Menyikapi Hasil Survei Capres Median, Merindukan Pemimpin Amanah

0
87
Survei Capres Median

Survei Capres Median – Median telah merilis hasil survei Capres Median 2024. Hasilnya Prabowo menduduki peringkat teratas disusul oleh Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang memiliki persentase suara yang sangat tipis. 

Selain Calon Presiden, Median juga melakukan survei Calon Wakil Presiden dengan perolehan suara tiga tertinggi diraih oleh Ridwan Kamil, Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono. 

Survei yang dilakukan oleh Median ini melibatkan sampel dari 1200 responden dan dilakukan pada tanggal 8-17 November 2022 dengan tingkat kepercayaan masyarakat sebanyak 95%.

Apakah Survei Capres Median Mewakili Suara Rakyat?

Rakyat Indonesia yang baru saja bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19, kini tengah harap-harap cemas menanti siapa yang akan menjadi pemimpin rakyat selanjutnya. Harapan demi harapan disampaikan untuk calon pemimpin yang baru.

Survei Capres Median

Kini, rakyat yang sudah terlalu lama larut dalam keterpurukan memiliki penilaian skeptis terhadap para pemimpin. Namun Median telah merilis hasil survei yang dilakukan dengan tingkat kepercayaan responden sebanyak 95% akan adanya perubahan yang dapat dibawa oleh pemimpin yang baru.

Tidak berarti bahwa hasil survei Capres Median ini benar-benar mewakili suara rakyat, namun setidaknya dapat dijadikan gambaran tentang sosok pemimpin yang dirindukan oleh rakyat. Meskipun melibatkan responden dengan jumlah sepersekian persen dari jumlah total rakyat Indonesia, namun opini yang dibangun cukup menunjukan harapan akan hadirnya pemimpin yang amanah.

Hasil akhirnya tetap nampak nanti pada saatnya tiba di waktu pemilihan Presiden dilangsungkan. Hasil survei hanyalah sebuah gambaran yang tidak dapat dijadikan tolak ukur standar. 

Karakter Apa Yang Harus Dimiliki Pemimpin?

Agama Islam memerintahkan umatnya untuk mematuhi pemimpin, terlepas dari rasa suka atau tidak suka. Seorang pemimpin tetaplah harus dihormati dan dipatuhi karena dia lah yang mengatur dan memiliki tanggung jawab besar terhadap rakyatnya.

Di dalam agama Islam, seorang pemimpin menempati posisi yang sangat penting. Dan dalam menjalankan tanggung jawab berat nya, pemimpin harus memiliki beberapa karakter dan sifat seperti berikut:

1. Shiddiq

Pemimpin yang baik harus memiliki sifat jujur atau Shiddiq. Pemimpin yang menjunjung tinggi kejujuran tidak akan berlaku curang dan membohongi rakyatnya. Ia tidak akan bersikap baik hanya untuk pencitraan semata, namun murni dari hatinya.

Perintah bersikap jujur dituangkan dalam surah Al-Maidah ayat 8,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ 

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (bersaksi atau jujur tentang kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,” (QS. Al-Maidah [5]: 8)

2. Amanah

Selain jujur, pemimpin juga harus amanah dalam mengemban tugas dan kepercayaan dari rakyat. Dengan sifat ini seorang pemimpin akan meyakini bahwa ia memegang kepercayaan dan ditugaskan melayani kepentingan rakyatnya, bukan kepentingan segelintir pihak saja.

Survei Capres Median

Jika sifat amanah ini ada dalam diri pemimpin, maka ia akan memperlakukan semua rakyatnya sama dan bekerja keras untuk melindungi rakyat, tidak menyalahgunakan wewenangnya untuk berbuat zolim. 

3. Tabligh

Pemimpin juga harus memiliki sifat tabligh atau berani menyampaikan kebenaran. Ia tidak boleh disetir oleh sebagian golongan untuk membenarkan hal yang bathil. Pemimpin yang baik selalu menyuarakan kebenaran diatas segalanya.

 ۞ يٰٓاَيُّهَا الرَّسُوْلُ بَلِّغْ مَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ ۗوَاِنْ لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسٰلَتَهٗ ۗوَاللّٰهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ 

الْكٰفِرِيْنَ

“Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.(QS Al-Maidah Ayat 67)

4. Fathanah

Selanjutnya karakter yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah cerdas atau fathanah. Tentu saja ia harus cerdas dalam mencari solusi-solusi terbaik bagi permasalahan yang dihadapi oleh rakyatnya. Dengan kecerdasannya itu pemimpin dapat membangun negaranya menjadi lebih baik lagi.

Sobat Cahaya Islam, menjadi pemimpin bukan sebuah perkara mudah. Hasil survei Capres Median bisa dijadikan sebuah gambaran bahwa rakyat merindukan pemimpin yang amanah dan berpihak kepada rakyat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY