Ratu Rizky Nabila Pisah Ranjang dengan Suami, Ini Hukumnya dalam Islam

0
245

Ratu Rizky Nabila – Selain kabar menghebohkan tentang berita perceraian maupun skandal dari para selebriti papan atas, ternyata berita tentang Ratu Rizky Nabila yang pisah ranjang juga hangat dinikmati netizen. Padahal kabar pisah ranjang antara selebgram dan Bek Persija Alfath Fathier belum tentu kabar negatif.

Meski kabar ini dibenarkan oleh Ratu Rizky Nabila sendiri, tetapi alasan ini terdengar cukup lucu. Pasalnya Ratu Rizky Nabila pisah ranjang karena tidak tahan dengan bau badan suaminya, Alfath Fathier. Bek persija dan model ini menikah pada 2019 lalu dan saat ini mereka akan dikaruniani seorang anak.

Sindrom kehamilan yang cukup lucu dialami para calon ibu memang membuat sebagian lain harus menerima akibatnya. Meski hanya pisah ranjang. Namun, ternyata hal itu malah menjadikan sorotan netizen, ya? Memasuki usia kandungan ke-3 bulan, Ratu Rizky Nabila sering tidak tahan dengan bau badan suaminya sendiri.

Sobat Cahaya Islam, dalam hal ini bagaimana hukum seorang wanita yang memilih pisah ranjang dengan suami? Padahal dalam Islam suami juga punya kewajiban untuk menafkahi lahir batin sang istri. Kewajiban untuk mempergauli sang istri. Lantas bagaimana dengan Alfath Fathier?

Untuk mengetahui jawaban mengenai hukum pisah ranjang dalam Islam. Ada baiknya kita simak ulasan di bawah agar tidak menjadi netizen yang asal tuduh perihal keharmonisan hubungan rumah tangga orang lain.

Ratu Rizky Nabila Pisah Ranjang dari Alfath Fathier, Begini Islam Menjawab

Ratu Rizky Nabila merupakan seorang model dan selebgram yang telah menikah dengan Bek Persija, Alfath Fathier serta akan dikaruniai seorang anak. Namun, yang menjadi kelucuan adalah karena Alfath Fathier tidak diizinkan oleh sang istri untuk tidur dalam satu ranjang. Bagaimana hukumnya dalam Islam?

1.     Haram

Pendapat yang pertama menerangkan bahwa pisah ranjang adalah haram didasarkan pada pemenuhan hak dan kewajiban dari seorang istri dan suami. Apalagi jika mereka pisah ranjang dengan cara yang tidak baik atau sedang dalam pertengkaran. Sebaiknya pisah ranjang tidak terlalu lama apalagi sampai ditinggal dan dilupakan.

Sebenarnya hukum pisah ranjang juga dapat dikatakan haram karena didasarkan oleh alasan yang mengarah pada keharaman. Seperti salah satu dari istri atau suami sama-sama pisah ranjang bukan karena sesuatu hal yang negatif contohnya pertengkaran yang lebih hingga 3 hari berturut-turut.

2.     Boleh 

Hukum tentang kebolehan pisah ranjang didasarkan pada alasan logis yang dapat diterima agama. Contohnya seperti Ratu Rizky Nabila yang tiap kali tidur mencium bau suaminya, Ratu lantas meminta Alfath Fathier untuk tidak tidur dalam ranjang yang sama. Menurut penuturan Ratu dirinya tidur di atas kasur sementara Alftah tidur di sofa.

Dalam Al-Quran disebutkan sebagai berikut:

“Dan jika seorang perempuan khawatir suaminya akan nusyuz atau bersikap tidak acuh, maka keduanya dapat mengadakan perdamaian yang sebenarnya, dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir. Dan jika kamu memperbaiki (pergaulan dengan istrimu) dan memelihara dirimu (dari nusyuz dan sikap acuh tak acuh), maka sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. An-Nisa: 128)

Sindrom selama masa kehamilan cenderung tidak menentu bagi masing-masing wanita. Ratu Rizky Nabila cenderung akan muntah dan tidak tahan dengan bau badan suami. Ada juga yang melihat suaminya saja langsung mual dan muntah. Maka hal ini diperbolehkan asal tidak keluar dari syariat Islam

Nah, bagaimana Sobat Cahaya Islam? Apakah dengan berita Ratu Rizky Nabila juga sobat akan berlaku demikian?

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY