Syekh Ali Jaber Meninggal, Teladan Apa yang Bisa diambil oleh Umat Muslim?

0
52

Syekh Ali Jaber Meninggal – Belum usai Indonesia dikejutkan dengan kabar duka jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, kemarin (14/1) salah satu ulama’ besar Indonesia Syekh Ali Jaber Meninggal. Almarhum adalah pendakwah dan ulama’ pecinta Quran yang disegani oleh masyarakat Indonesia.

Sebelum Syekh Ali Jaber meninggal almarhum memang telah terpapar Covid lalu menyerang paru-paru dan organ vital lainnya. Namun, pada saat meninggal telah sembuh dari virus tersebut. Pada 13 September 2020 silam saat Syekh Ali Jaber memberikan ceramah di Masjid Falahuddin kota Bandar Lampung, tiba-tiba ia ditikam oleh orang tidak dikenal dan mengakibatkan lengan sebelah kanannya harus menerima luka tusuk cukup dalam.

Saat mengetahui dirinya ditusuk oleh orang tidak dikenal, Syekh Ali Jaber mengingatkan kepada para jamaah di lokasi kejadian untuk menyerahkan pelaku ke pihak yang berwajib dan dengan murah hati memaafkan pelakunya. Sungguh sebuah teladan untuk Sobat Cahaya Islam dan kita semua amalkan meski rasanya akan cukup sulit dilakukan.

Syekh Ali Jaber banyak dikenal masyarakat Indonesia sebagai ulama’ Quran. Semasa tinggal di Indonesia ia sering menjadi juri Hafidz Quran Indonesia. Selain itu, almarhum juga kerap diundang untuk memberikan ceramah. Meski pernah ditusuk dengan pisau, Syekh Ali Jaber tidak marah dan telah memaafkan sang pelaku. Malahan Syekh Ali Jaber meminta maaf kepada pelaku karena tidak bisa membelanya di pesidangan.

Sobat Cahaya Islam, sifat-sifat Syekh Ali Jaber semasa hidup patut kita contoh. Almarhum adalah sosok pecinta Al-Quran juga pemurah hati meski telah disakiti orang lain. Lalu, bagaimana keistimewaan pecinta Al-Quran dan pemurah hati di hadapan Allah SWT? Untuk menjawab hal tersebut Sobat Cahaya Islam bisa menyimak ulasan berikut:

Syekh Ali Jaber Meninggal, Belajar Akhlak dari Almarhum

Syekh Ali Jaber meninggal pada Kamis (14/1) pagi kemarin di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Sepeninggal beliau banyak umat muslim Indonesia yang kehilangan sosok pecinta Al-Quran ini. Selain mengajak umat muslim untuk selalu belajar dan membaca Al-Quran, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang pemurah hati dan tidak pendendam. Berikut ini keistimewaan dari akhlak teladan yang bisa kita contoh dari almarhum:

1.     Pecinta Al-Quran

Semasa hidup Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau biasa disapa Syekh Ali Jaber gemar mengingatkan umat muslim untuk tidak melupakan Al-Quran. Sebagaimana keistimewaan yang akan didapat oleh pembaca dan pengamalnya. Istiqomah belajar, membaca, dan mengamalkan Al-Quran akan mendatangkan syafaat di hari akhir kelak. Bahkan dengan istiqomah bersama Al-Quran hati menjadi tenang.

Allah SWT berfirman sebagai berikut:

”Sesungguhnya Alqur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus.”(QS. Al-Isra’: Ayat 9).

2.     Murah Hati

Selain mencintai Al-Quran Syekh Ali Jaber juga sosok yang pemaaf. Almarhum tidak dendam sama sekali dengan orang yang telah membuat lengan kanannya robek. Bahkan, almarhum Syekh Ali Jaber memohon maaf kepada pelaku tersebut karena tidak dapat membelanya dalam persidangan, juga mengucapkan selamat atas kelahiran bayi sang pelaku.

Sobat Cahaya Islam, Syekh Ali Jaber meninggal dengan memberikan kita contoh teladan yang dapat diamalkan untuk bekal hidup di akhirat kelak.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY