8 Perkara Membatalkan Puasa yang Wajib Diketahui

0
489
perkara membatalkan puasa

cahayaislam.id – Saat ini kita masih menjalani ibadah puasa bulan Ramadhan yang penuh berkah, tidak hanya menahan lapar, dahaga dan hawa nafsu belaka selama satu hari penuh. Namun ada beberapa perkara membatalkan puasa yang wajib diketahui oleh kita seluruh umat Muslim.

Tentunya perkara yang bisa membuat batal puasa yang kita jalani ini harus bisa dihindari. Agar ibadah menjadi sempurna dan tidak hanya sebatas momentum untuk meningkatkan jumlah pahala.

Mengingat akan pentingnya bagi kita selama berpuasa satu bulan penuh, ada beberapa hal yang membuat kita harus bisa mengendalikan diri agar pahala tidak rusak dan puasa pun tidak batal.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thobroniy dalam Al Kabir dan sanadnya tidak mengapa. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalur lainnya).

8 Perkara Membatalkan Puasa

Nah, Sobat Cahaya Islam, demikian di bawah ini telah dirangkum beberapa perkara yang bisa membuat puasa kita batal. Apa saja? Simak ulasannya.

1.      Haid

Haid dan nifas merupakan suatu kondisi yang kerap dialami oleh seorang wanita. Kondisi ini pun dianggap sebagai udzur atau penghalang yang bisa membatalkan puasa.

perkara membatalkan puasa

Orang yang haid maupun nifas di bulan suci Ramadhan, maka wajib baginya untuk melakukan qadha setelah bulan tersebut berakhir. Jika tidak bisa, maka diwajibkan membayar fidyah sebagai pengganti.

2.      Berjimak

Apabila suami dan istri melakukan hubungan seksual dengan sengaja di siang hari maka hal tersebut juga menjadi salah satu perkara yang dapat membuat puasa batal. Sebagai bentuk ganti rugi, maka orang tesebut harus melakukan puasa selama dua bulan berturut-turut.

Jika tidak mampu, maka wajib baginya untuk memberi makan 60 fakir miskin dengan takaran senilai tiga seperempat liter beras untuk masing-masing penerima.

3.      Muntah yang Disengaja

Muntah yang disengaja juga menjadi pembatal puasa, Sobat. Misalnya memasukkan benda ke dalam mulut sehingga merasa mual dan kemudian muntah.

4.      Keluar Mani

Selanjutnya, apabila seseorang mengeluarkan mani atau cairan sperma yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti onani, atau bermesraan dengan lawan jenis.

Apabila dilakukan dengan sengaja, meskipun tidak melalui hubungan badan maka puasanya tetap batal.

Terkecuali bagi yang mengalami mimpi basah, maka puasanya dianggap tetap sah karena kondisi orang tersebut tidak sadar.

5.      Melakukan Hal-hal Buruk

Pada saat puasa kita juga dilarang untuk melakukan hal-hal buruk sebab bisa menjadi perkara yang membatalkan puasa. Contohnya, menggunjing, ghibah, mengadu domba, berbohong, riya’, mengucap sumpah palsu dan lain sebagainya.

perkara membatalkan puasa

Mungkin hal-hal ini sangat jarang disadari, sehingga banyak yang masih melakukannya. Padahal selain puasanya yang tidak sah, maka pahalanya pun hilang sia-sia.

6.      Murtad

Begitu pula dengan orang yang keluar dari agama Islam, maka puasanya pun batal. Sebaiknya orang tersebut segera mengucap syahadat lalu melakukan qadha sebagai ganti puasanya.

7.      Gila

Keadaan orang hilang akal sehat ini juga menjadi penyebab tidak sahnya puasa yang sedang dijalani.

8.      Memasukkan Obat ke Qubul dan Dubur

Menjalani pengobatan dengan cara memasukkan benda atau obat-obatan melalui salah satu dari dua jalan yaitu qubul dan dubur juga dinilai bisa membatalkan puasa.

Demikian di atas adalah ulasan mengenai perkara membatalkan puasa yang wajib diketahui oleh seluruh umat Muslim.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY