Roy Marten Anggap Anak-Anaknya Teman, Perlukah Menjadikan Anak-Anak Seperti Teman? Ini Menurut Islam

0
59
Roy Marten Anggap Anak-anaknya 2

Roy Marten anggap – Roy Marten nampak semakin kompak dengan sang anak, Gading Marten. Hal ini terlihat saat keduanya menghabiskan waktu bersama dengan bermain golf. Kekompakan keduanya diungkapkan oleh Roy Marten bahwasanya ia menganggap anak-anaknya yang sudah dewasa sebagai teman. Roy juga mengatakan bahwa dia berusaha untuk terbuka dengan anak-anaknya sehingga ini akan menumbuhkan kedekatan antara anak dan orang tua. Serta tidak ada batasan-batasan yang tabu.

Roy Marten Anggap Anak-anaknya 2

Roy Marten memang dikenal sebagai orang tua yang seringkali tampil kompak dengan sang anak. Sehingga hal ini menyebabkan banyak orang iri dengan kekompakan keluarga Roy. Seperti yang diungkapnya, bahwasanya kedekatan dan kekompakan ini terjalin karena adanya keterbukaan. Sekaligus caranya menganggap anak sebagai teman. Dalam islam sendiri, membangun keluarga yang harmonis dan dekat sangatlah dianjurkan. Sehingga bisa tercipta hubungan yang baik dalam keluarga.

Roy Marten Anggap Anak-Anaknya Teman, Perlukah Menjadikan Anak-Anak Seperti Teman? Ini Menurut Islam

Roy Marten Anggap Anak-anaknya 1

Roy Marten anggap anak-anaknya sebagai teman sehingga bisa terjalin hubungan yang kompak dan juga dekat. Ini menunjukkan betapa sangat penting membangun kedekatan dengan anak. Ini juga sebagai upaya untuk menciptakan hubungan yang bahagia dan harmonis sesuai dengan ajaran islam. Dalam hal ini, islam menganjurkan untuk membangun hubungan yang baik dalam keluarga. Namun juga tanpa melalaikan nilai-nilai islam untuk membentuk keluarga yang sesuai dengan syariat. Dan tentu saja untuk mengejar ridho Allah SWT.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

Dalam ayat ini dijelaskan tentang bagaimana Allah menjadikan sepasang suami istri saling mengasihi dan menyayangi. Ini artinya, dalam sebuah keluarga perlunya rasa cinta untuk bisa membangun hubungan yang harmonis dan bahagia. Bukan hanya antara suami dan istri, namun juga hubungan dengan anak-anak juga. Lalu perlukah menjadikan anak-anak seperti teman? Begini penjelasannya menurut pandangan islam.

Dalam mencintai anak-anak kita, menjadikan mereka seperti teman juga perlu tentu saja. Sikap seperti bisa memberikan berbagai manfaat untuk hubungan orang tua dan anak lho sobat CahayaIslam.

Anak Menjadi Lebih Terbuka

Ketika orang tua bersikap seperti teman untuk anak, ini akan membuat seorang anak lebih tidak sungkan untuk terbuka. Dengan begitu, anak akan lebih mudah bercerita tentang kesehariannya atau bahkan perasaannya. Ini akan membuat orang tua juga menjadi lebih bisa memahami apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh anak. Sehingga bisa tercipta hubungan yang harmonis antara keduanya.

Anak Menjadi Lebih Bahagia

Tahukah sobat CahayaIslam, bahwasanya anak seringkali merasa sedih atau bahkan murung. Jika orang tua bersikap seperti teman, maka anak pun akan merasa lebih nyaman. Dan dengan begitu, ini bisa menyebabkan anak menjadi lebih bahagia. Hal ini karena orang tua bahkan bisa menjadi teman disaat anak merasa sedih atau murung.

Roy Marten anggap – anak-anaknya seperti teman sehingga bisa menjadikan dirinya dekat dan kompak dengan sang anak. Sobat CahayaIslam, membangun hubungan seperti teman dengan anak juga perlu lho untuk menumbuhkan rasa nyaman dan terbuka antara orang tua dan anak.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Ar-Rum Ayat 21

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY