Tips Sayang Anak: Mengajari Anak Berpuasa Ramadhan yang Oke Banget!!

0
804

Menjadi sholeh dan sholeha bukan sebuah persona langsung jadi yang bisa tertanam dalam diri anak-anak anda, melainkan merupakan perjalanan dan proses pembiasaan yang sangat panjang dan memerlukan perhatian yang ketat. Sebagai orang tua muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, kami yakin bahwa sobat Cahayaislam semua disini pasti menginginkan buah hatinya menjadi orang yang sholeh dan sholiha sehingga bisa mengangkat derajat orang tua disurga nanti serta menjadi jariyah yang terus mengalir untuk anda. Dibulan Ramadhan yang penuh dengan rahmat dan berkah ini, pastinya oke banget bila digunakan sebagai ajang membiasakan atau mengajari anak berpuasa ramadhan untuk melaksanakan salah satu kewajiban orang islam dibulan ramadhan. Tim Cahayaislam mendapatkan beberapa tips sayang anak dengan mengajarkan berpuasa dari beberapa pakar yang oke untuk dipraktekkan:

Menggunakan pembagian tahapan berbuka puasa

Menurut beberapa pakar kesehatan anak, kita tidak bisa langsung memerintahkan anak-anak kita untuk berpuasa seharian penuh dari setelah fajar sampai menjelang maghrib. Gunakan skema pembagian waktu berbuka. Sebagai contoh: anda bisa memberikan pembagian waktu berpuasa untuk mereka dari subuh dan berbuka disiang hari sekitar jam 12 siang. Setelah beberapa kali putaran, bila memungkinkan, maka anda bisa menambah porsi puasa mereka, misalnya sampai waktu Ashar dan begitu seterusnya sampai anak anda bisa terbiasa berpuasa sampai waktu berbuka pada saat adzan maghrib berkumandang. Itulah tips mengajari anak berpuasa ramadhan yang pertama.

Melakukan Pengalihan disiang hari dengan hal-hal yang menyenangkan

Ketika mengajari anak berpuasa ramadhan, tidak jarang anak-anak kita akan mengeluh dan rewel untuk meminta makan disiang hari kala berpuasa. Untuk mengatasi hal ini, sobat Cahayaislam bisa melakukan metode diversion atau pengalihan. Gunakan hal-hal menyenangkan yang anak-anak anda sukai untuk mengalihkan rasa lapar mereka ketika berpuasa. Misalnya bila anak-anak perempuan anda suka bermain boneka maka anda bisa mengajak mereka main boneka. Atau bila anak anda suka menonton film kartun, maka anda bisa menyiapkan banyak deretan film kartun yang bisa membuat mereka teralihkan.

Memberikan Nasihat tentang puasa kepada mereka

Selain melakukan konsep pembagian tahapan berbuka dan melakukan pengalihan dari rasa lapar, anda bisa juga memberikan nasihat kepada mereka. Hal ini tidak hanya membuat anak anda belajar pentingnya berpuasa saja, namun juga bisa membuat buah hati anda lebih dekat dengan anda. Ceritakan dongeng-dongeng islami yang menarik seputar kewajiban muslim untuk melaksanakan puasa. Anda bisa juga memberitahukan kepada mereka bahwa Allah menyukai anak-anak yang belajar berpuasa sehingga akan dimasukkan kedalam surga. Tentu saja gunakan nasihat-nasihat yang ringan dan memiliki analogi yang mudah dicerna oleh anak-anak kita. Dengan memberikan nasihat tentang puasa kepada mereka, maka insha Allah anak-anak kita akan mau belajar berpuasa.

Memberikan pujian dan hadiah untuk Motivasi

Seperti yang tertulis dalam jurnal Garner beserta Mark Lepper, psikolog yang telah mempelajari efek pujian selama lebih dari 30 tahun menyatakan bahwa orang tua yang memuji anaknya karena tindakan baik mereka akan membuat mereka lebih baik dalam bersosialisasi ketika dewasa. Tidak hanya itu saja, jennifer Henderlong Corpus dalam penelitiannya tentang hal yang sama menyatakan bahwa pujian kepada anak-anak, selama itu dilakukan dengan tulus akan membuat anak-anak lebih percaya diri dan termotivasi untuk melakukan hal yang dipuji tersebut untuk mendapatkan pujian lagi. Dengan memberikan pujian seperti: “wah anak mama keren ya! Puasanya bisa sampai maghrib” misalnya, bisa membuat mereka lebih termotivasi untuk tetap melaksanakan puasa. Selain itu sobat Cahayaislam bisa juga menyertakan hadiah untuk memotivasi mereka lebih lanjut. Semoga bermanfaat ya strategi mengajari anak berpuasa ramadhan ini!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!