Tumbler Starbucks Blackpink – Sudah bukan rahasia umum lagi jika di dunia ini banyak sekali barang-barang yang harganya fantastis. Salah satu di antara barang tersebut ada tumbler Starbucks Blackpink.
Sesuai dengan namanya, ini merupakan produk kolaborasi antara Starbucks dengan Blackpink. Tentu saja banyak orang terutama penggemar Blackpink penasaran akan produk tersebut.
Perilisan Tumbler Starbucks Blackpink dengan Harga Fantastis
Belum lama ini, resmi rilis tumbler Starbucks Blackpink yang harganya mulai dari Rp 485 ribu sampai Rp 2 juta. Senior General Manager Starbucks Indonesia yakni Astrid Tanggara mengatakan bahwa 4 anggota Blackpink berkolaborasi dalam desain tempat minum tersebut.
Dalam penuturan Astrid, saat ditanya favorit member, Lisa menjawab favoritnya adalah tumbler rhinestones. Sontak saja, tumbler Starbucks x Blackpink pilihan Lisa tersebut dibanderol dengan harga termahal yaitu Rp 2 juta.
Menurutnya, tumbler itu berasal dari material berupa stainless steel double wall yang berukuran grande 16oz. Bukan hanya itu, terdapat pula hiasan rhinestones yang membuat tumbler harganya mahal.
Lebih lanjut, ada lapisan double wall yang dapat menjaga isi tumbler tak mengeluarkan embun ketika berisi air dingin ataupun panas.
Membeli Barang Mahal dalam Pandangan Islam
Sobat Cahaya Islam, tumbler Starbucks Blackpink yang harganya mencapai Rp 2 juta tentu mengejutkan sebagian besar orang.
Walaupun begitu, tidak sedikit orang yang tertarik membeli tumbler tersebut dengan berbagai alasan. Salah satunya karena kualitasnya mumpuni dan termasuk barang limited karena kolaborasi dengan Blackpink.
Lantas apakah itu termasuk pemborosan?
Perlu Sobat ketahui, jika membeli barang mewah apapun tergolong hal yang mubah. Apalagi jika membeli barang mewah masih dalam kemampuan Sobat untuk membelinya dan tak merasa kesulitan.


Perilaku boros dikembalikan lagi kepada pribadi seseorang itu sendiri. Kalau sudah menjadi hal yang wajar bagi Sobat, maka tak termasuk perilaku boros.
Terlebih jika Sobat memang memerlukan barang itu karena berguna untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Pemborosan dalam Islam
Sobat Cahaya Islam, jika membeli barang mewah tergolong memaksakan dan tidak termasuk kebutuhan Sobat, maka jelas termasuk pemborosan. Islam merupakan agama yang melarang dengan tegas perilaku pemborosan dengan alasan apapun.
1. Perbuatan yang Tidak Allah Sukai
Berlebihan atau boros merupakan perilaku yang lebih dari kecukupan. Hal ini akan membahayakan tubuh dan manusia dalam berbagai aspek.
Padahal Allah SWT sangat tidak suka dengan orang yang berlebih-lebihan. Ini sebagaimana yang tertuang dalam:
۞ يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ
“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf Ayat 31)
2. Tergolong Saudara Syaitan
Dalam pandangan islam, orang yang boros termasuk saudara syaitan. Padahal syaitan adalah makhluk yang sangat ingkar pada Tuhannya.


Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan”. (QS. Al Isra’: 27)
3. Perbuatan yang Melampaui Batas
Boros merupakan perbuatan yang melampaui batas, mengingat Allah SWT sudah menjelaskan tidak suka dengan perilaku tersebut. Pasalnya islam mengajarkan agar umatnya membelanjakan harta dengan tidak berlebihan dan saling berbagi.
Ini sejalan dengan:
“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian”. (QS. Al Furqan: 67)
Sobat Cahaya Islam, bisa disimpulkan bahwa membeli tumbler Starbucks Blackpink bukan termasuk pemborosan bagi mereka yang mampu. Ada baiknya Sobat tidak memaksakan diri karena setiap barang yang dibeli akan Allah hisab kelak.
































