Tukang Bubur Senang Motornya Kembali, Rejeki Tidak Akan Tertukar? Begini Penjelasannya Dalam Islam

0
16
Tukang Bubur Senang Motor Kembali dan Rejeki Tidak Tertukar Menurut Islam

Tukang bubur senang – Beberapa waktu lalu, seorang pria bernama Rasidin mengalami musibah dimana motor miliknya dicuri. Kejadian ini berawal ketika ia ditawarkan bisnis catering 500 porsi bubur. Lalu korban diajak ke bandara Soekarno-Hatta lalu dipinjamlah motornya sebagai alasan untuk pass bandara. Namun kemudian setelah ditunggu hingga dua jam, pelaku tidak datang dan bahkan nomornya pun tidak bisa dihubungi. Setelah dilaporkan, akhirnya Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil meringkus para pelaku.

Tukang Bubur Senang Motor Kembali

Tukang bubur, Rasidin ini senang sekali dan berterimakasih karena motornya bisa kembali. Sehingga ia juga bisa kembali menggunakan motornya untuk usaha. Ini merupakan suatu bukti bahwasanya rejeki tidak kemana-mana. Pernahkah sobat CahayaIslam mendengar istilah rejeki tidak akan tertukar, lalu apa maksudnya? yuk simak penjelasannya menurut pandangan islam.

Tukang Bubur Senang Motornya Kembali, Rejeki Tidak Akan Tertukar Apa Maksudnya?

Tukang Bubur Senang Motor Kembali dan Rejeki Tidak Tertukar Menurut Islam

Tukang bubur senang karena motornya akhirnya kembali, dan ia bisa menjalankan usahanya dengan motor yang dimilikinya. Sobat CahayaIslam, rejeki adalah ketetapan yang sudah Allah berikan dan jaminkan kepada setiap makhluknya. Jika binatang melata pun dijamin rejekinya, apalagi kita sebagai sebaik-baik makhluk ciptaanNya. Itu sebabnya, rejeki bukanlah hal yang perlu dirisaukan. Allah bisa mendatangkannya dari arah mana saja.

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

Ayat ini menegaskan bahwasanya rejeki telah dijamin oleh Allah SWT. Sehingga tidak perlu khawatir jika rejeki yang kita dapat hari ini tidak sebanyak yang kita harapkan. Allah selalu mencukupkan rejeki sesuai dengan apa yang hambaNya butuhkan. Itulah kenapa rejeki disebut-sebut tidak akan tertukar, karena mana mungkin yang menjadi rejekimu akan diambil orang lain. Dan juga sebaliknya.

Rejekimu Akan Tetap Menjadi Rejekimu, Karena Itu Rejeki Tidak Akan Tertukar!

Tukang Bubur Senang Motor Kembali dan Islam Tentang Rejeki

Seperti yang terjadi pada tukang bubur dimana motornya bisa kembali lagi. Ini artinya, Allah masih memberikan motor tersebut sebagai rejekinya. Namun jika sesuatu tidak menjadi milik kita, artinya mungkin Allah tidak memberikannya sebagai rejeki kita. Pada dasarnya, Allah melapangkan serta menyempitkan rejeki kepada siapa yang dikehendakinya.

إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا

Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

Dari ayat diatas, ini menjelaskan kepada kita bahwasanya rejeki yang kita dapat dan bahkan rejeki yang kita anggap terlepas dari genggaman kita. Ini merupakan ketetapan dari Allah SWT. Pada dasarnya, rejeki tidak akan tertukar. Jika memang rejeki kita, maka Allah berikan untuk kita. Jika tidak, maka Allah datangkan rejeki melalui jalan yang lain.

Tukang bubur senang – karena motornya yang sempat hilang dicuri akhirnya bisa ditemukan. Sobat CahayaIslam, dari kejadian ini kita bisa memetik pelajaran bahwa jangan merisaukan rejeki. Allah memberikan rejeki sesuai apa yang kita butuhkan dan di waktu yang tepat.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Hud Ayat 6

(2) – Surat Al-Isra’ Ayat 30

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!