Kasus Bullying di SMP Plus Baiturrahman Cermin Buruknya Akhlak

0
1576
Bullying di SMP Plus Baiturrahman

Bullying di SMP Plus Baiturrahman – Sobat Cahaya Islam, warga Bandung kembali digegerkan oleh kasus bullying di SMP Plus Baiturrahman. Kasus ini memicu kegeraman warga karena dinilai sudah sangat keterlaluan.

Kasus ini terbongkar setelah sebuah video beredar luas di jagat maya. Ternyata ini bukan kali pertama korban mengalami tindakan bullying, namun kali ini adalah yang paling parah hingga menyebabkan korban pingsan dan dilarikan ke Rumah Sakit.

Kronologi Kejadian Kasus Bullying di SMP Plus Baiturrahman Bandung

Dunia pendidikan kembali dikejutkan oleh masih adanya kasus bullying yang dengan mudah terjadi di dalam kelas, di SMP Plus Baiturrahman Bandung. Peristiwa tersebut terungkap setelah seseorang mengunggah video kejadian di media sosial.

Awalnya anak berbaju olahraga dipasangi helm oleh temannya yang memakai kemeja batik berwarna biru. Lantas salah satu pelajar yang badannya paling besar memukul kepala korban. 

Tidak tahan dengan perlakuan teman-temannya, korban pun terjatuh ke lantai. Namun bukannya ditolong, korban malah ditendang dan ditindih. Nampak para pelaku dan teman-temannya tertawa tanpa niat untuk membantu.

Akibat tindakan brutal tersebut, korban harus dilarikan ke Rumah Sakit dan tentu saja mengalami trauma psikologis yang cukup dalam.

Banyak pihak yang menyayangkan mengapa peristiwa semacam ini bisa luput dari perhatian sekolah karena terjadi di dalam kelas. Tak terlihat siapapun menolong korban padahal para pelaku membuat kegaduhan yang seharusnya memancing perhatian guru. 

Buntut dari peristiwa ini, Dinas Pendidikan Kota Bandung telah memberikan teguran kepada sekolah SMP Plus Baiturrahman. Sejumlah pelaku juga diamankan dan menghadapi tuntutan hukum. 

Bagaimana Cara Menghadapi Kasus Bullying Dalam Pandangan Islam

Bullying adalah perbuatan menyakiti orang lain baik secara fisik maupun mental. Setiap orang berpotensi untuk menyakiti orang lain, namun kadar potensi ini dipengaruhi beberapa hal seperti akal sehat, akhlak dan karakter yang bersangkutan.

Dalam surah Al Hujurat ayat 11, allah SWT berfirman,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (Q.S Al Hujurat:11)

Nampak dengan jelas bahwa Allah SWT melarang kaum Muslimin untuk saling menyakiti dengan perbuatan yang tercela. Mengolok-olok, mencaci maki, mencela hingga memanggil nama teman dengan nama yang buruk sangat dilarang dalam Islam.

Penyebab terjadinya kasus bullying bisa bermacam-macam. satu hal yang pasti bahwa tindakan bullying dilakukan oleh pelaku yang tidak memiliki iman dan akhlak yang baik. Tindakan membully, berbeda dengan berkelahi walau berakhir dengan kekerasan.

Perkelahian terjadi di antara dua orang yang sama-sama kuat. Sementara bullying merupakan tindakan kekerasan baik fisik maupun mental yang dilakukan oleh seseorang yang merasa lebih kuat kepada orang yang lebih lemah dan tidak bisa melawan.

Apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda ini dari maraknya kasus bullying?

1. Memulai Pendidikan Akhlak Dari Rumah

Keluarga merupakan pondasi awal pendidikan seorang anak. Akhlak yang baik harus dibangun sejak kecil melalui ilmu agama. Agar anak memiliki akhlak yang baik dan tidak suka menyakiti orang lain, maka berikan contoh dan teladan yang baik di rumah.

Bullying di SMP Plus Baiturrahman

Allah berfirman mengenai pentingnya pendidikan agama di rumah melalui surah At Tahrim ayat 6 sebagai berikut

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Q.S At-Tahrim : 6)

Dari ayat ini kita bisa ketahui bahwa dengan mengutamakan pendidikan agama sejak dini, maka dapat menyelamatkan diri dan keluarga kita dari siksa api neraka di akhirat nanti.

2. Memberikan Perhatian dan Kasih Sayang Yang Cukup

Jika seorang anak diberi perhatian dan kasih sayang yang cukup maka Insya Allah ia pun akan melakukan yang sama kepada orang lain. Ia akan belajar menyayangi sesama dan takut untuk menyakiti orang lain. Dengan demikian kasus bullying tidak akan terjadi.

Bullying di SMP Plus Baiturrahman1

Dampak bullying terhadap psikologis seseorang sangat hebat. Bullying dapat menimbulkan trauma dan rasa rendah diri. Peristiwa bullying di SMP Plus Baiturrahman sangat tidak patut dan meresahkan. Mari perkuat akhlak dan akidah anak-anak kita agar terhindar dari hal semacam ini.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY