Tragedi di Pangandaran Sebabkan Korban Tenggelam, Termasuk Syahidkah?

0
1118
tragedi di Pangandaran

Tragedi di Pangandaran – Di Indonesia kerap kali terjadi tragedi yang membuat siapa saja merasa miris. Terbaru, terjadi tragedi di Pangandaran yang menghebohkan masyarakat Indonesia.

Memang di pantai Pangandaran kerap kali menelan banyak korban yang berenang di sana. Apalagi jika pengunjung berenang di area terlarang kawasan Pangandaran.

Korban Tragedi di Pangandaran Diduga Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan masih mencari salah satu korban tragedi di Pangandaran yang merupakan warga Tasikmalaya. Korban bernama Moh Ramdani berusia 20 tahun yang kabarnya tenggelam di Pantai Pangandaran.

Pemuda itu hilang sejak hari Minggu 4 Juli 2023 usai berhasil menolong pengunjung lain yang terbawa ombak di perairan tersebut.

Polairud Polres Pangandaran yakni AKP Sugianto menuturkan, pihaknya masih menyusuri pantai, tengah lautan, sampai menyelam. Sayangnya mereka masih belum juga menemukan korban.

Dia menuturkan, Moh Ramdani adalah warga Desa Sundakerta, Tasikmalaya. Korban hilang terseret ombak tepat di Pos 5 Pantai Barat Pangandaran pada hari Minggu.

Menurut informasi, Ramdani datang dengan teman-teman dan berenang di kawasan Pantai Barat Pangandaran. Pada suatu kesempatan, Ramdani menolong wisatawan yang terbawa arus ombak.

Dari keterangan saksi, diketahui ada dugaan Ramdani kelelahan. Kemudian ia terseret ombak dan tak diketahui keberadaannya sampai sekarang.

Tenggelam dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, karena tenggelam berhari-hari, ada dugaan korban tragedi di Pangandaran sudah meninggal dunia. Mengingat manusia tidak mampu bertahan di dalam air selama berhari-hari.

Perlu Sobat ketahui, Ramdani tenggelam di pantai setelah menolong pengunjung lain. Jika ia meninggal dunia, maka ini merupakan pertanda baik.

Pasalnya orang yang mati tenggelam termasuk bagian dari mati syahid. Selain itu, korban juga meninggal setelah memberikan pertolongan kepada orang lain sampai selamat.

Besar kemungkinan Allah SWT akan membalas perbuatan korban sebelum tenggelam, salah satunya dengan ganjaran mati syahid.

Keutamaan Mati Syahid Karena Tenggelam dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, mati syahid merupakan impian setiap muslim. Bukan tanpa sebab, banyak sekali keutamaan bagi orang yang mati dalam kondisi syahid yakni:

1.       Allah Ampuni Seluruh Dosanya

Orang yang mati dalam kondisi syahid karena tenggelam ataupun hal lain, akan mendapat keutamaan berupa ampunan dari Allah SWT. Tak heran jika mati syahid merupakan impian seluruh umat islam.

tragedi di Pangandaran

Nabi Muhammad SAW bersabda:

 “Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali utang,” (HR. Muslim no. 1886).

“Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu” (QS. Fushshilat, 41:30).

وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ قُتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتًا ۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُوْنَۙ

“Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup di sisi Tuhannya mendapat rezeki” (QS. Ali ‘Imran Ayat 169)

Kendati demikian keutamaan itu gugur jika mendiang memiliki hutang kepada orang lain. Oleh sebab itu, hendaknya Sobat segera melunasi hutang dan jangan sampai meninggalkannya hingga meninggal dunia.

2.       Menyaksikan Malaikat Turun

Orang yang mati syahid, sebelumnya akan mengalami sakaratul maut dengan berbagai keindahan. Salah satunya yaitu melihat malaikat turun kepadanya dan menenangkan ia saat sakaratul maut.

Menurut Ar Raghib Al Ashfahani, saat sakaratul maut, orang yang syahid akan melihat malaikat turun sambil mengatakan:

3.       Ruhnya Hidup dan Berada di Sisi Allah SWT

Orang yang mati syahid juga akan menyaksikan ruhnya tetap hidup dan ada di sisi Allah SWT. Ini sejalan dengan:

Sobat Cahaya Islam, tentunya begitu mulia orang yang mati syahid dalam islam. Semoga saja korban tragedi di Pangandaran mendapatkan semua keutamaan itu.l.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY