Aturan makan – Mendagri Tito Karnavian menghimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk memahami aturan mengenai pembatasan waktu makan maksimal 20 menit. Ketentuan ini diberlakukan dalam rangka untuk mencegah penyebaran atau penularan virus corona di tempat makan atau semacamnya. Menurut Tito, makan 20 menit adalah waktu yang cukup untuk makan asalkan tidak dengan berbicara atau mengobrol. Ketentuan ini juga kabarnya sudah diberlakukan di beberapa negara.


PPKM darurat level empat ini memang menetapkan beberapa kebijakan baru. Apalagi terdapat perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus 2021. Salah satu ketentuan yang terdengar lucu namun diberlakukan oleh beberapa negara adalah waktu makan yang singkat. Masyarakat diijinkan makan di warung atau tempat makan dengan waktu maksimal 20 menit. Bagaimana pandangan islam mengenai hal ini?
Aturan Makan 20 Menit Sudah Diberlakukan di Beberapa Negara, Makan Buru-Buru dan Ini Pendapat Islam


Aturan makan 20 menit kabarnya sudah diberlakukan di beberapa negara. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran atau penularan dari virus corona. Masa pandemi sekarang ini memang merupakan situasi yang cukup sulit. Itu sebabnya kebijakan dibuat dengan harapan masa pandemi segera berakhir. Dalam islam sendiri, makan memiliki etika dan juga adab yang harus diperhatikan.
Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Dalam ayat ini, Allah memberikan hukum mengenai makan dalam perspektif islam. Iru artinya, setiap hal yang dilakukan pasti berdasarkan adab dan juga etika. Begitu juga dengan cara makan. Dalam ketentuan yang berlaku di masa PPKM ini, makan diberikan aturan maksimalnya hanya 20 menit saja. Yuk ketahui adab makan menurut pandangan islam.


Membaca Basmallah
Salah satu adab dalam makan menurut islam adalah membaca basmallah. Ini adalah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT bahwasanya makanan yang dimakan adalah nikmat dan anugerah dari-Nya, Terlebih tanpa nikmat dari-Nya, kita tidak bisa menikmati dan merasakan makanan.
Tidak Berlebihan Dalam Makan
Tidak berlebihan dalam makan juga salah satu adab yang perlu kaum muslimin ketahui. Islam mengajarkan kita untuk makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Ini untuk menghindari makan yang berlebihan bagi kaum muslimin.
Anjuran Makan Dengan Tiga Jari
Adab lainnya dalam makan adalah dengan menggunakan tiga jari yang artinya bersikap seimbang dan pertengahan. Jika makan dengan lima jarr ini menandakan kerakusan, sementara dengan satu atau dua jari menunjukkan kesombongan.
Aturan makan – maksimal 20 menit ini menjadi ketentuan yang diberlakukan selama PPKM darurat. Namun sebagai seorang muslim, cara makan tetap harus didasarkan dengan hukum islam yang berlaku. Sehingga makan akan menjadi lebih nikmat dan juga sesuai dengan tuntunan yang ada dalam ajaran islam ya sobat CahayaIslam.
Catatan Kaki:
(1) – Surat Al-Mu’minun Ayar 51
































