Sholawat Dinar: Lafal, Sejarah, Keutamaan dalam Melafalkannya

0
60
Sholawat Dinar

Sholawat Dinar adalah salah satu bentuk selawat yang dilantunkan oleh umat Islam sebagai ungkapan cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Lafal dari selawat dinar, atau yang lebih dikenal sebagai ayat seribu dinar ini merupakan penggalan dari Surat At-Talaq bagian akhir ayat 2 hingga keseluruhan ayat 3.

Ayat ini meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan memudahkan datangnya rezeki dari arah yang tak disangka. Rezeki yang dimaksud tidak hanya materi, tetapi juga mencakup aspek spiritual seperti kelapangan, ketenangan, dan kepuasan hati.

Mengenal Sholawat Dinar

Sholawat dinar adalah ayat dalam Al Qur’an yang memiliki banyak keistimewaan. Ayat yang sering dikaitkan dengan rezeki ini terdapat dalam Surat At-Talaq ayat 2 dan 3. Lafaznya tidak terlalu panjang sehingga dapat dihafal dengan mudah jika dilakukan dengan kesungguhan.

Sejarah Sholawat Dinar

Jika ditelusuri lebih dalam, ayat ini memiliki latar belakang yang menarik. Ceritanya dimulai ketika seorang pedagang bermimpi bertemu Nabi Khidir Alaihis Salam dalam mimpi yang sangat nyata.

Dalam mimpi tersebut, Nabi Khidir AS meminta pedagang itu untuk menyedekahkan 1.000 dinar emas. Pedagang tersebut kemudian mengumpulkan emas tersebut dan memberikannya kepada fakir miskin.

Selanjutnya, Nabi Khidir AS kembali hadir dalam mimpinya dengan tujuan yang berbeda. Beliau mengajarkan pedagang tersebut untuk mengamalkan surat At-Talaq ayat 2 dan 3 dari Al-Quran.

Pedagang tersebut segera mengamalkannya secara konsisten dan merasakan manfaatnya. Ketika berlayar ke suatu pulau, perjalanan mereka diterpa badai angin topan yang dahsyat.

Semua penumpang di kapal tersebut meninggal, namun dia satu-satunya yang selamat dan terdampar di tepi pantai. Selain dirinya yang selamat, harta yang dibawanya juga tetap utuh. Dia melanjutkan hidupnya dengan berdagang dan terus mengamalkan doa 1.000 dinar. Hingga akhirnya, suatu hari dia diangkat menjadi raja di tempat baru tersebut.

Bacaan Sholawat Dinar

Berikut ini lafaz dari selawat dinar atau ayat seribu dinar beserta artinya.

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ ٢ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

(wa may yattaqillāha yaj’al lahụ makhrajā wa yarzuq-hu min ḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal ‘alallāhi fa huwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja’alallāhu likulli syai`ing qadrā)

Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu.” (QS At-Talaq: 2-3).

Keutamaan Melafalkan Salawat Dinar

Seperti ayat-ayat Al Qur’an lainnya, ayat seribu dinar juga memiliki berbagai keutamaan. Berikut adalah manfaat atau kebaikan yang dapat dirasakan oleh mereka yang mengamalkannya dengan konsisten.

1.     Meningkatkan Ketakwaan kepada Allah SWT

Meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT berarti melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dengan hati yang ikhlas dan sesuai syariat. Membaca ayat seribu dinar termasuk amalan sunah yang menunjukkan ketakwaan karena disukai oleh Allah SWT.

Menjauhi larangan-Nya berarti menjaga diri dari berbagai hal yang dilarang, termasuk yang mendekati dosa.

2.     Mendapatkan Berbagai Kemudahan

Membaca selawat dinar adalah bentuk ketakwaan kepada Allah SWT yang dapat membawa kemudahan hidup dan dipercaya sebagai doa untuk memudahkan segala urusan. Untuk mendapatkan hikmah yang mendalam dari ayat ini, disarankan untuk memperbanyak istigfar sebagai cara terbaik untuk bertobat dan mengurangi dosa.

3.     Mendapatkan Rezeki yang Tidak Terduga

Membaca ayat 1000 dinar merupakan bentuk ketakwaan kepada Allah SWT. Allah menjanjikan untuk menyelesaikan masalah rezeki bagi orang-orang yang bertakwa, memastikan kecukupan dan tidak kekurangan rezeki. Ayat ini juga dikenal sebagai penyebab rezeki tak terduga.

4.     Allah SWT Telah Menetapkan Segala Sesuatu

Allah telah menetapkan segala sesuatu, termasuk rezeki dan pertolongan bagi orang yang bertakwa. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW selalu mendorong umatnya untuk menjaga ketakwaan kepada Allah.

5.     Menjadi Ladang Pahala

Mengamalkan ayat seribu dinar dapat dianggap sebagai mengamalkan Al-Quran, yang merupakan ladang pahala bagi pengamalnya. Membaca Al-Qur’an bukan hanya membaca teks, tetapi juga ibadah yang mendalam, memungkinkan seseorang merenungkan ajaran agama dan mengambil petunjuk untuk kehidupan sehari-hari.

6.     Doa Penenang Hati

Ayat 1000 dinar adalah doa yang menjadi penenang hati, menggambarkan bagaimana Allah SWT memenuhi kebutuhan hambanya yang kesusahan. Membacanya mengingatkan umat Islam bahwa Allah dekat dan melindungi orang yang berprasangka baik pada-Nya.

Berselawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah perintah Allah SWT dan merupakan praktik yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan membaca sholawat dinar, umat Islam menunjukkan cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW serta memperoleh berbagai keutamaan dan berkah dari Allah SWT.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY