Takbir Keliling Idul Adha, Bid’ah atau Sunnah?

0
1214
Takbir-Keliling-Idul-Adha-Bidah-atau-Sunnah

Takbir Keliling Idul Adha – Idul Adha di Indonesia tahun ini terasa sangat meriah dengan banyaknya takbir keliling yang memadati jalan-jalan. Bahkan, banyak festival atau lomba takbir keliling antar kampung yang menarik banyak orang untuk melihatnya. Tapi, apakah tradisi takbir keliling ini sesuai dengan sunnah nabi? Atau justru mengarah ke suatu amalan yang bid’ah? Untuk mendapatkan jawabannya, pastikan sobat Cahaya Islam Simak penjelasannya dalam artikel ini hingga selesai!

Takbir Keliling Idul Adha dan Dalilnya

Kita semua pasti setuju bahwa mengumandangkan takbir adalah sunnah, khususnya saat Idul Adha & hari tasyriq. Namun, apakah mengumandangkan takbir cukup di rumah atau di masjid? Atau boleh kita mengumandangkannya ramai-ramai sambil berkeliling? Ada banyak dalil yang menyuruh ummat Islam untuk meramaikan Idul Adha dengan takbir Bersama-sama  keluar rumah. Salah satunya adalah hadist dari Umar bin Hafsh berikut ini:

كُنَّا نُؤْمَرُ أنْ نَخرُجَ يَومَ العِيدِ حتَّى نُخْرِجَ البِكْرَ مِن خِدْرِهَا، حتَّى نُخْرِجَ الحُيَّضَ، فيَكُنَّ خَلْفَ النَّاسِ، فيُكَبِّرْنَ بتَكْبيرِهِمْ، ويَدْعُونَ بدُعائِهِمْ، يَرْجُونَ بَرَكَةَ ذلكَ اليَومِ وطُهْرَتَهُ

“Kami diperintahkan pergi shalat ‘Id, bahkan anak-anak gadis pergi keluar dari pingitannya. Begitu juga Wanita-wanitayang sedang haidh, tetapi mereka hanya berdiri di belakang orang banyak, turut takbir dan berdoa Bersama-sama. Mereka mengharapkan memperoleh berkah dan kesucian pada hari itu.” (1)

Atas dasar dalil tersebut dan dalil-dalil lainnya, 4 ulama madzhab fiqih menyimpulkan dan sepakat bahwa mengumandangkan takbir di hari raya hukumnya sunnah. Dan, takbir keliling adalah salah satu cara untuk menumbuhkan semangat dalam bertakbir Bersama-sama.

Takbir Keliling Idul Adha sebagai Sarana Dakwah

Karena takbir keliling adalah sebuah tradisi, tak heran jika ada yang berpendapat bahwa ini merupakan sebuah perbuatan bid’ah. Akan tetapi, hadits di atas sangat jelas menunjukkan bahwa kita sebagai ummat Islam boleh melakukan takbir Bersama-sama keluar rumah.

Lebih dari itu, takbir keliling atau festival takbir bisa menjadi sarana dakwah atau syiar agama. Faktanya, banyak orang yang biasanya hanya berdiam diri di rumah ikut mengumandangkan takbir dengan penuh semangat saat ada takbir keliling. Begitu juga dengan orang-orang non-muslim, banyak di antara mereka yang kagum dengan kemeriahan dan keindahan takbir keliling, baik pada saat Idul Fitri maupun Idul Adha.

Adab dalam Festival Takbir

Yang terpenting, kita harus tetap menjaga norma atau ajaran Islam selama melakukan takbir keliling. Misalnya adalah dengan tidak mengganggu hak pengguna jalan lain, tidak merusak infrastruktur, tidak membuat keributan, dan menggunakan pakaian yang sesuai dengan syariat Islam.

Selain itu, peserta takbir keliling juga harus memperhatikan pengucapan lafal takbir sehingga dapat mengumandangkan takbir dengan lafal yang tepat. Terakhir, peserta takbir keliling harus memiliki niat yang Ikhlas bahwasanya mereka melakukan takbir keliling untuk mengagungkan Allah, atau bahkan untuk dakwah agama Islam. Semoga, sobat Cahaya Islam yang ikut takbir keliling bisa mencerminkan sikap seorang muslim yang sesungguhnya dan tidak merusak citra Islam di mata masyarakat.


Referensi: Sahih Al-Bukhari: 971

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY