Sholat Dhuha Banyak Keutamaannya, Sudah Tahu Tata Caranya?

0
31

Sholat Dhuha – Di bulan Ramadhan, amalan sholat Sunnah akan dilipatkan gandakan pahalanya, termasuk halnya amalan sholat Dhuha. Seharusnya umat muslim pun berlomba – lomba melaksanakannya. Namun, tak banyak hari yang mengetahui keutamaan sholat Sunnah ini. Masih banyak diantaranya disibukkan dengan sesuatu h yang menyebabkan waktu Dhuha mereka terlewatkan.

Sobat Cahaya Islam, sholat Dhuha sendiri memiliki banyak keutamaan. Di salah satu hadits disebutkan bahwa seseorang yang sering menjalankan shalat sunnah Dhuha akan dilapangkan rezekiNya.

Apakah keutamaan menjalankam shalat Dhuha? Bagaimana tata caranya?

Terdapat berbagai keutamaan dari Allah SWT bagi hambaNya yang secara kontinyu menjalankan sholat Dhuha. Salah satunya yakni akan dicukupkan urusannya sampai akhir menjelang siang, pahalanya seperti haji dan umrah, terkategorikan sebagai shalat awwabin (orang yang taat kembali), beserta tergantikannya sedekah dengan seluruh persendian.

Oleh sebab itu, karena beberapa keutamaan diatas hendaknya waktu Dhuha selalu dinantikan dan diprioritaskan. Apalagi di waktu pandemi sekarang, hendaknya kaum muslim dapat dengan mudah menjadwalkan diri memuliakan waktu Dhuha. Lantas, bagaimana tata cara shalatnya?

1. Niat dan Berwudhu

Setiap shalat hendaknya diniatkan dengan ikhlas dan diawali dengan berwudhu. Berwudhu sendiri terdapat banyak ragamnya karena memang dicontohkan banyak oleh Rasulullah. Kemudian, melaksanakan shalat di waktu Dhuha. Shalat ini sendiri bisa dijalankan dengan berbagai pilihan rakaat.

Usahakan untuk memilih rakaat yang paling banyak yakni 12 rakaat dan lakukan secara kontinyu. Jika masih belum mampu, dapat juga memilih untuk menjalankan shalat dengan rakaat yang paling sedikit. Jadikan waktu pandemi sebagai waktu produktif termasuk diisi dengan kualitas dan kuantitas sholat Sunnah.

2. Shalat Dhuha Berjamaah atau Sendiri

Shalat Sunnah yang dianjurkan ini dapat dilakukan secara berjama’ah maupun sendirian. Hanya saja, biasanya shalat Dhuha lebih sering dijalankan sendiri sebab jarang ada waktu bersama di waktu Dhuha baik di tempat kerja maupun sekolah umum lainnya.

Seiring bertambahnya waktu, kesadaran sekolah akan urgensitas shalat Sunnah Dhuha semakin meningkat. Hal ini didasarkan fakta akan banyaknya sekolah yang mengadakan sholat Dhuha Berjamaah.

3. Berdo’a

Selepas melaksanakan shalat Sunnah ini, jangan lupa untuk berdo’a. Terdapat do’a khusus yang sering dipanjatkan di akhir sholat. Do’a ini memiliki keistimewaan yang luar biasa karena berisikan kalimat kebaikan untuk diri sendiri serta umat. Selain itu, hendaknya umat muslimin juga mendo’akan kebaikan bagi orang sekitar dan Islam.

4. Menjalankan secara kontinyu

Sebagai seorang muslim, hendaknya shalat Sunnah ini dijalankan secara terus – menerus walaupun sedikit rakaatnya. Allah SWT sangat mencintai umat yang demikian. Amalan yang sedikit namun kontinyu jauh lebih luar biasa dibandingkan amalan banyak tapi tak kontinyu.

Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah SAW pada sabdanya yang diriwayatkan oleh Aisyah RA. yakni :

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. [10] HR. Muslim no. 783.

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa langkah yang bisa dijalankan supaya shalat Dhuha dapat dilaksanakan. Selain itu, shalat ini juga menjadi pembangun kepribadian karakter umat muslim agar menjadi umat yang taat. Semoga Allah SWT menjaga umatNya yang senantiasa melaksanakan perintahNya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY