Ustad Solmed Bela Istri Joget Tik Tok, Bagaimana Hukum Joget dalam Islam?

0
53

Ustad Solmed – Istri ustad Solmed yang bernama April Jasmine telihat dalam sebuah video TikTok sedang berjoget dengan ketiga rekannya. Video TikTok tersebut dibuat ketika istri ustad Solmed tersebut sedang berulang tahun pada tanggal 1 April 2021. Dalam penayangannya, video TikTok ini menuai banyak kritikkan dikarenakan status April Jasmine yang merupakan istri dari Ustad Solmed. Akan tetapi, tidak sedikit juga netizen yang mendukungnya

Sobat Cahaya Islam, Islam mengajarkan kepada kita untuk tidak memperlihatkan aurat. Salah satunya adalah dengan berjoget. Pada saat ini, kita banyak melihat orang-orang berjoget dan memamerkan auratnya dengan gembira seperti yang ada di video TikTok. Mereka tidak menampakkan rasa bersalah atau malu dengan apa yang mereka lakukan. Lalu, bagaimana hukum joget dalam Islam?

Hukum Joget dalam Islam Seperti yang Dilakukan Oleh Istri Ustad Solmed

Membela istri adalah kewajiban suami apabila istrinya tidak melakukan kesalahan. Namun, bagaimana jika istri dikritik karena berjoget dan menjadi tontonan banyak orang di TikTok seperti yang dilakukan istri ustad Solmed?

TikTok merupakan sebuah aplikasi yang viral di kalangan anak muda. Aplikasi TikTok ini merupakan sebuah video musik yang memperbolehkan seseorang untuk membuat video musiknya sendiri. Ada bermacam-macam konten yang ada di TikTok, tetapi yang umum adalah berjoget baik secara individu atau bersama dengan beberapa orang. Lalu, bagaimana hukum joget dalam pandangan Islam?

Hukum seorang wanita berjoget dalam pandangan Islam adalah haram. Hal tersebut disebabkan Jogetnya seorang wanita dapat menimbulkan nafsu syahwat bagi laki-laki, terutama jika laki-laki tersebut adalah bukan mahramnya. Apalagi jika ditambah dengan mabuk-mabukkan, memamerkan aurat, dan berjoget ria dengan diiringi musik untuk menambah keseruan dalam menari.

Menurut pandangan ulama, kesaksian seorang penari ditolak. Hal tersebut disebabkan menari atau berjoget dapat membuat kewibawaan seseorang menjadi jatuh. Dalam menerima kesaksian dari seseorang, kewibawaan merupakan salah satu syarat diterimanya sebuah kesaksian.

Oleh karena itu, kita sebagai orang Islam diperintahkan oleh Allah untuk menundukkan pandangan. Menundukkan pandangan disini artinya tidak hanya menjaga pandangan mata dari lawan jenis yang bukan mahramnya, tetapi juga menjaga perbuatan dan tingkah laku kita. Hal tersebut sebagaimana ayat yang berbunyi:

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ (٣٠) وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ

Artinya: “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat.’ Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya’” (QS. An-Nur: 30-31).

Salah satunya, kita tidak diperbolehkan untuk memperlihatkan joget kita di hadapan laki-laki yang bukan mahram. Selain karena melanggar perintah Allah, berjoget dihadapan laki-laki yang bukan mahram juga akan menambah dosa kita.

Kita sebagai wanita juga harus menjauhi penyebab adanya fitnah. Salah satu godaan fitnah yang terbesar adalah berjoget atau menarinya seorang perempuan. Hal tersebut disebabkan berjoget dapat menjadi salah satu sebab timbulnya perbuatan zina. Oleh karena itu, kita diwajibkan menjauhi perbuatan ini.

Itulah hukum joget dalam Islam seperti yang dilakukan oleh istri ustad Solmed. Berjoget merupakan salah satu perbuatan yang diharamkan oleh Allah. Semoga kita dijauhkan dari perbuatan ini dan kita mampu menjaga pandangan dari laki-laki yang bukan mahram serta menjadi pribadi muslimah yang lebih baik lagi. Amiinn…

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY