Amalan Rutin yang Ringan Untuk Diucapkan Namun Berat Timbangannya Di Akhirat

6
3732
amalan rutin

Tips islami – Ada beberapa sobat Cahayaislam yang bertanya, sebenarnya ada nggak sih amalan rutin yang simpel dan bisa setiap hari terlaksanakan tanpa menghabiskan banyak waktu, namun bisa membuat Allah jatuh cinta kepada kita? Well, jawabannya ada!

Amalan Rutin yang Ringan Untuk Diucapkan Namun Berat Timbangannya Di Akhirat

Sebenarnya bila kita mengkaji dengan teliti Al Quran dan Al hadits, kita bisa menemukan banyak sekali amalan-amalan yang terbilang simpel, namun memiliki pahala yang sangat menakjubkan. Hal ini benar-benar sejalan dengan istilah Agama itu Mudah yang banyak sekali muncul dalam nasehat para ulama-ulama islam.

Dua Kalimat-kalimat yang sangat Allah Cintai

Ada satu amalan rutin yang sederhana untuk di ucapkan namun timbal baliknya adalah beratnya neraca timbangan kita kelak di akhirat sana. Kalimat-kalimat sederhana ini tertuang dalam hadits riwayat Sahih Bukhari dan Muslim. Ucapan tersebut yakni adalah SubhanAllahi Wabihamdih dan SubhanAllahil adzhim.

Hakikat dan hikmah mengucapkan kalimat-kalimat tersebut

Beberapa ulama menjelaskan sesungguhnya dalam beberapa kajian islam menyebutkan bahwa hakikat atau makna yang terkandung dalam dua kalimat tersebutlah yang menyebabkan datangnya cinta Allah yang berujung kepada beratnya timbangan kita di akhirat kelak.

Banyak alim ulama bahkan memberi wejangan kepada kami supaya terus melaksanakan amalan rutin ini. Karena disisi lain memiliki kefadholan yang besar, hal ini juga tidak memberikan kerugian kepada kita atau orang lain (dalam hal ini karena simpel dan bisa dilakukan disela-sela waktu luang).

Hikmah dari kalimat-kalimat tersebut intinya adalah memanjatkan kesucian kepada Allah. Menyucikan Allah dari segala bentuk keburukan dan kekurangan. Menyadari bahwa Allah adalah dzat yang maha sempurna dan tanpa cela. Segala kesempurnaan adalah milik Allah, kita sebagai hambanya sadar dan mengetahui bahwa kita memiliki banyak dosa dan kesalahan.

Adapun lafal Wabihamdih dan adzhim yang menjadi sisipan akhir dalam dua kalimat tersebut memberi hikmah kepada maha melimpahkannya Allah kepada segala kebaikan dan karunianya kepada seluruh manusia di jagat raya ini.

Hal ini mengandung pengharapan kita kepada Rahmat Allah dan d isisi lain sifat lapang dan ikhlas kita dalam menerima hal itu dengan penuh kesyukuran. Adzhim memiliki hikmah bahwa Allah adalah maha Agung, dan semua yang ada didunia ini tidak ada yang bisa menandingi keagunganNya (seperti yang telah kami kisahkan dalam cerita Raja harun Al Rasyid sebelumnya disini).

Trik mengamalkan amalan rutin berpahala ini?

Memang sih, amalan rutin yang satu ini terdengar mudah dan sederhana untuk dilakukan. Namun percayalah kepada kami! Butuh niyat yang benar-benar ingin melakukannya untuk bisa melaksanakannya. Butuh beberapa minggu untuk tim Cahayaislam membiasakan berdzikir kalimat-kalimat yang berat timbangannya ini dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses tersebut, kami menemukan beberapa trik yang bisa anda gunakan.

Trik pertama adalah membuat tulisan yang berisi dua kalimat tersebut dan menempelkannya di sekitar tempat yang sekiranya mudah kita lihat. Tulisan ini bisa sobat letakkan di samping komputer kerja, pintu kulkas atau dapur, samping kasur kamar tidur dan lainnya.

Dengan melihat tulisan itu setiap hari, secara tidak sadar kita akan terbiasa sehingga bisa dengan konsisten mengamalkan amalan rutin tersebut. Semoga bermanfaat ya sobat Cahayaislam!

6 KOMENTAR

LEAVE A REPLY