Bahas Prolog Oshi No Ko, Generasi Jangan Sampai Lupa Waktu

0
1148
prolog Oshi No Ko

Prolog Oshi No Ko – Di bulan April ini, beberapa sinopsis mulai bermunculan. Salah satunya yakni dengan perilisan dari sinopsis prolog Oshi No Ko. Oshi No Ko sendiri merupakan serial dari Jepang yang cukup digemari.

Sobat Cahaya Islam, banyaknya perilisan sinopsis terkait prolog Oshi No Ko membuat para penggemar segera ingin bergegas menamatkan episode awalnya.

Bagaimana Awal Mula Cerita dari prolog Oshi No Ko?

Sobat Cahaya Islam, prolog dari Oshi No Ko sendiri menceritakan terkait sisi gelap dari dunia hiburan yang peran utamanya yakni seorang ibu dan anak.

Tentu saja, cerita ini cukup menyita perhatian banyak penggemar sebab kisahnya tidak jauh berbeda dengan realita dan kondisi kehidupan yang terjadi di dunia nyata.

Selain itu, visualisasi dari serialnya yang menarik mampu menjadi daya pemikat tersendiri agar epiode selanjutnya terus para penggemar nantikan.

Keberadaan banyaknya tontonan di era sekarang tentu bukanlah hal yang bisa Sobat hindari. Sebab semakin canggih keberadaan teknologi, semakin masif pula persebaran baik dari serial film maupun tontonan lainnya.

Sebagai generasi Islam yang mana memiliki tujuan besar, maka perlu untuk tetap bisa mengelola waktu agar bisa menyeimbangkan diri dengan tontonan serta mendalami keyakinannya.

Sebab khazanah Islam amatlah luas sehingga tak mungkin bila dipelajari di beberapa waktu tertentu saja. Tentu haruslah setiap hari.

Apalagi, menonton adalah sebuah aktivitas mubah. Bila dibiarkan, maka kemubahan akan menjadi gerbang pembuka aktivitas yang sia – sia atau bahkan tak bernilai di sisiNya. Naudzubillah.

Tips Mengatur Waktu Bagi Generasi

Untuk menjadi seorang generasi peradaban yang gemilang, tentu membutuhkan waktu yang tak singkat. Dan ada beberapa aktivitas yang perlu dijadikan sebagai habit agar generasi terbiasa berjuang terlebih dahulu.

Sebelum menjadi seorang pendobrak peradaban, tentu sangat butuh untuk terbiasa berdarah – darah dan meninggalkan kemalasan dalam diri. Pun beberapa aktivitas yang bisa dilakukan yakni sebagai berikut :

1.    Tidak Berkhayal Terlalu Lama

Biasanya, generasi muda amatlah senang untuk mengkhayalkan sesuatu sampai akhirnya menghabiskan banyak waktu. hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat An Nisa ayat 32 yakni :

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعْضَكُمْ عَلٰى بَعْضٍ ۗ لِلرِّجَالِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوْا ۗ وَلِلنِّسَاۤءِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ ۗوَسْـَٔلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا

Artinya : Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Nah, kebiasaan ini perlu dihindari. Alangkah baiknya diganti dengan terbiasa untuk melakukan hal produktif misal dengan berdiskusi bersama dengan rekan, menggali pengetahuan lebih dalam, mempelajari keterampilan baru dan banyak hal positif lainnya.

Sehingga aktivitas berkhayal bisa dilupakan.

prolog Oshi No Ko

2.    Memiliki Target

Hal selanjutnya yakni dengan menentukan target dari setiap aktivitas yang dilakukan. Tentu saja, selama merencanakan, para generasi haruslah memiliki kesadaran bahwa tidak semua perencanaan akan berjalan dengan sempurna. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Ali Imran ayat 26 yakni :

قُلِ اللهم مٰلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِى الْمُلْكَ مَنْ تَشَاۤءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاۤءُۖ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاۤءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاۤءُ ۗ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۗ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya : Katakanlah (Muhammad), “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

Malah bisa saja akan menghambat dan tidak sesuai dengan ekspektasi. Maka dari itu, para generasi haruslah siap dan mampu untuk memiliki target – target lain di setiap aktivitas yang dilakukan.

prolog Oshi No Ko

Misal, bila di tahun ini ingin mempelajari tentang kepenulisan, maka perlu memiliki target dengan merutinkan diri untuk menulis di blog atau sosmed yang dimiliki.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan yang berkaitan dengan prolog Oshi No Ko dan beberapa hal terkait ativitas yang perlu dilakukan untuk menjadi seorang pejuang generasi Islam sejati. Semoga ulasannya bermanfaat ya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY