islam, cukup banyak bahaya bagi orang yang memiliki sifat sombong yaitu:
1. Menjadi Makhluk yang Hina
Orang yang sombong kerap kali tak akan pernah mau mengalah dan kalah. Itu semua terjadi karena hatinya sudah mati.
Sebenarnya, orang seperti itu sangatlah kasihan. Sebab sejatinya ia tengah menggali kehinaan dalam dirinya sendiri.
Allah SWT berfirman dalam Q.S Al A’raf ayat 146 yang artinya:
“Orang-orang yang bersikap sombong di muka bumi tanpa alasan yang benar, mereka akan Aku palingkan dari kebenaran sehingga mereka tidak dapat memahami bukti-bukti kekuasaan-Ku. Sekalipun orang-orang yang sombong itu menyaksikan bukti-bukti kekuasaan-Ku, mereka tetap tidak mau beriman. Jika mereka melihat jalan sesat justru mereka mau mengikutinya. Begitulah karakter orang-orang yang sombong, mereka telah mendustakan agama Kami, dan mereka telah melalaikan bukti-bukti kekuasan Kami.” (QS Al-A’raf : 146).
2. Termasuk dalam Pengikut Iblis


Dalam QS Al Baqarah ayat 34, Allah SWT berfirman:
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis, ia enggan dan takabur maka ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” (QS Al-Baqarah : 34).
Kejadian itu menandakan bahwa makhluk yang mulia dapat menjadi hina karena kesombongannya. Sombong tak hanya memandang mereka yang lemah.
Sebab orang yang mulia juga bisa lebih rendah apabila mempunyai sifat sombong. Mereka yang sombong akan masuk dalam pengikut iblis dan orang yang kafir.
3. Hatinya Menjadi Terkunci
Allah akan menutup rapat-rapat pintu hati manusia yang memiliki sikap sombong. Hal ini akan membuat manusia itu tak lagi dapat menerima kebenaran.


Ini tertuang dalam QS Al Mukmin ayat 35 yang berbunyi:
“…….demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.” (QS Al-Mukmin : 35).
Oleh sebab itulah, jika apa yang Ketua DPRD Luwu Timur lakukan dengan sengaja, wajib tidak diikuti umat islam. Sebagai muslim yang taat, Sobat Cahaya Islam tentu penting untuk selalu bersikap rendah hati terhadap semua orang.






























