Tidak Menyesal Setelah Berbuat Kejahatan? Padahal Allah SWT Menyukai Orang Yang Bertaubat Lho

0
38
Tidak Menyesal Setelah Melakukan Kejahatan Padahal Allah Menyukai Orang Bertaubat

Tidak menyesal – Sewajarnya orang yang berbuat kesalahan, berbuat kejahatan tentu saja menimbulkan perasaan menyesal. Namun ini hanya untuk orang-orang yang sadar akan kesalahan dan perbuatannya. Namun di jaman sekarang ini, semakin banyak saja golongan orang yang dengan mudah bertindak kejahatan dan bahkan tidak menyesali perbuatannya. Seperti halnya seorang tukang parkir yang merupakan warga Sampang, Madura yang mengaku tidak menyesal atas pembunuhan yang dilakukannya. Ia menganiaya dan membacok tetangganya hingga tewas.

Tidak Menyesal Setelah Melakukan Kejahatan Padahal Allah Menyukai Orang Bertaubat

Pembunuhan bukanlah perbuatan sepele, yang dalam islam saja ini termasuk dalam perbuatan keji yang dilaknat Allah SWT. Bagaimana tidak, pembunuhan adalah tindakan menghilangkan nyawa manusia lain yang sejatinya adalah hak Allah. Itu sebabnya, islam melarang perbuatan membunuh dan ancaman bagi pelaku pembunuhan pun tidak main-main.

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا

Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.(1)

Tidak Menyesal Setelah Berbuat Kejahatan? Allah Anjurkan Kaum Muslimin Bertaubat Lho!

Tidak Menyesal Setelah Melakukan Kejahatan dan Begini Taubat Dalam Islam

Tidak menyesal setelah berbuat kejahatan atau keji, tentu saja bukanlah sikap seorang muslim. Bahkan sebagai seorang muslim seharusnya menghindari perbuatan-perbuatan yang bisa menjerumuskan ke dalam dosa. Jika sudah terlanjur melakukan perbuatan dosa bagaimana? jawabannya adalah bertaubat dan menyesali perbuatan dengan sungguh-sungguh. Apalagi Allah juga menyukai orang-orang yang bertaubat lho.

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.(2)

Tahukah sobat CahayaIslam, bertaubat bukan hanya bentuk tindakan meminta ampun kepada Allah SWT agar terhindar dari siksa-Nya. Namun juga ada beberapa keutamaan yang bisa diperoleh dari bertaubat. Dan tentu saja bagi golongan orang yang tidak menyesali perbuatan dosanya apalagi tidak bertaubah, ini menjadikannya golongan orang yang merugi. Lalu apa saja keutamaan dari bertaubat?

Taubat Meraih Kecintaan Allah dan Sebab Keberuntungan

Tidak Menyesal Setelah Melakukan Kejahatan dan Allah Mencintai Orang Bertaubat

Bertaubat adalah salah satu cara untuk meraih kecintaan Allah SWT terhadap kita. Seperti yang dituliskan dalam ayat diatas, bahwasanya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat. Selain itu, taubat juga menjadi sebab keberuntungan. Dalam firmanNya dikatakan bahwasanya Allah memerintahkan kita untuk bertaubah agar beruntung.

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.(3)

Taubat Menjadi Sebab Masuk Surga dan Meraih Kebaikan

Taubat bukan hanya mendatangkan kecintaan Allah dan keberuntungan. Namun juga menjadi sebab kaum muslimin masuk surga serta memperoleh berbagai kebaikan. Sobat CahayaIslam, taubat adalah cara untuk membersihkan diri dari dosa-dosa. Artinya, dengan bertaubatlah kita diselamatkan dari siksa neraka. Siapa yang tidak ingin masuk surga dan memperoleh kebaikan bukan?

Taubat Menjadi Sebab Diterima Amalan dan Dapat Pahala Besar

Dengan bertaubat, ini menjadi jalan untuk diterimanya segala amalan-amalan kita. Dan tentu juga menjadi jalan untuk bisa menggapai keimanan dan juga pahala yang besar. Itu sebabnya, islam menganjurkan taubat sebagai cara untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dari apa yang kita perbuat.

Tidak menyesal – setelah melakukan kejahatan atau berbuat keji merupakan cerminan perbuatan syaitan. Jika seorang muslim beriman, maka tidak sepantasnya berbuat kejahatan dengan mudah apalagi tidak menyesalinya setelahnya. Naudzubillah.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nisa Ayat 93

(2) – Surat Al-Baqarah Ayat 222

(3) – Surat An-Nur Ayat 31

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!