Puasa Ibu Hamil dan Menyusui!

0
1722
puasa ibu hamil

Tips IslamiSobat Cahayaislam ada yang sedang di beri anugerah oleh Allah dengan kehamilan? Nah, mumpung pas bulan Ramadhan nih! Kami akan mengulas lengkap dari A sampai Z tentang puasa ibu hamil loh! Ikuti tinjauan hukum islamnya serta tips dan trik untuk menghadapinya. Yuk!

3 Kondisi Ibu Hamil dan Lanjutan Hukumnya dalam Berpuasa

Alhamdulillah puji syukur kepada Allah yang telah percaya kepada anda dengan memberikan amanah berupa buah hati.

Insha Allah semoga menjadi aset jariyah yang bisa melonjakkan derajat orang tua di akhirat kelak. aamiin

Kami tidak akan bertanya lagi tentang betapa beratnya mengemban amanah tersebut, terutama masa-masa hamil selama 9 bulan.

Masa-masa ini adalah masa krusial yang mana banyak hal yang harus banyak perhitungan dan persiapan. Salah satunya nutrisi untuk anda dan bayi anda.

Dalam beberapa sumber yang telah berhasil tim Cahayaislam dapatkan, baik dalam kajian hadits maupun nasihat para alim ulama.

Secara garis besar bahasan puasa ibu hamil tidak jauh dari jangkauan tiga kondisi ini sebelum berlanjut kepada lanjutan hukum dan ketentuan yang harus di patuhi kemudian.

Kondisi-kondisi tersebut adalah:

(1) Ibu hamil/menyusui yang khawatir akan keadaannya sendiri (tidak buah hatinya)

(2) Ibu hamil/menyusui yang khawatir akan keadaan keduanya (ibu dan buah hatinya), dan

(3) Ibu hamil/menyusui yang khawatir akan buah hatinya (tidak dirinya).

Keterangan lanjutan berdasarkan 3 kondisi ibu hamil/menyusui

Kondisi pertama, yang mana ibu hamil atau menyusui yang khawatir akan kondisinya sendiri (tidak bayinya).

Hal ini memiliki pengertian yang sama dengan orang yang sakit yang mana dia mengkhawatirkan keadaan dirinya bila nanti berpuasa.

Dalam surah Al Baqarah ayat 184 menjelaskan bahwa menurut beberapa penjelasan ulama, kondisi pertama ini sama dengan ibu hamil/menyusui dengan kondisi kedua (khawatir akan ibunya dan bayinya).

Dua kondisi tersebut di hukumi oleh banyak alim ulama dengan ketentuan harus mengqada’ atau mengganti puasa yang telah dia tinggalkan.

وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Beda dengan puasa ibu hamil/menyusui dengan kondisi ketiga (khawatir akan bayinya).

Dalam keterangan lebih lanjut dapat di tarik benang merah bahwasanya ibu hamil/menyusui tersebut mampu untuk melaksanakan puasa.

Namun bila keadaannya yang mengkhawatirkan akan membahayakan buah hati bila puasa itu di laksanakan.

Tentunya keadaaan yang mengkhawatirkan tersebut haruslah didapatkan berdasarkan sumber yang jelas (misalnya dokter spesialis anak atau kandungan) – kata beberapa para alim ulama.

Untuk anda yang masuk dalam kondisi ketiga, maka anda harus membayar fidyah saja.

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Tips Berpuasa untuk ibu hamil

Permasalahan mau berpuasa atau tidak di bulan Ramadhan bagi ibu hamil/ menyusui ini sebenarnya tergantung dari pribadi ibu masing-masing.

Kerena kondisi ibu hamil satu dengan yang lainnya pasti berbeda.

Dalam beberapa riset, menyatakan apakah ibu hamil atau menyusui mau berpuasa atau tidak sebenarnya tergantung dari seberapa baik asupan nutrisi yang dia dapatkan serta seberapa baik dia menyadari indikasi-indikasi penting yang perlu diperhatikan.

Menurut beberapa pakar kebidanan dan gizi yang telah tim Cahayaislam temui untuk menanyakan hal ini, mereka menyatakan bahwa ibu hamil boleh saja melaksanakan puasa dengan catatan:

(1) Asupan Makanan yang seimbang dan cukup. Yaitu mengkonsumsi makanan dengan gizi yang baik (4 sehat lima sempurna) pada angka sekitar 2400 s/d 2500 kalori per hari.

(2) indikasi penting yang harus di pahami. Poin kedua lebih spesifik dan berbeda antara ibu hamil satu dengan yang lainnya.

Mengerti indikasi bahwa anda perlu berhenti berpuasa dan menyadari limit tubuh anda sendiri itu penting bila anda ingin mencoba tetap melaksanakan puasa anda ketika hamil.

Misalnya berat badan anda semakin turun atau anda mengalami dehidrasi parah atau lemas ketika berpuasa, maka segeralah berhenti Berpuasa.

(3) Situasi lainnya. Situasi lain yang di maksudkan ini lebih kepada keadaan sekitar lingkungan anda.

Puasa ibu hamil di Indonesia lebih ringan untuk dilakukan karena memiliki jam tenggat waktu yang tidka terlalu lama (sekitar 13 jam) sampai berbuka.

Namun, pada belahan dunia ada tempat yang memiliki jenjang waktu sampai berbuka yang lama sekali

Atau misalnya anda hidup di daerah yang sulit mendapatkan makanan yang bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anda dan bayi anda, maka lebih baik anda tidak berpuasa.

Well, kira-kira itu saja yang bisa tim Cahayaislam sampaikan tentang puasa ibu hamil secara detail. Bila anda pertanyaan yang masih mengganjal seputar puasa bagi ibu hamil. Jangan segan-segan untuk meninggalkan komentar atau langsung menghubungi tim Cahayaislam untuk keterangan lebih detail. Tetap sehat ya Sobat Bumil Cahayaislam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY