Pompeii Musnah Karena Azab Allah, Kisahnya Tercantum Dalam Al Quran

0
361
Pompeii

Pompeii – Para arkeolog yang meneliti Kota Pompeii menemukan fakta baru yang mengerikan. Pada 28 Mei 2018 lalu, tim arkeolog mendapati sebuah kerangka dalam posisi yang mengenaskan.

Kerangka tersebut terlihat bagian pinggul ke bawah saja. Sementara bagian dada hingga bagian kepala tertindih batu yang cukup besar.

Tim arkeolog menduga kerangka tersebut merupakan warga Pompeii yang mencoba melarikan diri dari letusan gunung Vesuvius pada 24 Agustus 79. Batu tersebut di duga material gunung Vesuvius.

Korban di perkirakan berjenis kelamin pria dan berumur 30 tahun. Mereka menyebutkan pria tersebut menderita penyakit tulang tibia.

Sehingga ia kesulitan berjalan dan tidak terhindar dari letusan Gunung Vesuvius. Sobat Cahaya Islam, musnahnya Kota Pompeii mirip dengan azab yang penduduk Sodom alami pada zaman Nabi Luth AS.

Kisah tersebut pun tercantum dalam Al Quran. Kaum Sodom melakukan maksiat yakni penduduknya suka homoseks dan lesbian.

Tak heran jika Kota Pompeii di juluki sebagai ‘kota maksiat’. Kota tersebut musnah dalam beberapa saat dan di temukan kembali pada tahun 1748.

Pompeii Dijuluki Kota Maksiat, Azabnya Tercantum Dalam Al Quran

Al Quran menjelaskan sanksi Allah SWT bagi kaum Luth, yaitu dengan memberi mereka khasf (di lempari batu hingga mati). Sedangkan menurut Sunnah, telah di riwayatkan oleh Muhammad bin Ishaq dari ‘Amru bin ‘Amru dan Nabi Saw bahwa beliau bersabda:

فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ

Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, (1).

Kaumnya nabi Luth, pelaku liwath pertama kali Allah azzab dengan tiga azab sekaligus. Allah SWT berfirman:

فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ (73) فَجَعَلْنا عالِيَها سافِلَها وَأَمْطَرْنا عَلَيْهِمْ حِجارَةً مِنْ سِجِّيلٍ

Artinya, “Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. (73) Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras.” (2)

Azab Allah SWT Bagi Kaum Nabi Luth

Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah di dalam kitab Ad-Da’ wad Dawa’ mengatakan dosa penyuka sesama jenis lebih dahsyat dari dosa pembunuhan.

Dosanya setingkat dengan dosa syirik, berikut ini azab yang Allah turunkan bagi manusia penyuka sesama jenis:

1. Azab yang Belum Pernah Di turunkan Sebelumnya

Allah menurunkan azab bagi kaum Luth. Azab tersebut belum pernah Allah turunkan sebelumnya.

Pompeii

2. Azab Dalam Sekali Waktu

Azab ini Allah turunkan berbagai macam azab dalam sekali waktu. Allah kirimkan suara yang menghancurkan, membalikan tempat tinggal mereka, bagian bawah ada di atas begitu juga sebaliknya.

Allah juga hujani batu yang keras dan mengkolaborasi azab-azab yang pernah Allah turunkan sebelumnya.

3. Dosanya Lebih Dahsyat

Dosa yang Allah berikan lebih dahsyat dari dosa pembunuhan. Sebab ketika seseorang membunuh, Allah memberikan pilihan kepada walinya untuk memaafkan dengan diyat atau qishash.

Pompeii

4. Ayat Dalam Al Quran Lebih Keras Membahasnya

Ayat-ayat yang membahas tentang pelaku sesama jenis lebih keras dari ayat-ayat yang berbicara tentang zina. Sebab dosanya tak terhingga, ganjarannya pun lebih dahyat dari dosa lainnya.

Itulah azab yang di berikan Allah SWT kepada kaum Luth. Azab yang di rasakan oleh penduduk Pompeii persis sebagaimana kisah yang tercantum dalam Al Quran.

Catatan Kaki

(1) QS Hûd [11]: 82

(2) QS Al-Hijir : 73-74

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY